• Home
  • News
  • Dr RE Nainggolan : Pembangunan Danau Toba Harus Bermuara Pada Kecerdasan Kultural dan Penguatan Kearifan Lokal
KSP Makmur Mandiri
Sabtu, 16 September 2017 20:48:00

Dr RE Nainggolan : Pembangunan Danau Toba Harus Bermuara Pada Kecerdasan Kultural dan Penguatan Kearifan Lokal

BAGIKAN:
ist|Pelitabatak
Tokoh Masyarakat Sumut Dr. RE Nainggolan, MM bersama Bupati Simalungun JR Saragih dan Bupati Tanah Karo Terkelin Brahmana satat Acara Karnaval Danau Toba 2017 di Balige.
Medan (Pelita Batak):
Tokoh Masyarakat Sumut Dr RE Nainggola, MM mengharapkan pembangunan kawasan Danau Toba agar mengedepankan kecerdasan kultural dan kearifan lokal yang sarat dengan nilai filosofis kehidupan dalam membangun danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata kelas dunia.

Sosok yang sangat peduli dengan pembangunan danau Toba itu mengatakan hal itu didampingi Jadi Pane, S.Pd, menanggapi Program Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba (KKPDT) 2017 baru-baru ini di Balige yang dihadiri oleh Menko Kemaritiman RI Jendral (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, MPA, Menteri Pariwisata Arief Yahya, dan Gubernur Sumut Dr. Ir. Tengku Erry Nuradi, M.Si, Sabtu (16/09/2017).

Dikatakan oleh Dr. RE Nainggolan, MM adanya komitmen pemerintah dalam mengembangkan Danau Toba  sebagai salah satu destinasi wisata melalui Badan  Otorita Danau Toba harus disambut positif  karena ini akan membawa multiplier effect bagi daerah kawasan Danau Toba secara khusus, dan masyarakat Provinsi Sumatera Utara pada umunnya.

Dr. RE Nainggolan mengatakan, Danau Toba adalah aset bangsa dan juga anugerah Tuhan bagi bangsa ini, maka tanggung jawab bersama adalah bagaimana merawatnya menjadi lebih berguna, bermanfaat bagi masyarakatnya.

Mantan Sekda Provinsi Sumut ini mengatakan, tanpa mencari kesalahan dan mengungkit masa lalu dimana memang harus diakui bersama mungkin ada kelalaian bersama (pemerintah, masyarakat, dan swasta) terhadap potensi Danau Toba yang sangat besar.

"Saatnya kita bangkit bersama dengan melihat masa depan yang lebih baik. Saat ini pemerintah sudah punya program yang sangat bagus dalam pembangunan Danau Toba dimana pemerintah secara kelembagaan telah membentuk Badan Otorita Danau Toba sebagai wujud dari "political will" pemerintah pusat pada Danau Toba," katanya.

Saat ini, lanjutnya, Badan Otorita Danau Toba sedang mempersiapkan rancang bangun atau "grand design" untuk membangun Danau Toba agar Danau Toba yang bisa melahirkan kenyamanan, kesejahteraan bagi masyarakat sekitarnya. 

Dalam membangun Danau Toba, terlepas dari strategi apa yang ingin dipergunakan, Dr RE Nainggolan sangat berharap bahwa pembangunan Danau Toba harus mengedepankan kecerdasan kultural, kearifan lokal, dan tata kelola lingkungan hidup yang berkelanjutan.

"Kita sangat menginginkan Pembangunan Danau Toba itu mendorong penguatan budaya lokal dan kearifan lokal sehingga terbangun kecerdasan kultural bagi masyaraktnya. Dengan demikian, bangsa kita adalah bangsa yang punya identitas," tegas Dr. RE Nainggolan lagi.

Senada dikatakan Jadi Pane S.Pd, bahwa orientasi pembangunan Danau Toba adalah melestarikan nilai budaya, menjaga ekosisten Danau Toba tetap lestari, dan melahirkan kemakmuran ekonomi secara merata dengan mengedepankan asas kekeluargaan dan kebersamaan.

"Saat ini program pemerintah pusat sudah bagus, tinggal lagi bagaimana kita secara internal bisa melakukan perubahan agar proyek pembangunan danau Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia dengan mengedepankan nilai budaya lokal bisa terwujud dengan baik," tegas Jadi. (*)
  BeritaTerkait
  • Ini Kekuatan Orang Batak Toba Menurut Pastor Dr. Herman Nainggolan, OFMCap

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):   Orang Batak Toba memiliki kelebihan-kelebihan. Demikian disampaikan Pastor Dr. Herman Nainggolan, OFMCap dalam Seminar Tahun Keluarga HKBP Distrik X Medan-Aceh,

  • Pembangunan Danau Toba Tak Boleh Hilangkan Budaya Batak

    2 tahun lalu

    Geliat pembangunan di wilayah Danau Toba, Sumatera Utara, mulai terlihat sejak 2016. Kala itu, melalui Peraturan Presiden Nomor 49/2016 tentang Badan Otorita Pengelola Danau Toba tertanggal 1 Juni

  • Dr RE Nainggolan: 'Poda Na Lima' Adalah Budaya Orang Beriman

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Panitia Lomba Kebersihan Antar Desa Pinggiran Danau Toba akan melakukan penilaian tahap pertama di akhir tahun 2016. Tim penilai akan melakukan survey ke setiap desa yang ada di bibir pantai kawasan Danau Toba, dari tujuh kabupaten.

  • Wujudkan Pembangunan Kawasan Geopark Kaldera Toba, Pemkab Samosir Teken MoU dengan UNPAB

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Mendukung program pembangunan kawasan geopark kaldera toba, Pemkab Samosir melakukan memorandum of understanding (MoU) dengan Universtas Pembangunan Panca Budi (UNPAB). K

  • Hebat ! Festival Budaya Batak di Kalbar Dihadiri Ribuan Orang

    3 tahun lalu

    Kalbar (Pelita Batak) : Merantau jauh dari kampung halaman, bukan berarti harus terlepas dari akar budaya dan kebersamaan dengan kerabat. Hal itu tampaknya yang ingin dibuktikan ribuan orang

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb