• Home
  • News
  • Djarot Serius Perhatikan Pelajar dan Mahasiswa Pintar di Sumut, Namun Tidak Mampu
Rabu, 14 Februari 2018 18:56:00

Djarot Serius Perhatikan Pelajar dan Mahasiswa Pintar di Sumut, Namun Tidak Mampu

BAGIKAN:
ist|Pelitabatak
SERDANG BEDAGAI (Pelita Batak):
Ratusan warga Perbaungan dan Sei Bamban di Kabupaten Serdang Bedagai antusias dan penuh suka cita menyambut kehadiran Calon Gubernur Sumatera Utara (Cagubsu) Djarot Saiful Hidayat.

Dalam kunjungan silaturahminya di Kabupaten Sergai, Rabu (14/2/2018) tersebut, Djarot bertemu dengan pelajar, mahasiswa, tokoh-tokoh masyarakat, ulama, ibu-ibu pengajian, remaja masjid, tokoh dan jamaat gereja, tokoh pemuda seperti David Purba serta berbagai elemen masyarakat lainnya dari beragam etnis.

Mereka berebut menyalami dan mengajak Cagubsu nomor urut 2 yang berpasangan dengan Cawagubsu Sihar Sitorus tersebut untuk berfoto selfie.

Dalam silaturahmi itu, Djarot menegaskan berusaha serius melaksanakan pembangunan disegala bidang, termasuk bidang pendidikan dan kesehatan masyarakat.

"Kalau di Jakarta ada Kartu Jakarta Pintar, maka di Sumut juga akan diterbitkan Kartu Sumut Pintar. Kartu Sumut Pintar nantinya akan diberikan kepada pelajar yang kurang mampu, terutama untuk SMA dan SMK yang langsung berada di bawah naungan Pemprovsu," sebutnya.

Kemudian untuk mahasiswa pintar yang masuk ke perguruan tinggi negeri, pasangan Djarot-Sihar bernomor urut 2 ini akan memberikan bantuan beasiswa sebesar Rp1 juta per-bulan. Demikian juga di bidang kesehatan, akan ada program Kartu Sumut Sehat. 

"Jadi, pemimpin itu harus melayani, dekat dengan warganya, mendengarkan apa yang diinginkan warga. Pemimpin itu tidak perlu ditakuti, tapi disegani dan dihormati. Begitu kalau kita dekat dengan masyarakatnya. Dan, itulah yang kami lakukan di Jakarta akan dibawa di Sumut ini untuk lebih baik lagi," ucap Djarot. 

Pada kesempatan itu, Djarot sama sekali tidak ingin meminta warga memilih nomor urut 2, jika tak ingin perubahan di Sumatera Utara. Tapi ia bilang bahwa Sumatera Utara itu jauh tertinggal dari daerah-daerah tetangga. Padahal, kalau dilihat potensi dan kekayaan alamnya, Sumut itu hebat. 

"Oleh sebab itu, bila ingin ada perubahan di Sumut, ayo bersama-sama kita wujudkan perubahan. Datang ke TPS, pilih pemimpin yang bersih dan transparan," ajaknya.

Menurut Djarot, di Sumatera Utara jangan hanya memikirkan kelapa sawit dan karet, tapi mari melihat komoditas pertanian seperti kopi. Itu kopi yang di Starbucks, bahan bakunya dari petani. Tapi kenapa ini pemerintah tidak hadir? Kemudian sektor pariwisata. Di Sumut ini ada banyak objek wisata pariwisata yang kalau dikelola bisa go internasional. 

"Ini kalau dikelola dengan baik akan dapat mensejahterakan masyatakat. Sebab kenapa, kalau dompetnya terisi, masyarakat sejahtera," katanya.(TAp)
  BeritaTerkait
  • Ulos Warisan Budaya Bangso Batak Jadi Media Diplomasi Kebudayaan

    tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) memandang perlu dan penting untuk mengangkat kembali ulos menjadi warisan leluhur bangsa Batak untuk dilestarikan. Karena itu, di Sekretariat YPDT di Cawang, Jakarta Timur, YPDT mengadakan disku

  • Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) Gelar Diskusi Kamisan: Dulu, Ada Doa Khusus untuk Tenun Ulos Batak

    tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Ulos adalah salah satu kekayaan warisan leluhur bangsa Batak. Kondisi warisan leluhur tersebut makin tergerus oleh minimnya minat kita mencintai ulos. Generasi muda makin tid

  • DKI Jakarta : Rumah Kita Bersama

    11 bulan lalu

    PILKADA serentak tahun 2017 telah terselenggara secara langsung, demokratis, aman, selamat, dan sukses. Penyelenggaraan tahun 2017 ini melanjutkan kesuksesan dan semakin melengkapi keberhasila

  • Dihadapan Pelajar Tapanuli Tengah, Jokowi Minta Bantuan KIP Tidak Untuk Beli Pulsa

    11 bulan lalu

    Tapanuli Tengah (Pelita Batak) : Dalam kunjungan kerja di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berkesempatan menyerahkan bantuan Kartu Ind

  • Isron Hasibuan, Mahasiswa USU Medan Sosok Inspiratif

    9 bulan lalu

    Mahasiswa muda kerap disapa Isron kelahiran Paranjulu, 19 September 1995 ini adalah mahasiswa matematika 2013 fakultas MIPA USU. Ia adalah salah satu sosok penginspirasi yang memiliki banyak prestasi.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet