• Home
  • News
  • Dr. Janpatar Simamora, SH., MH : Debat Pilgubsu Dapat Jadi Preferensi Politik Pemilih
KSP Makmur Mandiri
Sabtu, 23 Juni 2018 18:12:00

Dr. Janpatar Simamora, SH., MH : Debat Pilgubsu Dapat Jadi Preferensi Politik Pemilih

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
Dr. Janpatar Simamora, SH, MH salah satu perumus Topik Debat Pilgubsu 2018 mengenai penegakan hukum dan HAM tampak serius menyaksikan Debat antar Cagubsu dan Cawagubsu
Medan (Pelita Batak):
Salah satu Tim Perumus Debat Ketiga Dr. Janpatar Simamora, SH., MH yang juga Doktor Hukum dan Pakar HUkum Tata Negara Universitas HKBP Nommensen (UHN ) Medan lulusan UNPAD Bandung  mengatakan bahwa debat kali ini kiranya dapat dijadikan sebagai preferensi politik bagi pemilih, khususnya pemilih mengambang. Dengan demikian, sangat diharapkan agar masyarakat Sumatera Utara benar-benar mendapatkan pilihan yang tepat dalam pesta demokrasi lokal kali ini.

Hal itu dikatakan oleh Dr. Janpatar saat duhubungi oleh berbagai Media tentang pelaksanaan Debat PIlgubsu yang ketika mengenai topic penegakan hokum dan HAM, (Jumat, 22/06/2018)

Debat Ketiga Pilgub Sumatera Utara dengan Tema "Penegakan Hukum dan HAM" yang dilangsungkan Selasa (19/06/2018) malam di Hotel Santika Dyandra Medan berjalan cukup alot. Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Nomor Urut 1 Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (ERAMAS) dan Nomor Urut 2 Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (DJOSS) saling adu argumen dalam rangka mempertahankan Visi dan Misi masing-masing kandidat.

"Debat ini sangat urgen dalam rangka mengukur tingkat kepedulian serta kemauan dan kemampuan masing-masing kandidat dalam bidang Penegakan Hukum dan HAM. Melalui debat ini, diharapkan masyarakat memperoleh gambaran yang lebih faktual terkait Visi dan Misi masing-masing calon dalam bidang Penegakan Hukum, terlebih mengingat waktu pencoblosan yang sudah semakin dekat," tegas dosen Fakultas Hukum Universitas HKBP Nommensen Medan ini.

Dr. Janpatar Simamora mengemukakan bahwa masing-masing calon telah berusaha menunjukkan performa terbaiknya. Hal tersebut akan sangat berdampak positif bagi pasangan yang mampu menunjukkan kemampuan dalam memikat simpati konstituen. Demikian juga sebaliknya, ketidakmampuan kandidat menampilkan performa terbaik, juga berpotensi mengurangi dukungan pemilih.

"Kendati demikian, jika dilihat dari seluruh rangkaian acara, masih ditemukan adanya jawaban-jawaban kandidat yang cenderung tendensius, emosional dan terkesan menyudutkan pasangan calon lain. Hal semacam ini kurang mendidik dalam proses pematangan demokrasi di tanah air dan bahkan berpotensi merugikan pasangan calon bersangkutan," ujar pakar Hukum Tata Negara ini.

Lebih lanjut dikatakan Janpatar Simamora agar kiranya masyarakat Sumatera Utara dapat memberikan suara politiknya secara bijak tanpa terpengaruh dengan berbagai isu-isu lain yang tidak ada kaitannya dengan proses demokrasi. Sehingga, Pilgubsu kali ini dapat melahirkan pemimpin yang benar-benar merakyat dan mampu membangun Sumatera Utara menjadi lebih baik ke depannya. "Mudah-mudahan masyarakat Sumut antusias untuk mendatangi TPS dan memberikan hak pilihnya, sehingga demokrasi yang kita bangun benar-benar berjalan maksimal," tutupnya.(TAp*)
  BeritaTerkait
  • Ketika DJAROT "Menjual" Pengalaman dan Track Record

    tahun lalu

    Oleh: Antoni Antra PardosiStrategi memojokkan Djarot Saiful Hidayat sebagai "kandidat import"  pada Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2018 belum kendor. Cap kurang menguasai teritorial

  • FGD di UHN; GBHN Penting Sebagai Haluan Negara untuk Pengamalan Pancasila

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : GBHN itu sangat penting karena GBHN itu bisa mensinergikan dan menyalaraskan visi dan misi Presiden yang berbeda, sehingga arah pembangunan bangsa kita sangat jelas dan teg

  • Pemaparan Visi dan Misi Cagubsu/Cawagubsu 2018 Berangkat Dari Kerinduan Membangun Sumatera Utara yang Adil dan Makmur

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Berangkat dari kerinduan yang sama untuk membangun Sumatera Utara yang Adil, makmur, dan sejahtera melalui visi dan misi Cagubsu/Cawagubsu 2018, maka lembaga Gerejawi dan Lembaga

  • Panwaslih Deklarasikan Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA di Humbahas

    2 tahun lalu

    Doloksanggul (Pelita Batak): Panwaslih Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) deklarasikan tolak dan lawan politik uang serta politisasi sara untuk Pilkada 2018 yang berintegritas bertempat di Wisma

  • Mahasiswa FH Nommensen Juara III Debat Kebangsaan UNRI 2018

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas  HKBP Nommensen (FH UHN) atas nama Sarah Rouli C. Tobing, Tulus Riski Ganda Purba, dan Togu O Simbolon, Deovany S Purba, dan Soterman AJF

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb