• Home
  • News
  • Dengan Kerja Keras, Produksi Padi di Madina Meningkat
Senin, 19 Juni 2017 13:14:00

Dengan Kerja Keras, Produksi Padi di Madina Meningkat

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
Mandailing Natal (Pelita Batak) :
Sejalan dengan pesatnya pertumbuhan penduduk,  Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi meminta agar petani mempertahankan produksi pertanian pangan guna mengimbangi kebutuhan masyarakat, sejalan dengan pesatnya pertumbuhan penduduk.

"Kerja keras petani selama ini telah membuahkan hasil yang baik, terus ditingkatkan. Saya berharap agar peningkatan produksi padi di Sumut terus dimaksimalkan," ujar Tengku Erry saat membuka Gerakan Percepatan Tanam Padi dan Upaya Khusus Inseminasi Sapi Wajib Bunting (Upsus Siwab) di Mandailing Natal (Madina), Kamis (15/06/2017).

"Kondisi pertanian kita di Sumut, saat ini menempati posisi teratas dalam hal peningkatan produksi padi se-Indonesia. Khusus di Madina, merupakan lima besar daerah penghasil padi di Sumatera Utara," ucap Erry.

Gerakan Percepatan Tanam Padi Musim Tanam April-September 2017, Tengku Erry menyerahkan benih padi, jagung, alsintan, bibit ternak dan pasca panen kopi di Desa Rumbio, Kec. Panyabungan Utara, Kab. Madina.

Dalam acara yang merupakan rangkaian kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut itu, Tengku Erry juga mengharapkan realisasi tanam bisa terus melampaui target. Karena semakin bertambahnya populasi, maka tidak ada kata lain tanaman pangan harus dipacu sebanding dengan jumlah penduduk.

Erry juga mengajak masyarakat untuk bersyukur karena punya musim tanam yang cukup, yakni dua sampai tiga kali setahun. Karenanya ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin dengan bekerja keras mengelola potensi yang ada agar bermanfaat bagi semua.

"Perhatian Pemerintah Provinsi kepada Madina cukup besar, lebih kurang Rp100 Miliar alokasi pembangunan diberikan untuk kabupaten ini. Baik untuk pembangunan jalan, tanaman pangan, peternakan dan bidang lainnya," sebut Erry.

Sedangkan Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dalam sambutannya, menyebutkan perhatian Provinsi kepada daerahnya sangat luar biasa. Apalagi dengan bantuan yang diberikan untuk peningkatan produksi pertanian pangan, akan dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

"Selama kepemimpinan Bapak Tengku Erry, sudah mulai terlihat perkembangan. Karenanya kita mendoakan agar Gubernur kita bisa terus memimpin Sumut dengan baik," ucap Dahlan.

Sementara, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Azhar Harahap menyampaikan, khusus untuk Kabupaten Madina, untuk pencapaian realisasi tanam musim Oktober 2016-Maret 2017 telah melampaui target tanam yang ditetapkan atau mencapai133,80 persen. Diharapkan pada musim tanam April-September 2017, target seluas 33.730 Ha, dapat direalisasikan.

 "Untuk Kabupaten Madina, Penyuluh THL-TB sejumlah 89 orang dan telah diangkat menjadi ASN berjumlah 53 orang, begitu juga bantuan pertanian tahun 2017 diserahkan bantuan berupa benih padi sebanyak 55 ton, benih jagung sebanyak 84 ton, benih kedelai 8 ton, benih cabai merah 300 bungku, benih bawang merah 6 ton,  traktor roda dua 51 unit, traktor roda 4 sebanyak dua unit, combiner haredter besar sebanyak 2 unit, , pompa air sebanyak 18 unit, rice tranplanter sebanyak 4 unit, hand sprayer sebanyak 34 unit," jelasnya.

Dalam acara tersebut, Tengku Erry juga menyerahkan bantuan secara simbolik kepada sejumlah kelompok tani yang dihadiri ribuan massa dari berbagai desa di Madina.

Hadir mendampingi diantaranya Ketua TP PKK Sumut Evi Diana Erry Nuradi, Ketua TP PKK Madina Ika Desika Dahlan Hasan, Dinas Pendidikan Sumut Arsyad Lubis, Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Dahler Lubis, Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi Abdul Haris Lubis, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Sarmadan Hasibuan, Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Bondaharo Siregar, Kadis PMD Aspan Sofian, Kabag Humas Indah DK serta para tokoh masyarakat, petani, penyuluh dan alim ulama.(TAp)
  BeritaTerkait
  • Mentan Optimis Sumut Kembali Lima Besar Produksi Padi

    tahun lalu

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk mengejar target produksi pertanian padi, jagung dan kedelai (Pajale) di tahun 2016. Dengan demikian, Sumut dapat kembali menempati urutan lima besar nasional sebagai

  • Produksi Padi Sumut Meningkat 565.268 Ton di Tahun 2016

    5 bulan lalu

    Produksi Padi Sumut Meningkat 565.268 Ton di Tahun 2016Padanglawas (Pelita Batak) :Kunjungan kerja Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi ke Padang Lawas dimanfaatkannya untuk mendorong ke

  • Jargon Minoritas-Mayoritas Keagamaan Belum Hilang

    12 bulan lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Masa Bakti 2015 – 2020, Baktinendra Prawiro,MSc,MH mengatakan persoalan politik di I

  • Hari Buruh 1 Mei 2017: Berserikat Sekarang atau Celaka Nanti!

    8 bulan lalu

    Lanskap industri media berubah cepat seiring dengan perkembangan teknologi digital, termasuk di Indonesia. Di Amerika Serikat saat ini sudah ada robot yang sudah menulis berita lebih dari 1 miliar.

  • Stok Melimpah, Indonesia Tak Impor Beras Hingga Akhir Tahun 2016

    tahun lalu

    Boyolali(Pelita Batak): Presiden Joko Widodo menegaskan pemerintah tidak akan mengimpor beras hingga akhir 2016. Saat ini, stok beras nasional kurang lebih 2 juta atau 1.980.000 ton. Sementara tahu

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Pelita Batak Online