• Home
  • News
  • Elpiji 3 Kg Bersubsidi Langka di Kota Padangsidimpuan
Kamis, 10 Agustus 2017 21:01:00

Elpiji 3 Kg Bersubsidi Langka di Kota Padangsidimpuan

BAGIKAN:
Ist
Elpiji 3 Kg
Padangsidimpuan (Pelita Batak) : Para pejabat pemerintah kota Padangsidimpuan yang akan maju mencalonkan diri ikut Pemilihan  Kepala  Daerah Kota Padangsidimpuan yang akan datang tampaknya diuji kemampuan memberikan pelayanan dan mengatasi permasalahan masyarakat.

Pasalnya, kurun waktu belakangan ini gas elpiji 3 kg bersubsidi langka di Kota Padangsidimpuan dan menjadi momok di tengah tengah masyarakat.

Noni Pasaribu salah seorang pengusaha kedai kopi di Jalan Serma Lian Kosong Padangsimpuan kepada wartawan, Kamis 10 Agustus 2017 mengatakan ia sangat merasa terbebani dengan sulitnya memperoleh gas 3 kg yang menjadi kebutuhan pokok untuk usahanya.

"Tadi saja, jam sembilan baru saya bisa buka kedai setelah dapat tabung gas 3 kg. Lama mencari. Hampir seluruh kota ini saya keliling, tapi saya tak temukan gas 3 kg. Syukurlah ada keluarga yang mau meminjamkan tabung gas 3kg nya yang masih berisi" ujarnya.

Menjawab wartawan, Noni mengatakan umumnya pengecer mengaku tidak menerima pasokan dari distributor sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan pelanggan.

Hal senada juga diungkapkan Yola salah seorang pengecer gas 3 kg bersubsidi di jalan Imam Bonjol yang kepada wartawan mengaku sudah dua minggu tidak menerima pasokan tabung gas 3 kg.

"Banyak pelanggan yang mengeluh dan panik dengan kondisi langkanya tabung gas isi 3 kg ini. Mereka umumnya bingung mau masak pakai apalagi," ungkapnya.

Ia juga tidak menafikan kelangkaan gas isi 3 kg itu kuat dugaan berhubungan dengan beredarnya tabung gas isi 5,5 kg yang harganya tidak disubsidi.

"Apa mungkin subsidi gas untuk rakyat miskin akan dicabut ? Pertanyaan ini yang ada di benak masyarakat tanpa penjelasan dan pencerahan dari pemerintah daerah maupun pihak terkait. Cenderung pejabat dikota ini sibuk urusan Pilkada, urusan rakyat selalu didampingkan,"pungkasnya.(Saut Togi Ritonga)
  BeritaTerkait
  • Barang Langka, Harga Gas 3 Kg Melambung di Padangsidimpuan

    4 bulan lalu

    Padangsidimpuan (Pelita Batak) :  Sejak memasuki hari raya Idul Fitri, kelangkaan Gas 3 Kg di Padangsimpuan sudah mulai langka dan bila pun ada harganya  melambung di atas Harga Eceran Terti

  • Pasokan 3000 Tabung Per Hari, Gas Elpiji Bersubsidi Langka di Padangsidimpuan

    2 bulan lalu

    Padangsidimpuan (Pelita Batak) : Walau pasokan tabung gas elpiji tidak ada perubahan mencapai 3000 tabung per hari, namun kenyataannya kelangkaan gas bersubsidi terus berlangsung di kota Padangsidimpu

  • Gas Bersubsidi Langka, Pemko Padangsimpuan Dituding Tak Peduli

    2 bulan lalu

    Padangsidimpuan (Pelita Batak) : Kelangkaan gas bersubsidi 3 kg di Kota Padangsidimpuan tampaknya menjadi bukti kebenaran penilaian kinerja pelayanan pemda masuk sepuluh besar terendah pemerintahan ko

  • UD STJ Dituding Jual Pupuk Bersubsidi Lampaui HET

    4 minggu lalu

    Padangsidimpuan (Pelita Batak) : Para petani di Padangsidimpuan mengaku resah dikarenakan pupuk bersubsidi jenis urea dan phonzka dijual pedagang di atas atau melampaui harga eceran tertinggi (HET) ya

  • Ini Dia Irjen Pol. Arman Depari yang Berpengalaman di Reserse

    tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Sejumlah nama perwira tinggi kepolisian dikabarkan masuk dalam bursa calon Kabareskrim. Satu di antara yang disebut-sebut adalah Irjen Polisi Arman Depari. Setidak

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Pelita Batak Online