• Home
  • News
  • Dr. Ir. Robinson Sinaga, SH, LLM : Nommensen Harus Terdepan Dorong Ekonomi Kreatif
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 08 Desember 2017 11:37:00

Dr. Ir. Robinson Sinaga, SH, LLM : Nommensen Harus Terdepan Dorong Ekonomi Kreatif

BAGIKAN:
ist|Pelitabatak
Para mahasiswa UHN didampingi oleh Direktur Sentra KI UHN Ir. Rosnawyta Simajuntak, M.Si foto bersama dengan narasumber Ekonomi Kreatif Dr. Ir. Robinson Sinaga, SH, LLM dari BEKRAF RI setelah selesai acara Sosialisasi Ekonomi Kreatif Kerjasama Sentra KI U
Medan (Pelita Batak):
Sebagai salah satu PTS sehat yang sudah lama berkiprah dalam pembangunan sumber daya manusia di negara ini, "Universitas HKBP Nommensen" harus "terdepan" dalam mendorong ekonomi kreatif untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia. Hal itu ditegaskan oleh Dr. Ir Robinson Sinaga SH LLM, Direktur Fasilitasi Hak Kekayaan Interlektual Badan Ekonomi Kreatif  Republik Indonesia (BEKRAF) pada saat Sosialisasi Kekayaan Intelektual yang diadakan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) bekerja sama dengan Sentra Kekayaan Intelektual (Sentra KI) Universitas HKBP Nommensen di Swissbell Hotel, Rabu (5/12/2017).

Dr. Robinson Sinaga juga menegaskan betapa erat kaitan Kekayaan Intelektual dengan ekonomi kreatif. Melalui perlindungan Kekayaan Intelektual masyarakat akan lebih semangat berkreasi karena akan mendapatkan manfaat pada masa yang akan datang terutama manfaat ekonomi.

Menurut Dr. Robinson Sinaga lagi, BEKRAF tidak hanya melakukan sosialisasi Kekayaan Intelektual melainkan membantu para pelaku ekonomi kreatif melakukan pendaftaran Kekayaan Intelektual. Bahkan BEKRAF setiap tahun memberikan bantuan pendanaan pendaftaran Kekayaan Intelektual bagi para pelaku ekonomi Kreatif.

Sementara Rektor UHN Dr. Ir. Sabam Malaudalam paparan makalahnya berjudul "Peran Serta Perguruan Tinggi dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Hak Kekayaan Intelektual". Pada kesempatan ini Dr. Ir. Sabam Malau mengatakan saat ini UHN mempersiapkan mahasiswanya menjadi mahasiswa dan alumni yang kreatif, inovatif, antara lain melalui mata kuliah kewirausahaan dan pendirian Uhaenyes Coffee yang mana kepemilikan sahamnya 49% milik mahasiswa.

Hariyadi Punto Handoyo dari Direktorat Hak Cipta dan Desain  Industri, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan  Hak Asasi Manusia Republik Indonesia antara lain menyampaikan pertimbangan dalam mengajukan permohonan pendaftaran Desain Industri. Desain Industri adalah suatu kreasi tentang bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis atau warna, atau garis dan warna, atau gabungan daripadanya yang berbentuk tiga dimensi atau dua dimensi yang memberikan kesan estetis.

Pada kesempatan ini disampaikan Juga Sosialisasi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2016 tentang Paten. Paten sebagai aset non-fisik (modal intelektual) dapat menyumbangkan kekayaan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan kekayaan fisik (sumber daya alam). Krisis yang dialami saat ini di Indonesia seperti krisis pangan, energi dan obat-obatan pada dasarnya dapat diatasi melalui pemanfaatan paten-paten yang sudah habis masa perlindungannya, paten-paten yang batal demi hukum ataupun paten-paten yang tidak didaftarkan di Indonesia Melalui Pemanfaatan informasi paten dan Undang-undang Paten yang baru ini diharapkan mampu memotivasi para inventor/peneliti untuk menghasilkan inovasi-inovasi dan  meningkatkan permohonan paten dalam negeri. Melalui pemanfaatan informasi paten kita dapat meningkatkan daya saing dan kemandirian bangsa, tegas Hariyadi Punto Handoyo.

Pada saat bersamaan juga sosialisasi mengenai Undang-UndangNomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Pendaftaran  Merek ternyata sangat berguna bagi para pengusaha karena dapat menjadi asset usaha. Fungsi Pendaftaran Merek adalah sebagai alat bukti kepemilikan hak atas merek dan ini  sebagai dasar penolakan terhadap merek yang sama yang dimohonkan pendaftarannya oleh orang lain. Kemudian ini sebagai dasar untuk mencegah orang lain untuk menggunakan merek yang sama dalam peredaran barang/jasa, tegas Hariyadi Punto Handoyo lagi. 

Acara ini dihadiri oleh para mahasiswa dan dosen dari lingkungan UHN dan undangan lainnya. Nampak hadir Direktur Sentra KI Nommensen Ir. Rosnawyta Simajuntak, MP, dan fungsionatis Sentra KI lainnya seperti Dr. Budiman NPD Sinaga, SH, MH, Drs. Samse Pandiangan, M.Sc, PhD, Alida Simajuntak, S.Pd, Mori Rajagukguk, SH. (TAp|*)
  BeritaTerkait
  • Robinson Butarbutar Effect, KRP, dan Masa Depan HKBP

    2 tahun lalu

    KETIKA Ketua Rapat Pendeta HKBP 2017-2021 mampu membawa kualitas pelayanan pendeta naik kelas dengan sejumlah prestasi yang bermulplipief effect (efek besar) bagi jemaat HKBP, saya menyebutnya dengan

  • Rektor UHN Medan Apresiasi Dosen Berprestasi di Hari Wisuda

    3 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Sebagai Universitas yang mengusung tagline In Harmoni menuju kampus yang inovatif dan kreatif dalam rangka mempersipakn UHN sebagai "World Class University (WCU) Rektor UHN Medan

  • Universitas HKBP Nommensen Medan Hadirkan Yasonna Laoly Dalam Workshop Hadapi MEA

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak): Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H Laoly, MSc, PhD membuka "Workshop Peningkatan Daya Saing Bangsa Melalui Inovasi oleh Perguruan Tinggi dalam Rangka Masyarakat MEA

  • NKRI Sudah Final, Penyeragaman Tidak Relevan

    2 tahun lalu

    ~Oleh:  Dr Bernard Nainggolan, SH, MH, Ketua Pengurus Nasional Perkumpulan Senior GMKISEBAGAI warga negara, kita sangat konsern terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan men

  • Pengembangan Kepulauan Nias Dan Pembangunan Kawasan Strategis di Indonesia

    tahun lalu

    Oleh : Firman Jaya Daeli Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan Indonesia Raya dengan ideologi Pancasila, yang dapat diletakkan dan dipetakan dalam beberapa pertimbangan. Indonesia R

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb