• Home
  • News
  • Dianiaya Keluarga Angkat, Korban Alami Trauma
KSP Makmur Mandiri
Sabtu, 17 September 2016 18:16:00

Dianiaya Keluarga Angkat, Korban Alami Trauma

BAGIKAN:

Deliserdang (Pelita Batak) :
Hingga kini anak berinisial M (8) dan Hati Lase (28) yang diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan keluarga angkatnya, masih dirawat secara intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Informasi yang diperoleh, korban hampir setiap hari disiksa oleh keluarga angkatnya tersebut.

Kepala RS Bhayangkara Medan, Kombes Farid Amansyah mengatakan, kondisi M tampak trauma pasca mendapatkan penyiksaan dari keluarga angkatnya.

‎"Korban yang ditempatkan di ruang ICU hanya bisa tidur dalam posisi telungkup. Korban sama sekali tidak bisa bergerak, karena mengalami luka 30 persen mulai dari punggung belakang, leher sampai ke bokong," katanya, Sabtu (17/9/2016).

‎Pihak rumah sakit juga melarang siapapun bertemu dengan korban. Hal ini dilakukan guna memudahkan proses perawatan.
"Saya mohon teman-teman untuk tidak terlalu dekat ya," imbaunya.

Tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terjadi di Jalan Sidomulyo, Dusun 4, Pasar 7, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang.

Dimana, seorang anak berinisial M (8) dan perempuan dewasa Hati Lase (28) diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan keluarga angkatnya.

Tindakan kekerasan yang dialami M dan Hati diketahui Jumat (16/9/2016) malam. Tetangga keluarga korban mendapat melaporkan dari warga lain yang tengah menggelar rapat tak jauh dari lokasi itu. "Saat di cek oleh kepala dusun ternyata benar ada penganiayaan," ungkapnya.

Warga kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi. Personil Polsek Labuhan yang mendapat informasi turun ke lokasi kejadian.

Di dalam rumah, polisi menemukan M yang tidak menggunakan pakaian terjepit di samping ranjang. M mengalami luka parah di bagian tubuh belakang dan kulitnya melepuh. Polisi juga menemukan Hati yang tengah bekerja di rumah dalam keadaan terluka.

Petugas bersama warga kemudian membawa M dan Hati ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapat perawatan. Selain itu, petugas juga mengamankan lima anggota keluarga, yaitu YL (38), Sp (39), RH (24), DRS (21), dan DC (18) untuk menghindari amukan warga.(TAp)

  BeritaTerkait
  • Tahanan Tewas di Sel Polres Tobasa, Benni Kejar Keadilan Ke Medan

    3 tahun lalu

    Benni Pangaribuan abang kandung almarhum Andi Pangaribuan yang tewas akibat dianiaya dua oknum polisi di Sel tahanan Polres Tobasa November 2015 lalu datang ke Medan mencari keadilan, Sabtu (23/7/2016). "Saya datang dari Toba mencari keadilan atas ke

  • RE Nainggolan : Tangisan Siliyana Angelita Manurung Tidak Bisa Dibiarkan dan Terulang

    11 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Viralnya informasi di media online tentang "Anak Gadis Penjual Tuak Menangis: Mama Aku Diarak Warga dan Diikat di Pohon semisal Binatang" mengusik perhatian masyarakat di Kota Med

  • Korban Dijepit Tanpa Busana di Bawah Kasur, 5 Penganiya Diamankan

    3 tahun lalu

    Deliserdang (Pelita Batak) : Tidak berselang lama, lima diduga pelaku penganiayaan terhadap dua anak angkat (M (8) dan Hati Lase (28)) sudah diamankan kepolisian. sebagaimana disamapikan Panit Reskrim Polsek Labuhan, Ipda Ismail Pane, sabtu (17/9/2016).

  • Tragedi Truk Maut di Medan, Afia Alami Patah Tulang Pangkal Paha dan...

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara Hj Evi Diana br Sitorus yang merupakan istri Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi menjenguk para korban selamat pada kecelakaan

  • YSKI dan Pengurus Kebaktian Wanita Debora Kunjungi Korban Banjir Aceh Tenggara

    2 tahun lalu

    Agara (Pelita Batak) : Banjir bandang yang menimpa warga di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh pada Selasa sore, 11 April 2017 lalu menyisakan beban bagi warga. Bencana yang disebut sebagai

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb