• Home
  • News
  • Diduga Langgar Hukum, Pengunjukrasa di Perayaan HUT Humbahas Diboyong ke Kantor Polisi
KSP Makmur Mandiri
Senin, 31 Juli 2017 12:15:00

Diduga Langgar Hukum, Pengunjukrasa di Perayaan HUT Humbahas Diboyong ke Kantor Polisi

BAGIKAN:
Abed Ritonga
Demo saat HUT Humbahas
Doloksanggul,Humbahas (Pelita Batak): Aksi unjukrasa puluhan orang yang mengaku dari mahasiswa pada saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-14 kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) di Tanah Lapang Merdeka Doloksanggul,Sabtu 28 Juli 2017), dinilai berpotensi pidana. Aksi ini melanggar UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, yang ancamannya adalah 4 bulan penjara.

Ketika awak media ini mempertanyakan sekaitan potensi pidana yang dilanggar pengunjukrasa tersebut, Polres Humbahas melalui Kasat Reskrim AKP Jonser Banjarnahor menegaskan tidak melakukan penahanan.

"Mereka masih muda, kita harapkan pembinaan yang kita berikan menjadi modal mereka ke depan.Tak perlu di tahan. Ancaman pidananya cuma 4 bulan saja," tukasnya.

Menurut Jhonser, pelaku unjukrasa rasa tersebut sudah dimintai keterangannya. "Mereka ada 9 orang.Tidak benar mereka hanya dari mahasiswa, yang tidak mahasiswa pun ada kok,"  ungkapnya melalui seluler.

"Setelah kita mintai keterangan, aksi ini tak ada yang menunggangi, jadi tak perlu dibesar-besarkan lagi. Hanya saja,kalau mereka mau demo lagi, harus melapor dulu sama kita," mbuh Jhonser kembali.

Selain itu,aksi tersebut juga menuai berbagai komentar dari masyarakat. Beberapa warga ada yang menyayangkan aksi ini. Bahkan sebagian warga ada yang menduga kalau aksi tersebut dirancang oleh seseorang aktor politik.

"Sekaliber mahasiswa masak ga tau aturan demo? Mereka yakin itu uda melanggar hukum.Tapi itu tadi, ada dugaan mereka dibekingi seseorang aktor politik yang kontra Pemkab Humbahas," ujar seorang warga yang namanya tak mau disebutkan.

Namun, selain itu ada juga warga yang tak terlalu menyalahkan aksi tersebut. "Ga apa-apa itu sebenarnya.Biar pemerintah dapat introspeksi diri. Itu kan mengkritisi. Tapi caranya aja yang kurang tepat," tambah warga lainnya.

Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor tak ketinggalan memberikan komentarnya. Sikap seorang pemimpin yang ksatria benar-benar ditampillkannya. Melalui akun facebook pribadinya @DosmarBanjarnahorII, Dosmar tak mempermasalahkan unjukrasa tersebut.

"Menyikapi aksi mahasiwa kemarin, tidak ada yang salah dengan aksi mahasiswa yg menyampaikan aspirasi melalui tulisan atau spanduk pada saat HUT Humbahas ke-14, itu sebagai bahan utk mengingatkan agar lebih bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja serius. Tetapi yakinlah bahwa kami (pemda) Humbahas akan menyujudkan janji kampanye, dan perlu diingat bahwa perubahan membutuhkan proses tidak spt membalikkan tangan, oleh karena itu kepada adik-adik mahasiswa tetap melakukan kewajiban utk terus belajar agar bisa menjadi generasi emas dari humbahas, apabila ada perlakuan tidak wajar dari petugas satpol pp atau kepolisian saya minta maaf mewakili mereka," bunyi status facebooknya.

Sebelumnya, aksi unjukrasa sempat mengagetkan orang-orang yang menghadiri perayaan hari ulang tahun kabupaten Humbahas pada Sabtu lalu.Puluhan pemuda secara tiba-tiba mampu menyusup dan membentangkan sebuah spanduk di tengah lapangan saat Bupati Dosmar Banjarnahor memberikan kata sambutan.

Perayaan HUT Humbahas yang dihadiri Gubernur Sumut Ir Tengku Nuradi dan Kapoldasu Paulus Waterpaw ini pun sontak riuh seketika.

Aksi ini tak berlangsung lama, pihak kepolisian dibantu Sat Pol PP segera mengamankan puluhan pengunjukrasa tersebut dan menggelandang mereka ke Mapolsek Doloksanggul untuk dimintai keterangan.(AR)
  BeritaTerkait
  • Dirgahayu ke 14 Humbahas: Sekilas Sejarah Peran Serta Masyarakat yang Ada di Parserahan Atas Berdirinya Kabupaten Humbang Hasundutan

    2 tahun lalu

    Oleh: Gandhi PakpahanPARNADOS (PARSAHUTAON NAHUMALIANG DOLOKSANGGUL)PARNADOS yang berdiri pada tanggal 27 Januari 1995 mempunyai benang merah dengan PERNADOS yang berdiri sebelumnya dan wadah lain set

  • Maraknya Persekusi terhadap Jurnalis, Dampak dari Kinerja Dewan Pers yang Salah Arah

    9 bulan lalu

    Berbagai peristiwa miris, menyedihkan, bahkan mengerikan yang menimpa para jurnalis di berbagai tempat di Indonesia merupakan dampak dari lemah dan mandulnya kinerja Dewan Pers selama ini. Kejadian pe

  • Hina Presiden, Team Hukum N4J Laporkan pemilik akun @Ireneviena

    4 bulan lalu

    Jakarta (Pelita Batak):Diduga menghina dan melecehkan Presiden Jokowidodo, Relawan Nusantara Untuk Jokowi (N4J) melaporkan pemilik akun @ireneviena ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Markas Besar K

  • Pengungsi Sinabung Ricuh, Satu Orang Tewas

    3 tahun lalu

    Diduga ditenggarai program relokasi pengungsi erupsi Gunung Sinabung di Desa Lingga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo memunculkan kericuhan yang berujung tewasnya seorang warga, Jumat (29/7/2016).

  • Polres Humbahas Sita Kayu Diduga Ilegal

    3 tahun lalu

    Polres Humbanghasundutan menyita 61 batang kayu log yang dimuat di dalam 6 unit mobil jenis truk colt diesel yang sedang berada di depan sekolah SMA Negeri 1 Dolok Sanggul, Desa Purba Dolok, Kecamatan Dolok Sanggul, Kamis (11/8/2016) malam.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb