• Home
  • News
  • Doa Bersama Manalu Sukses, Ketum Sabam Manalu : Bersama, Kita Pasti Diberkati
KSP Makmur Mandiri
Senin, 03 Juni 2019 17:08:00

Doa Bersama Manalu Sukses, Ketum Sabam Manalu : Bersama, Kita Pasti Diberkati

BAGIKAN:
ISt|Pelitabatak
Ketua Umum PTMBB Indonesia Sabam Parulian Manalu,SE
Medan (Pelita Batak):
Keluarga Besar Manalu yang terhimpun dalam Parsadaan Toga Manalu Boru Bere/Ibebere seluruh Indonesia secara serentak melakukan doa bersama, Minggu 2 Juni 2019. Tidak dilakukan di satu tempat, membuat acara doa bersama semakin khidmad.

Doa bersama berlangsung di wilayah Sumatera Utara yang dilaksanakan di Martubung Kota Medan, Bandung Raya, Pematangsiantar, Humbahas, Wilayah Jambi, Batam, Tanjung Pinang dan kota-kota lainnya di Indonesia. Dikatakan Ketua Umum PTMBB Indonesia Sabam Parulian Manalu, SE dengan berdoa secara bersama-sama ada pengharapan besar Tuhan yang maha kuasa akan melihat kesatuan hati keturunan Raja Manalu (Mangara Robean dan Mangara Dolok).

Kegiatan doa bersama ini merupakan salah satu hasil keputusan Mubes PTMBB tahun 2019 di Medan Februari yang lalu. "Dengan berdoa secara bersama-sama, saya yakin Tuhan memberkati Manalu. Tuhan memberkati kita," ujarnya sembari mengajak seluruh keturunan Manalu di manapun untuk tetap menjalin komunikasi dalam komunitas kekeluargaan PTMBB saat memberikan sambutan dalam acara doa bersama di Komplek Griya Martubung Medan, Minggu sore. Hadir Ketua Harian PTMBB Indonesia Romein Manalu,ST, Sekjen Jamuntal Manalu,SH, Bendum St Osman Manalu,SP,MSi., penasehat Dr Pater C Manalu, ketua-ketua sektor dan seribuan keluarga Manalu yang ada di wilayah Kota Medan dan sekitarnya. Ibadah dengan pengkhotbah Pdt Patar Manalu,MTh.

Dikatakan sabam, dari segi jumlah keturunan, marga Manalu tidak lah sedikit lagi. Untuk itulah, bagaimana jumlah anggota keluarga besar Manalu ini bisa memberikan kontribusi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara ke depan, itu yang harus digumulkan dan diraih secara bersama-sama. Sebagaimana visi PTMBB Indonesia 'Membangun Masa Depan Manalu Untuk Manalu Masa Depan'.

Dengan tegas, Sabam mengajak seluruh keluarga Manalu untuk tidak lagi merasa berkecil hati utuk tampil dalam segala bidang ke depan. Harus mampu memberi dampak sebagaimana juga diharapkan agama masing-masinganggota keluarga. "Manalu sudah menggambarkan kebhinnekaan, ada kristen, ada islam dan yang lainnya. Namun meski ada perebdaan keyakinan, kita tidak bisa ingkari kita adalah Manalu. Satu keluarga," ujarnya.

Di tempat berbeda, penasehat PTMBB D. Manalu (Op. Tama) di Bandung mengatakan sangat bersyukur kepada Tuhan bahwa untuk pertama kalinya Manalu secara bersama memanjatkan doa kepada Tuhan. "Mauliate ma di Tuhanta pardenggan basa i, boi terlaksana Partangiangan PTMBB sedunia di ingananta masing-masing. Dioloi Tuhan ma sude angka tangiangta asa anggiat lam sada jala lam tumajuna sude pinompar ni Ompunta Toga Manalu, Boru-Bere / Ibebere di sandok portibion. (Syukur kepada Tuhan, untuk pertama kali, bisa terlaksana doa bersama PTMBB sedunia di tempat masing-masing. Tuhan memberkati dan kiranya PTMBB semakin bersatu dan semakin maju seluruh keturunan Toga Manalu, boru-bere/Ibebere di seluruh penjuru)," katanya.

Salah seorang dari pihak boru, Dr Murnaria Manalu juga mengucapkan sangat bersyukur dengan terlaksananya doa bersama keluarga Manalu. Murnaria yang hadir di Bandung mendapat kesempatan menerima ulos dari pengurus PTMBB Bandung Raya. "Saya sangat terharu, semua hula-hulaku yang memberikan saya ulos tanpa saya duga. Semoga ini menjadi pengikat kebersamaan diantara kita semua," ujarnya.

Tugu Manalu

Sesuai dengan jadwal, pada acara doa bersama yang dilaksanakan pertama kalinya, dipaparkan rencana disain tugu Manalu yang akan dibangun di Pulau samosir.

Sebagaimana disampaikan Ketua Umum, Sabam Manalu gambar secara visual sudah selesai dibuat dengan harapan akan ada masukan tambahan dari seluruh keluarga Manalu yang sifatnya menyempurnakan ke depan.



Dijelaskan Sabam, tugu di bagian bawah akan melambangkan jumlah keturunan Toga Manalu yaiut anak dari Mangara Robean ada lima yaitu Sorimungu, Ruma Gorga, Sigukguhi, Rumaijuk dan Ruma hole. Kemudian anak Mangara Dolok ada satu yaitu Rumabutar. Dilambangkan dengan anak tangga menuju ke atas. Kemudian Mangara Robean dan Mangara Dolok ditandai dengan dua ruangan yang bertingkat dua lantai. Kemudian, bangunan akan meruncing vertikal dan di bagian puncak akan terdapat bintang menggambarkan keturunan Manalu yang akan semakin menyebar kemana-mana.

"Saat kita kesana nantinya, akan bisa naik ke puncak tugu dengan luas sekitar 16 meter persegi dan bisa memandang seluruh kawasan Tipang dan Danau Toba. Sementara ruangan di bawah bisa kita manfaatkan untuk pertemuan dengan kapasitas sekitar 200 orang dan lantai dua sebagai ruangan yang bisa dimanfaatkan juga nantinya," ujar Sabam.

Sementara dinding luar akan diberikan warga Merah, putih, hitam. Melambangkan warna Batak atau yang sering disebut warna benang manalu. Namun, kata Sabam, pembangunan ini akan bisa berlanjut jika Manalu benar-benar bersatu hati dan memiliki visi yang sama.

"Kita akan keliling mensosialisasikan gambar ini, dan jika sudah ada masukan yang menyempurnakan, maka akan kita bentuk panitia pembangunannya," ujarnya. (TAp)
  BeritaTerkait
  • Senandung Rindu Bonapasogit, Sebuah Catatan Kecil

    2 tahun lalu

    Rustika, salah seorang panitia selalu membimbing seluruh panitia untuk berdoa, baik memulai rapat siang itu menyerahkan pada Tuhan agar rencana berjalan lancar, begitu para undangan boleh hadir den

  • Puncak Perayaan Tahun Kelurga HKBP Selayang Resort Langkat Hulu Meriah

    3 tahun lalu

    Langkat  (Pelita Batak): Perayaan Puncak  Tahun Keluarga  HKBP Se-Resort Langkat  Hulu digelar halaman Gereja HKBP Selayang Resort Langkat Hulu Jalan  Pendidikan  No 3

  • Seminar Marga Manalu Kota Medan di Siboloangit Berjalan Sukses

    3 tahun lalu

    Ratusan peserta yang mewakili 27 Sektor PTMBB Medan Sekitarnya serius mengikuti seminar yang digelar selama dua hari tersebut. Masing-masing peserta juga sangat antusias dalam menanggapi nara sumber dan memberi masukan, bagaimana penyelenggaraan adat da

  • Jadi Pane dan Sejumlah Narasumber Hadir Pada Seminar 'Pemimpin yang Ideal'

    12 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Dies Natalis ke XII Sekolah Tinggi Teologia (STT) Paulus dirangkai dengan seminar 'Pemimpin Yang Ideal'. Dengan menghadirkan sejumlah narasumber, acara yang berlangsung

  • DPP N4J Gelar Gebyar Goyang Dayung Ala Jokowi Sabtu Besok

    10 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak)Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Nusantara Untuk Jokowi (N4J) akan menggelar Gebyar Goyang Dayung Ala Jokowi bersama Ibu-ibu Bangsa, Sabtu (10/11/2018) di Medan Club Jl RA Kartini Medan.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb