• Home
  • News
  • Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing Bina Pelayan HKBP Se-Ressort Kramat Jati
KSP Makmur Mandiri
Sabtu, 06 Mei 2017 12:52:00

Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing Bina Pelayan HKBP Se-Ressort Kramat Jati

BAGIKAN:
Pdt Alter Pernando Siahaan
Ephorus HKBP foto bersama dengan peserta
 
Laporan: Pdt Alter Pernando Siahaan 
 
Ephorus Pdt Dr Darwin Lumbantobing : "Tindakan dan praktek mengikutsertakan anak dalam proses pendidikan adalah suatu upaya deposito kehidupan untuk masa  depan. HKBP sudah melakukannya, dan itulah yang dilakukan oleh Nommensen di Tanah Batak dulunya. Oleh karena itu, sebagai orang Batak Kristen, pendidikan adalah suatu pokok utama dalam membangun masa depan."
 
Ephorus Pdt Dr Darwin Lumbantobing  memberikan pembinaan kepada seluruh pelayan HKBP Se-Ressort Kramat Jati Distrik VIII DKI Jakarta, di Pondok Remaja PGI – Cisarua Bogor, Jumat 5 Mei 2017. Dalam rangka pembinaan inilah juga Ephorus bersama istri mengikuti partangiangan Kramat Jati pada hari Kamis malam di gereja Kramat Jati. Kehadiran Ephorus dan istri bertemu dengan jemaat tentunya menjadi sukacita seluruh jemaat. 
 
Pembinaan yang diikuti sekitar 90 orang pelayan HKBP Se-Ressort Kramat Jati ini terdiri dari Pendeta, Sintua, dan Guru Sekolah Minggu dari dua jemaat yaitu HKBP Kramat Jati dan HKBP Gedong. 
 
Ketua Panitia Pembinaan yaitu Pdt Agus Siahaan, S.Th memberikan sambutan selamat datang kepada  Ephorus dan menyampaikan rasa bangga serta terimakasih atas kesediaan  hadir dan memberikan pembinaan. Dalam kesempatan ini, ketua panitia mengatakan kepada seluruh peserta pembinaan bahwa karena  Ephorus yang menjadi narasumber utama kita maka kita tidak hanya bisa beranya tentang topik yang disampaikan yang sudah dicetak dalam acara dengan judul Orientasi Pelayanan HKBP Periode 2016 – 2020, melainkan bisa juga topik-topik lainnya yang tentunya berkaitan dengan HKBP.
 
Inilah keistimewaan apabila  Ephorus yang langsung hadir dalam setiap acara-acara HKBP. Demikian Pendeta Ressort Kramat Jati Pdt Monang Silaban STh yang juga adalah satu angkatan dari  Ephorus bahkan sudah berteman sejak sekolah di SMA Kampus Nommensen di Pematangsiantar mengatakan, ini adalah kesempatan baik bagi seluruh pelayan HKBP Kramat Jati untuk menerima pembekalan yang luas dan mendalam karena langsung dipimpin oleh Pimpinan Tertinggi Huria Kristen Batak Protestan, di tengah kesibukan Ompu Ephorus tetapi bisa bertemu dengan kita dalam dua hari ini tentu ini menjadi kebanggan kita bersama.
 
Penjelasan  Ephorus yang memakan waktu dua jam diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta pembinaan. Di samping itu, Istri Ephorus bersama pardihuta pandita  (Isteri Pendeta) juga membuat kelompok kecil berdiskusi dengan materi membina komunikasi dengan baik antar pelayan, khususnya peran seorang isteri pelayan dalam mendukung pelayanan suami sebagai pendeta. 
 
Istri Ephorus mengatakan dalam beberapa acara HKBP mengatakan kalau kompetensi seorang Isteri Pendeta sebaiknya juga dikembangkan dalam rangka mendukung pelayanan di tengah-tengah jemaat, banyak yang bisa dilakukan dengan kreasi di dalam pelayanan.  
 
Seusai  Ephorus memberikan penjelasan materi, kegiatan dilanjut dengan makan siang yang kemudian dilanjut kembali pada sesi kedua oleh  Ephorus. Di sesi kedua ini, ketua panitia Pdt. Agus Siahaan, S.Th mengarahkan para peserta untuk membuka sesi tanya-jawab dengan  Ephorus, inilah kesempatan untuk memberikan komentar, pendapat, maupun pertanyaan seputar HKBP. 
 
Kesempatan inipun disambut dengan baik oleh para peserta, tampak antusias para peserta pembinaan memberikan pertanyaan diantaranya tentang arah pelayanan HKBP, pendidikan HKBP, dan tantangan-tantangan yang dihadapi HKBP saat ini. 
 
Satu di antara sekian banyak pertanyaan yaitu mengenai bagaimana aplikasi orientasi pelayanan pendidikan dalam tahun ini.  memberikan respon, disini sangat penting peran setiap Distrik HKBP sebagai jiwa Aturan Perturan HKBP. Kalau kita mau membangun sarana seperti sekolah itu adalah baik, tetapi yang menjadi orientasi pelayanan yang paling utama adalah membangun kembali semangat jemaat HKBP tentang pendidikan, jangan sampai pendidikan kendur di tengah-tengah kehidupan jemaat walaupun mungkin semakin sulit dan ada faktor-faktor yang menghalangi, tetapi sejarah membuktikan kemiskinan atau kondisi finansial orang batak dulunya tidak mampu menghalangi orangtua menyekolahkan anak-anaknya. 
 
Dalam penjelasannya  Ephorus menjelaskan, "Nommensen tidak mengatakan akan memperoleh keselamatan setelah menerima penghapusan dosa, sebagaimana lazimnya dijelaskan para Pekabar Injil ketika memberitakan Injil Kristus kepada bangsa-bangsa yang belum memeluk iman Kristen. Justru ketika kita memahami kemajuan yang dimaksud oleh Nommensen itu, keselamatan yang dikatakan oleh Alkitab secara lisan sedang dijemaatkan dalam kehidupan jemaat."
 
Di dalam pelayanan selanjutnya, Nommensen menjelaskan konsep hamajuon yang dimaksud serta menguraikannya dengan program konkrit. Konsep hamajuon bangso Batak ialah: 
 
a. Menjadi bangsa yang cerdas, pintar dan bijak (na malo, na pistar jala na marbisuk).
b. Menjadi bangsa yang sehat jasmani, bersih lingkungan  (na hipas pamtangna, ias dagingna, bagasna dohot hutana).
c. Menjadi bangsa yang peduli terhadap sesamanya, mengasihi sesamanya (manghaholongi dongan, parsidohot di ulaon parasi ni rohaon).
d. Menjadi bangsa yang percaya kepada Yesus Kristus dan turutserta memberitakan Injil Kristus (manjanghon Kristus gabe Sipalua, jala parsidohot marbarita na uli).
 
Atas dasari konsep hamajuon inilah Nommensen melaksanakan program kekristenan di tanah Batak melalui program Pendidikan, Kesehatan, Diakonia, dan Pekabaran Injil. Dimana Injil diberitakan, disana ada program pendidikan, kesehatan, diakonia, dan pekabaran Injil dilaksanakan.  Pendidikan, kesehatan, dan diakonia, tidak terlepas dari pemberitaan Injil. Hal inilah yang dicanangkan dan dilaksankan Nommensen ketika membangun pos-pos penginjilan dengan membentuk pargodungan sebagai stase penginjilan.
 
Pada generasi pertama sampai generasi ke tiga atau ke empat, sekitar tahun 1950-an, kekristenan di tanah Batak, yang dapat dilihat kehidupan gereja HKBP, konsep program pargodungan itu sangat maju.  Bahkan sisa kejayaannya masih dapat dilihat pada awal tahun 1970-an. Pendidikan di HKBP dengan kehadiran berbagai sekolah di berbagai jemaat dan resort sangat mengagumkan. Itu semua karena ada semangat kemajuan yang dibungkus oleh Injil itu sendiri. 
 
Filosofi dan pandangan hidup tentang pendidikan akhirnya menjadi suatu harapan untuk dapat memperbaiki masa depan. Pendidikan akhirnya dipahami secara tingkat pemikiran teoretis dan praktis menjadi salah satu objek pencapaian untuk dapat merubah masa depan. Oleh karena itu, sebagai orang Kristen Batak, pendidikan adalah suatu pokok utama dalam membangun masa depan. 
 
Dengan demikian, pendidikan sejak dini, atau mengikut-sertakan anak mengikuti pendidikan formal dengan biaya pendidikan yang tergolong mahal, hal itu secara sadar dipahami sebagai asset masa depan. Tindakan dan praktek mengikut-sertakan anak dalam proses pendidikan adalah suatu upaya deposito kehidupan untuk masa  depan. Huria Kristen Batak Protestan sudah melakukan itu sejak lahirnya di Tanah Batak. Sekarang bagaimana gereja HKBP juga harus meningkatkan kualitas pelayanannya dalam 4 pilar pelayanan Nommensen. Pelaku untuk memajukan kualitas pelayanan adalah kita semua, pelayan dan jemaat secara umum. Perlu kita ingat bahwa jemaat HKBP adalah jemaat yang missioner”. Demikian penjelasan  Ephorus. 
 
Pembinaan inipun berakhir sekitar Pkl. 15.15 WIB. Ketua Panitia Pembinaan Pdt. Agus Siahaan, S.Th juga menambahkan kalau pengalaman pelayanannya ketika pernah ikut dalam memberikan pengajaran Pendidikan Agama Kristen dimana ada sekolah-sekolah yang tidak memiliki Guru Agama Kristen. Memang benar kalau Sekolah meminta pendeta untuk mengajar dan memberikan nilai, namun tidak diperkenankan dilaksanakan di sekolah sehingga pelaksanaannya dipusatan di gereja seperti yang terjadi saat ini di salah gereja GKI dan HKBP Subang, gereja inilah yang sekarang menjadi tempat sekaligus pengelola Pendidikan Agama Kristen. 
 
Pengalamannya pernah kejadian, kalau Pendeta telah memberikan soal dan memberikan nilai hasil ujian ke pihak sekolah, namun nilai yang sampai kepada anak didik justru nilai rendah semua. Itu sebabnya pengajar keberatan dan akhir meminta nilai dikembalikan agar diserahkan kepada orangtua siswa. 
 
Akhirnya orangtua paham kalau nilai itu dikurangi oleh pihak sekolah agar siswa tidak memperoleh nilai yang baik, demikian penjelasan pengalaman beliau dalam pelayanan tentang tantangan pendidikan yang dihadapi oleh jemaat. Ketua Panitia pembinaan ini juga menambahkan kepada peserta, kalau  Ephorus selalu berkenan menerima masukan dan pemikiran dari jemaat, dan berkenan memberikan jawaban yang benar akan pertanyaan-pertanyaan, beliau menyarankan bila masih ada pertanyaan maka bisa dituliskan dan akan disampaikan kepada  Ephorus HKBP. Pembinaan inipun diakhiri dengan sukcaita dan menyempatkan untuk berfoto bersama.(*)
  BeritaTerkait
  • Ephorus HKBP Layani Partangiangan Bona Taon dan Launching Pelayanan 2018 HKBP Distrik XIX Bekasi

    4 bulan lalu

    Oleh:Penulis, Pdt. Alter Pernando SiahaanOmpu i Ephorus: saya memberikan perhatian khusus kepada perpustkaan dan klinik ini, karena saya sangat bangga atas pelayanan gereja ini, tentu ini menjadi cont

  • Ephorus Pdt Dr Darwin Lumbantobing Resmikan HKBP Parsaoran Nauli

    4 bulan lalu

    Oleh: Pdt. Alter Pernando Siahaan, Sekretaris Khusus Ephorus HKBPEphorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing meresmikan HKBP Parsaoran Nauli Pematangsiantar. Gereja yang dipimpin oleh Pdt. Pangihutan Pa

  • Selamat Jalan Praeses HKBP Distrik XIV Tebing Tinggi Deli Pdt Julasber G Silaban MTh

    11 bulan lalu

    Laporan Pdt. Alter Pernando Siahaan Sekretaris Khusus Ephorus HKBPOmpu i Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing, Ompu Boru, Kadep Marturia HKBP Pdt Dr Anna V. Pangaribuan, Praeses HKBP Distrik X Meda

  • Ephorus HKBP Letakkan Batu Alas HKBP Sipultak Dolok

    11 bulan lalu

    Laporan: Pdt. Alter Pernando Siahaan, Sekretaris Khusus Ephorus HKBPHKBP Sipultak Dolok mengukir sejarah dengan diadakannya Peletakan Batu Alas Gereja (Mameakhon Batu Ojahan) yang dilayani oleh Ompu i

  • Ephorus HKBP Pimpin MBO - Jubileum 75 Tahun dan Resmikan Gereja HKBP Sarimatondang

    6 bulan lalu

    Oleh: Pdt. Alter Pernando Siahaan, S.Th (Sekretaris Khusus Ephorus)Sarimatondang(Pelita Batak): Peletakan batu alas gereja dan Jubileum 75 Tahun HKBP Sarimatondang dipimpin Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet