• Home
  • News
  • Dubes Maroko Hadiri Pembukaan Pekan Bahasa Perancis di Gedung IFI Jakarta
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 19 Maret 2019 07:13:00

Dubes Maroko Hadiri Pembukaan Pekan Bahasa Perancis di Gedung IFI Jakarta

BAGIKAN:
IST|pelitabatak
Jakarta (Pelita Batak):
Duta Besar Kerajaan Maroko untuk Indonesia, H.E. Mr. Ouadia Benabdella menghadiri acara Pembukaan Pekan Bahasa Perancis yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Perancis bekerjasama dengan kedubes negara-negara berbahasa Perancis di Indonesia, bertempat di Auditorium Institute Francais Indonesia (IFI), Jl. MH. Thamrin No. 20 Jakarta Pusat, Senin, 18 Maret 2019. Selain Dubes Maroko, hadir pula Dubes Aljazair, Austria, Belgia, Kanada, Perancis, Lebanon, Serbia, Swiss, dan Tunisia. Negara-negara tersebut menggunakan Bahasa Perancis sebagai salah satu bahasa resmi negara mereka. Para Dubes didampingi oleh konsuler masing-masing, antara lain Mr. Mostafa Nakhlaoui dari Kedubes Maroko dan Mr. Baghdadi Dhahbi dari Kedubes Tunisia.

Sebagaimana diketahui bahwa Kedutaan Besar Perancis setiap tahun mengagendakan kegiatan Pekan Bahasa Perancis, yang dilaksanakan oleh lembaga IFI. Kegiatan yang berlangsung selama sepekan ini akan diisi dengan berbagai aktivitas bernuansa Perancis di berbagai lokasi seperti kampus dan komunitas pelajar di Jakarta dan sekitarnya.

Acara Pembukaan Pekan Bahasa Perancis yang berlangsung dari pukul 18.30 s/d 20.30 wib itu diawali dengan penampilan Tari Piring Sumatera Barat yang dibawakan oleh mahasiswa-mahasiswi Universitas Islam Negeri Syarief Hidayatullah Jakarta. Selanjutnya, sambutan dari Dubes Maroko mewakili para Dubes Negara Francophonie (negara-negara berbahasa Perancis) dan Dubes Perancis sebagai tuan rumah.

Dalam sambutannya, Dubes Maroko menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran para Dubes dan undangan. Benabdella juga mengharapkan kiranya melalui event tersebut, persahabatan di antara sesama negara Francophonie maupun dengan Indonesia semakin erat, melalui kesamaan bahasa pengantar, yakni Bahasa Perancis. "Kita berharap persahabatan di anatara negara-negara Francophonie, maupun dengan negara Indonesia akan semakin erat melalui penggunaan Bahasa Perancis," ujar Dubes Benabdella dalam Bahasa Perancis yang sangat fasih.

Acara yang dihadiri para generasi millennial yang memenuhi Auditorium IFI berkapasitas 150 orang itu selanjutnya diisi dengan penampilan konser musisi dari Swiss, Marc Aimon. Konser ini cukup menarik, membawakan beberapa lagu dalam Bahasa Perancis, diselingi cerita interaktif Marc Aimon dengan audiens yang terlihat antusias mengikuti alur penampilan sang musisi muda tersebut.

"Saya menikmati sekali pertunjukan konser Marc Aimon malam ini," ujar Lisa, gadis milenial yang turut hadir di acara ini. (APL/Red)
  BeritaTerkait
  • Mantap....Lagu Batak Sigulempong Meriahkan Festival Budaya di Nairobi

    2 tahun lalu

    Nairobi(Pelita Batak): Lagu Batak "Sigulempong" dengan apik dibawakan oleh paduan suara dalam acara pembukaan festival budaya di Nairobi, Sabtu 13 Mei 2017 lalu.   Penampilan

  • Walikota Medan Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke 89 Tahun

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke 89 Tahun, di Kantor Walikota Medan, Sabtu (28/10).Upacara ini dihadiri oleh Wakil Waliko

  • Umat Kristiani Diajak Hadiri Perayaan Natal Oikumene Kota Medan 2017

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Umat Kristiani di Kota Medan dihimbau  untuk beramai-ramai menghadiri Perayaan Natal Oikumene Kota Medan tahun 2017 di Medan Intrnational Convention Centre (MICC) Jalan Gaga

  • Ulos dan Museum-Reinterpretasi dan Revitalisasi Makna

    10 bulan lalu

    Oleh : Sampe L. PurbaMengunjungi dan menjelajahi pajangan koleksi pribadi ulos dari ibu Luhut Panjaitan, akhir pekan kemarin-di Museum Tekstil Indonesia-Jl. K.S Tubun-di bilangan Petamburan Jakarta Pu

  • Hebat.....Putra Batak Rikoh Manogar Siringoringo Jadi Pembuka Jalan Selam Ilmiah

    3 tahun lalu

    SETELAH puluhan tahun berlangsung di Indonesia, kegiatan penyelaman ilmiah mulai mendapat jalan untuk proses standardisasi. Pembukanya adalah Rikoh Manogar Siringoringo, orang Indonesia pertama yan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb