• Home
  • News
  • Empat Prioritas Kegiatan Disepakati Dari Rencana Aksi Kelapa Sawit Berkelanjutan Provinsi Sumatera Utara
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 22 Agustus 2019 08:29:00

Pertemuan Koordinasi Kelompok Kerja Program Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan di Sumut

Empat Prioritas Kegiatan Disepakati Dari Rencana Aksi Kelapa Sawit Berkelanjutan Provinsi Sumatera Utara

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
Nassat Idris, Senior Direktur Terresterial Conservation International Indonesia bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara Dr. Ir. Binsar Situmorang, M.Si, M.AP saat memimpin rapat
Medan (Pelita Batak):
Sebanyak 35 orang yang berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumatera Utara serta sektor swasta dan lembaga non-profit menyepakati empat prioritas kegiatan sebagai program pengelolaan pengelolaan dan pemantauan lingkungan. Empat kegiatan tersebut adalah penuruan emisi gas rumah kaca (GRK), akselerasi penerbitan SPPL (Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan), penangan konflik pemanfaatan lahan, dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).



Dinas Lingkungan Hidup Sumatera Utara mengadakan pertemuan koordinasi kelompok kerja program pengelolaan dan pemantauan lingkungan untuk menetapkan prioritas kegiatan. Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan instansi Bappeda Provinsi Sumatera Utara, Dinas Perkebunan, Dinas Kehutanan, Dinas Tanaman pangan dan Hortikultura, PT. Mahkota Group, PT. Permata Hijau Group, PT. Socfindo, PT. Musim Mas, PT. Sucofindo, PT. London Sumatera, UNDP, Yayasan Ekosistem Lestari, Yayasan Gajah Sumatera, OPPUK, dan USU. 

"Dari tahun 2001 hingga 2018, Sumatera Utara kehilangan tutupan hutan seluas 345.000 hektar, sementara pertumbuhan ekonomi sejak 2001-2018 hanya 4-5%. Hal ini menggambarkan bahwa kerugian dari sisi lingkungan tidak sebanding dengan dampak ekonomi. Dari berbagai parameter pada multi criteria analysis, 40,3% dari luas wilayah Sumatera Utara tergolong daerah yang sensitive tinggi secara ekologis, sehingga kegiatan perbaikan lingkungan sangat penting dengan berbagai inisiatif yang ada," kata Nassat Idris, Senior Direktur Terresterial Conservation International Indonesia pada pemaparannya sebagaimana diuraikan dalam rilis yang diterima redaksi pelitabatak.com, 19 Agustus 2019.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara Dr. Ir. Binsar Situmorang, M.Si, M.AP, menyebutkan, "Salah satu program yang ditetapkan pada rencana aksi provinsi kelapa sawit berkelanjutan adalah pengelolaan dan pemantauan lingkungan. Pertemuan ini untuk memperkuat koordinasi seluruh pemangku kepentingan dan menentukan prioritas yang akan dikerjakan."

Dari pertemuan ini, prioritas kegiatan yang disepakati adalah penuruan emisi gas rumah kaca (GRK), akselerasi penerbitan izin perkebunan, penangan konflik antara perusahaan dengan masyarakat, dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (TAp|*)

  BeritaTerkait
  • KPK Harapkan Kabupaten Kota Bisa Ikuti Langkah Pemprov Sumut

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi melakukan soft launching Aplikasi Elektronik Sistem Usulan Musrenbang Terintergrasi Provinsi Sumut (E-Sumut) di Hotel Santika Medan Senin (28/11/2016).

  • Mentan Optimis Sumut Kembali Lima Besar Produksi Padi

    3 tahun lalu

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk mengejar target produksi pertanian padi, jagung dan kedelai (Pajale) di tahun 2016. Dengan demikian, Sumut dapat kembali menempati urutan lima besar nasional sebagai

  • Konsolidasi Kepemimpinan Polri dan Makna Reformasi Polri Terhadap Nawacita

    tahun lalu

    Oleh : Firman Jaya Daeli (Mantan Tim Perumus UU Polri Dan Anggota Komisi Politik & Hukum DPR-RI)Institusi Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol. Prof. Tito Karnavian, MA, Ph.D sudah sem

  • Halal Bi Halal IKA SMAN 4 Medan Diadakan di Rumdis Gubernur

    3 tahun lalu

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi mengajak alumni SMAN 4 Medan dan Universitas Sumatera Utara untuk terlibat aktif dalam menjaga keutuhan bangsa dengan menanamkan rasa nasionalisme kepada generasi muda.

  • 5,9 Juta Warga Indonesia Masih Buta Huruf, Daerah di Sumut Alokasikan Dana Berantas Buta Aksara

    3 tahun lalu

    Batubara (Pelita Batak) : Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi menyebutkan, upaya pemberantasan buta aksara sudah lebih dari 51

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb