• Home
  • News
  • Diadukan ke Bawaslu, Pilkada Siantar Dituduh Sarat Kecurangan
KSP Makmur Mandiri
Rabu, 23 November 2016 05:37:00

Diadukan ke Bawaslu, Pilkada Siantar Dituduh Sarat Kecurangan

BAGIKAN:
Ist
Pilkada
Jakarta (Pelita Batak): Tak puas dengan hasil Pilkada Pematang Siantar, sejumlah pihak melakukan protes dengan mendatangi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Jakarta. Mereka menduga pasangan pemenang Hulmas Sitorus-Hefriansyah melakukan kecurangan.
 
"Kami  warga menyatakan menolak secara tegas hasil Pilkada Kota Pematang Siantar, karena ada kecurangan yang dilakukan pasangan nomor urut 2, yang masif dan sistematis," ujar Daulat Sihombing, salah satu perwakilan warga dalam keterangannya, di Jakarta, Selasa 22 November 2016.
 
Daulat yang juga pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sumut Watch ini mengatakan  manipulasi sudah terjadi sejak pra, ketika dan pascapencoblosan. Kecurangan berupa pengumpulan formulir C6 atau undangan untuk memilih. Kecurangan lainnya terkait pembagian formulir di TPS, serta adanya pemilih siluman.
 
"Ada tim-tim yang bergerak mengumpulkan C6 milik warga, sebelum hari pencoblosan. Formulir ini diambil baik dengan cari memberi uang maupun  dikumpulkan secara paksa" kata Daulat. Pelakunya,  sejumlah orang yang bertugas mengutip C6 yang dikumpulkan di rumah dinas Hulman pun telah ditangkap. Kata Daulat setidaknya 70-80 ribu formulir C6 dikumpulkan, serta digandakan kembali sebanyak 30 ribu formulir.
 
"Lalu ada pembagian C6 di TPS ke orang-orang yang telah dikondisikan memilih pasangan nomor urut 2. Kecurangan ini turut melibatkan petugas KPPS," tuturnya.
 
Begitu juga dengan  bukti adanya pemilih siluman di pilkada susulan tersebut. Mereka ditengarai merupakan orang-orang dari luar Pematang Siantar yang didatangkan guna memilih Hulman-Hefriansyah.
 
"Mereka warga Pekanbaru dan Labuhan Batu Selatan yang eksodus atau didatangkan untuk memilih pasangan nomor 2. Mereka diberi C6 yang telah dikumpulkan tadi," jelasnya.
 
Selain itu, ada juga oknum kepolisian yang dituding mengintimidasi warga keturunan Tionghoa untuk memilih pasangan yang diusung Partai Demokrat tersebut.
 
Karena itu, pihaknya berencana melaporkan dugaan kecurangan ini ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.
 
Hal ini dilakukan lantaran KPUD, panwaslu dan kepolisian setempat tak menggubris pelaporan yang telah dilakukan sebelumnya.
 
Rencananya, masyarakat yang turut diwakili 24 anggota DPRD Kota Pematang Siantar ini akan menemui komisioner Bawaslu Nelson Simanjuntak.
 
"Kami juga mengimbau agar Mabes Polri menurunkan tim untuk menindak dugaan kecurangan serta pembiaran oknum jajarannya di sana. Selain itu, kami berharap agar PPATK menelusuri transaksi-transaksi mencurigakan dari oknum KPUD dan pihak terkait dalam Pilkada. Saya jamin, pasti ada yang tidak wajar transaksi keuangannya," ujar Ketua DPD II Partai Hanura Pematang Siantar Kennedy Parapat. (R1)
  BeritaTerkait
  • Spontanitas Bunga dan Lillin Penuh Makna Untuk Ahok

    2 tahun lalu

    Berawal  dengan karangan bunga yang penuh dengan cinta dan kasih, kemudian muncul gerakan seribu lilin untuk Ahok sebagai ungkapan yang penuh dengan cinta dan kasih atas apa yang dialami oleh

  • DKI Jakarta : Rumah Kita Bersama

    2 tahun lalu

    PILKADA serentak tahun 2017 telah terselenggara secara langsung, demokratis, aman, selamat, dan sukses. Penyelenggaraan tahun 2017 ini melanjutkan kesuksesan dan semakin melengkapi keberhasila

  • KPK Diminta Usut Dugaan Pelanggaran Pilkada Pematangsiantar

    2 tahun lalu

    Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sumut Watch dan Gerakan Rakyat Menuntut Pilkada (GERAM) mendesak pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera mengusut dugaan suap dan transaksional serta penyalahgunaan wewenang pada sengketa pemilihan Kepala

  • Jelang Pilgubsu dan Pilkada 2018, Gubernur Jamu Ketua KPU Se-Indonesia

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi menyambut kehadiran Ketua dan Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi seluruh Indonesia di rumah dinas Gubsu Jalan Sudirman No 41 Medan, Rabu (23/11/2016) malam

  • Usai Pilkada, Rakyat Jakarta Harus Rajut Kembali Persatuan dan Kesatuan

    2 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Pengurus Pusat GMKI 2016-2018, Sahat Martin Philip Sinurat (Ketua Umum) dan Alan Christian Singkali (Sekretaris Umum) menyatakan proses Pilkada 2017 terkhusus Pilkada DKI Jak

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb