• Home
  • News
  • Dituding Buang Sampah Sembarangan, Masyarakat Sipirok Protes Bupati Tapsel
Senin, 13 November 2017 20:09:00

Dituding Buang Sampah Sembarangan, Masyarakat Sipirok Protes Bupati Tapsel

BAGIKAN:
Saut Ritonga
Jalan longsor

Tapsel (Pelita Batak) : Amblasnya badan jalan lintas Sumatera Sipirok - Tarutung tepat nya di Aek Sulum Desa Marsada Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan tampaknya menimbulkan polemik bagi masyarakat sipirok.

Pasalnya, dalam pemberitaan sejumlah media massa cetak dan online dituliskan bahwa Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu mengatakan, amblesnya badan jalan itu akibat curah hujan yang cukup tinggi sejak beberapa hari yang lalu. 

Kondisi tersebut diperburuk dengan lokasi tersebut dijadikan penimbunan sampah oleh warga Sipirok. 

Terkait pemberitaan tersebut menjadi pergunjingan di media sosial bahkan sejumlah masyarakat sipirok menyatakan keberatan atas isi pemberitaan yang menyebutkan  warga sipirok menimbun sampah  di badan jalan itu.

"Bukan warga Sipirok yang menjadikan tempat itu sebagai tempat penumpukan sampah, tapi Pemda Tapsel lah yang menyewa lokasi tersebut sebagai TPA. Jadi dinas terkaitlah yang menimbun sampah di lokasi tersebut karna sampai saat ini Sipirok sebagai ibu kota Tapsel, tak memiliki TPA yang memadai," ungkap Roni Depp Siregar dalam akun Facebooknya, Sabtu 11 November 2017.

Selanjutnya meminta tolong agar ucapan yang tertulis di media cetak dan online itu di koreksi Bupati Tapsel H M Syahrul Pasaribu yang terhormat.

"Sebagai warga Sipirok saya merasa tak sedap membaca berita tersebut," ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Edy Torang Panggabean yang dalam kolom komentar mengungkapkan 

"Kalau secara logika sih memang iya pemda tapsel lah yg mengakibatkan jalan tersebut ambles. Kenapa harus di bahu jalan membuang sampah sembarangan bahkan separuh jalan ditumpuki sampah. kan udah dua kali jalan nasional tersebut longsor di akibatkan sampah. Itu jalan nasional bukan jalan kabupaten atau jalan provinsi, brarti bukan masyarakat tapsel saja yang dirugikan tapi negara juga yang dirugikan. Mudah mudahan bapak Hady Mulyono sebagai menpu-pera melihat lokasi terjadinya longsor yang di sebabkan oleh tumpukan sampah disitu," ujarnya.

Protes lainnya juga diungkapkan Zul Hasibuan yang selaku masyarakat Sipirok sangat keberatan disebut menimbun sampah di lokasi itu (badan Jalan lintas Sumatera Utara Sipirok - Tarutung, Aek sulum Desa Marsada).(Saut Togi Ritonga)

  BeritaTerkait
  • HKN Ke 53 Tapsel Digelar Di Batangtoru

    7 hari lalu

    Tapsel (Pelita Batak) : Hari Kesehatan Nasional Ke-53 Tingkat Kabupaten Tapanuli Selatan di gelar dengan upacara di halaman Puskesmas Batangtoru, Senin 13 November 2017. Wakil Bupati Tapsel Ir A

  • Gubsu Senam Pagi Bersama Ibu-ibu Dan Lansia di Sibolga

    satu minggu lalu

    Sibolga (Pelita Batak):Setelah mencanangkan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di beberapa kabupaten di Sumatera Utara, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi melakukan pencan

  • Mobil Dinas Pemkab Tapsel Dituding Buang Sampah di Jalinsum

    9 jam lalu

    Tapsel (Pelita Batak) : Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan diminta tidak "cuci tangan" atas kejadian jalan lintas  Sumatera yang menjadi tempat pembuangan  sampah di Sipirok dan  dis

  • Sabar Samsurya Sitepu Pimpin Gotong Royong Bersama Masyarakat Denai

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Guna mengatasi banjir yang selama ini menerpa kawasan Jalan Perjuangan, Kelurahan Tegal Sari II, Kecamatan Medan Denai, warga menggelar gotong royong dipimpin anggota DPRD Medan,

  • Selamat Ulang Tahun Syahrul Pasaribu

    12 bulan lalu

    Sipirok (Pelita Batak) :Syahrul M.Pasaribu mendapat surprise atau kejuatan. Kejutan diberikan group "Mar-Mar Style my Adventure" disaat mengetahui Syahrul genap memasuki usianya ke-60 Tahun tepatnya 20 November 1956-2016.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Pelita Batak Online