• Home
  • News
  • Bupati Humbahas Bentuk Tim Upsus Percepatan Areal Tanaman Jagung
KSP Makmur Mandiri
Rabu, 07 Februari 2018 16:39:00

Bupati Humbahas Bentuk Tim Upsus Percepatan Areal Tanaman Jagung

BAGIKAN:
Abed Ritonga
Bupati Humbahas berdialog dengan petani
Doloksanggul (Pelita Batak): Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE telah membentuk tim upsus (upaya khusus) percepatan perluasan areal tanaman jagung. Tim dibentuk  untuk mendukung program pemerintah guna mewujudkan swasembada jagung yang diprogramkan seluas 20.000 hektar.

Mewujudkan program itu, Bupati Humbahas mengumpulkan seluruh OPD, camat, kepala desa, PPL termasuk PPS untuk menyatukan persepsi, Selasa (6/2) bertempat di Pendopo Bukit Inspirasi Doloksanggul. Tim upsus yang dibentuk punya tugas masing-masing, antara lain ada didalamnya tim percepatan perluasan areal tanam jagung, tim pengolahan lahan dan budidaya termasuk tim pemasaran. Semua tim saling bekerjasama dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar program itu bisa terlaksana dengan baik.

Bupati Humbahas sangat mengharapkan agar semua  bekerja di lapangan dengan optimal. Masyarakat Humbang Hasundutan 90 % hidup dari sektor pertanian. Banyak anak-anak bisa melanjutkan sekolah sampai ke perguruan tinggi, itu hasil pertanian. Kedepan harus lebih baik lagi. Maka tim harus mengajak para petani untuk serius bercocok tanam. Saat ini pemerintah sudah menganggarkan Rp 22 miliar dibidang pertanian. Dana ini harus dipergunakan dengan baik agar kedepan nasib para petani berubah.  Musti membawa dampak bagi petani. Saat ini masyarakat lebih banyak di kedai duduk-duduk ketimbang di ladang. Seperti inilah yang perlu disosialisasikan kepada masyarakat.

 "Ayo sama-sama kita ajak warga supaya berladang. Semua tanaman yang selama ini digeluti, silahkan ditanam. Apa yang cocok di wilayah masing-masing. Kopi jangan ditinggalkan, karena salah satu komoditi unggulan di Humbang Hasundutan. Tapi kita prioritaskan dulu tanaman jagung, karena merupakan program pemerintah," ajak bupati.

Bupati Humbahas setiap pertemuan, dimanapun itu  selalu menyampaikan bahwa bertani jagung tergolong mudah, disamping cepat panen modal tidak begitu banyak. Tidak perlu pestisida. Harga sudah pasti menjanjikan, saat ini Pemkab sudah membuat harga minimal Rp 3.150/kg. Kalau harga jagung di pasaran dibawah Rp 3.150/kg, para petani silahkan membawa hasil panennya ke kantor camat masing-masing. Itu pasti dibayar, karena Pemkab sudah bekerjasama dengan pihak ketiga untuk menampung seluruh panen jagung di wilayah Humbang Hasundutan. Kepada kelompok tani, kalau lahan baru pertanaman jagung harus menggunakan pupuk organik dan dolomit atau disebut kapur pertanian. 

"Kalau lahan baru, harus pakai dolomit dan pupuk organik, tanpa pupuk jangan ditanam dulu, itu akan sia-sia. Alat-alat mesin pertanian ini agar dipergunakan dengan maksimal karena bayarnya pasca panen. Panen dulu baru dibayar uang traktornya. Apabila ada alat berat di daerah lain yang tidak maksimal bekerja, akan digeser ke tempat yang sangat membutuhkan," tegas bupati lagi.

Sebelum mengikuti rapat, Kepala BKD Domu Lumbangaol SPd bersama Kabag Protokol Jakkon Marbun SE sudah bergerak menjumpai petani Sabirin Siburian (Ama Vivi Siburian) di Desa Lumban Ruhut Huta Bagasan Kecamatan Doloksanggul.  Sabirin Siburian menjelaskan selama ini hanya menggeluti tanaman kopi, cabe dan sayur-sayuran. Tapi dengan adanya program pemerintah maka ikut bercocok tanam jagung.

"Jujur saja, selama ini saya tidak pernah menanam jagung, tapi dengan adanya program ini, maka ikut mendukung pemerintah. Kan saya masuk kelompok tani, bibit jagung sudah diberikan, ini harus dipertanggungjawabkan.  Sebelumnya lahan sudah saya siapkan sekitar 4 hektar untuk program jagung tapi tidak terealisasi karena traktor tak kunjung datang. Akhirnya bibit jagung itu saya tanami di perkebunan kopi. Tumpang sari namanya. Saya sudah pernah panen, lahannya cuma 4 rante dan menghasilkan Rp 4,5 juta. Modal saya ke situ hanya sekitar Rp 800 ribu sudah ikut didalamnya tenaga kerja. Jadi kalau dibandingkan dengan tanaman yang lain, jagung termasuk menjanjikan. Modal tidak ada kecuali tenaga, hanya 4 rante menghasilkan 1,2 ton," kata Siburian.

Mendengar pengakuan itu, Domu Lumbangaol mengucapkan terimakasih kepada Siburian karena sudah ikut berperan aktif mendukung program pemerintah bercocok tanam jagung.  Mengenai traktor, akan dikordinasikan dengan pihak terkait. Apabila ada traktor yang tidak maksimal di tempat lain akan diarahkan ke Desa Huta Bagasan.(Abed Ritonga)
  BeritaTerkait
  • Kasad dan Gubsu Letakkan Batu Pertama Pembangunan Sentra Pertanian di Langkat

    2 tahun lalu

    Langkat (Pelita Batak) : Kasad Jenderal TNI Mulyono bersama Gubsu H Tengku Erry Nuradi meletakkan batu pertama pembangunan  Sentra Pelayanan Pertanian Padi Terpadu (SP3T) di Desa Namukur Uta

  • Kapolsek Pakkat AKP Dani Sembiring Akan Tanam Jagung dan Hasilnya Dibagikan ke Masyarakat

    9 bulan lalu

    Doloksanggul (Pelita Batak): Kapolsek Pakkat AKP Dani Sembiring bekerjasama dengan unsur pimpinan kecamatan memprogramkan penanaman jagung seluas 3 hektar di wilayah Pakkat Kabupaten Humbang Hasunduta

  • Kejar Swasembada Beras, Gubernur Ikut Tanam Padi

    2 tahun lalu

    Simalungun (Pelita Batak) : Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Tengku Erry Nuradi menanam padi di Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Batubara secara serentak, Senin (06/02/2017). Gubsu mengajak se

  • Produksi Padi Sumut Meningkat 565.268 Ton di Tahun 2016

    tahun lalu

    Produksi Padi Sumut Meningkat 565.268 Ton di Tahun 2016Padanglawas (Pelita Batak) :Kunjungan kerja Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi ke Padang Lawas dimanfaatkannya untuk mendorong ke

  • Warga Sibuhuan Padang Lawas Dapat Bantuan Peningkatan Swasembada Pangan

    2 tahun lalu

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi menyerahkan bantuan benih, pupuk dan mesin pertanian kepada sejumlah Kelompok Petani (Poktan) dilapangan Balaka Sitongkol, Kecamatan Lubuk Barumun, Padang Lawas (Palas), Minggu (28/8/2016).

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb