• Home
  • News
  • Buka FDT 2016, Pagar Betis Siswa Puluhan Kilo Meter Sambut "Karnaval Pejabat"
Sabtu, 10 September 2016 10:14:00

Buka FDT 2016, Pagar Betis Siswa Puluhan Kilo Meter Sambut "Karnaval Pejabat"

BAGIKAN:
Muara (Pelita Batak) :

Pembukaan Festival Danau Toba 2016 di Muara, Tapanuli Utara berlangsung dengan "karnaval pejabat". Ratusan siswa/siswi SMA menjadi pagar betis sepanjang jalan dari Bandara Silangit hingga lokasi acara di Muara sejak pagi. Sementara karnaval iring-iringan pejabat baru melintas menjelang petang. Seribuan warga juga telah hadir di lokasi acara sejak pagi, namun tidak bisa menikmati suguhan acara yang menarik.

Acara pembukaan baru dimulai sekitar pukul 16.00 WIB yang diisi dengan penyematan pakaian adat ke para pejabat oleh tokoh adat, kata-kata sambutan dan sambutan. Sejak pagi panggung utama hanya digunakan untuk mengumumkan kendaraan di lokasi parkir agar digeser, pengumuman agar warga turut berdiri nantinya saat menyanyikan lagu Indonesia Raya. Warga yang datang sejak pagi terlihat hanya mengisi waktu duduk dan jajan makanan yang dijual para pedagang.

Acara dilaksanakan di tepi pantai Muara Nauli berhadapan dengan Pulau Sibandang di perairan Danau Toba, Jumat (9/9/2016). Hadir Staf ahli Menteri Pariwisata Hari Untoro,  Anggota DPR RI Syukur Nababan, Bupati Taput Drs Nixon Nababan, Ketua Panitia Kepala Dinas Pariwisata Elisa Marbun, Bupati se kawasan Danau Toba, Konjen Malaysia Amrizal.

Dalam sambutanna Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi mengatakan FDT adalah sarana melestarikan seni budaya, promosi potensi wisata budaya, kuliner dan ekonomi kreatif serta upaya meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara. Dia mengajak tujuh bupati se kawasan Danau Toba untuk menggelar even wisata seperti FDT dengan menonjolkan keunikan daerah masing-masing.

"Kalau setiap Daerah punya even wisata maka akan mendorong pengembangan wisawa Danau Toba.  Kami akan ikut mendukung dan siapkan dana untuk setiap daerah yang bisa menggelar even tersbut," kata Erry.

Dengan semakin banyak even, maka jumlah kunjungan wisatawan akan bertambah, sektor perekonomian seperti jasa transportasi, jasa restoran, penginapan dan tepat penjualan souvenir termasuk olah raga dan aktivitas lainnya akan tumbuh. 

"Ini akan meningkatkan perekonomian masyarakat," ujar Erry.

Kepada masyarakat,  Gubsu berpesan untuk bisa menjadi tuan rumah dalam menyambut wisatawan. Selain  infratrukur yang mejadi syarat utama, senyum, sapa dan salam masyarakat sangat penting dalam pengembangan wisata. 

"Dengan terintegtasi, infrastruktur, even dan SDM serta promosi, maka pariwisata kita akan tumbuh dan berkembang baik," katanya.

Pembangunan parwisata diharapkan berdampak besar bagi perekonomian masyarakat.  Dijelaskannya, Danau Toba Telah ditetapkan sebagai satu dari sepuluh destinasi wisata nasional dan ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Nasional.  Berdasarkan data BPS Jumlah kunjunga wisatawan mancanegara langsung ke ke Sumut pada tahun 2015 mencapai 229.288 orang.

Diantara jumlah tersebut, 27 % diantaranya dengan menyinggahi Danau Toba dengan panjang kunjungan rata-rata dua hari dan jumlah perputaran uang berkisar Rp 246 milyar.  Menurut Gubsu, kunjungan wisman harus bisa dimanfaatkan oleh masyrakat dengan menyediakan tempat menginap, atraksi dan souvenir sehingga bisa menjadi sumber penghasilan masyarakat.

Sementara itu, Staf ahli Menteri Pariwisata Hari Untoro mengatakan Pemerintah Pusat berkomitmen terhadap pengembangan Danau Toba yang ditunjukkan dengan kesungguhan Presiden yang menghadiri Karnaval Kemerdekaan Danau Toba belum lama ini.  FDT 2016 diharapkan sebagai sarana promosi dalam upaya mengangkat kembali popularitas Danau Toba sebagai destinasi unggulan berkelas dunia berbasis geopark.

Dia mengatakan dalam pengembangan Kawasan Wisata Danau Toba, ke depannya perlu dikembangkan standar pelayanan, termasuk bagaimana menjaga dan melestarikan kearifan lokal. Disebutkannya, secara nasional target kunjungan wisatawan mancanegara pada tahun 2019 mencapai 20 juta wisatawan.

Sedangkan untuk Sumut target wisman ditetapkan 1 juta wisatawan. Syukur Nababan mengatakan FDT bukan hanya sebatas seremoni, namun harus diikuti dengan program-pogram pengembangan wisata Danau Toba yang lainnya. Dia juga mengatakan FDT dapat menjadi sarana untuk membangun mentalitas masyarakat agar siap menyambut tamu asing.

Bupati Taput Nikson Nababan berharap Kecamatan Muara bisa didukung untuk menjadi salah satu pintu gerbang wisata Danau Toba. 

"Muara memiliki view yang sangat indah dan dekat dengan Bandara Silangit," kata Nikson.

Menurutnya wisata Danau Toba perlu dikembangkan di setiap Kabupaten/kota dengan ciri khas masing-masing sehingga tidak terkonsentrasi hanya pada satu lokasi. Bandara Silangit saat ini menjadi didarati Lima pesawat ke Jakarta , Batam dan Medan setiap hari.

Festival Danau Toba 2016 berlangsung mulai Jumat-Senin (9-12/9) diisi dengan berbagai kegiatan berupa atraksi seni budaya dan wisata olah raga  seperti pertunjukan opera/tarian kolosal dan aneka lomba. Lomba yang digelar diantaranya lomba paramotor, lomba lintas Toba, lomba perahu tradisional, lomba renang rakyat, lomba kapal hias, lomba fotografi, pemilihan Ucok dan Butet serta pertunjukan musik artis ibu kota. 

Dilaksanakan juga pameran menampilkan 100 stan wisata dan atraksi karnaval budaya. Festival yang dilaksanakan selama empat hari ini menampilkan kegiatan atraksi seni budaya dan olahraga kerjsaa kementerian paroiwisata, Pemprovsu dan Pemkab Taput. (TAp)
  BeritaTerkait
  • Bank Sumut Mestinya Menjadi Milik Masyarakat Sumut

    7 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) :Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi berharap kedepannya Bank Sumut benar-benar menjadi bank milik masyarakat Sumut. Oleh karena itu masyarakat Sumut harus mencintai apa yang benar benar menjadi milik Sumut.

  • Bahan Dasar Ulos Batak Makin Langka di Bona Pasogit

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak): Ulos Batak, tenunan indah yang dibuat oleh kaum perempuan Batak. Di dalam tenunan dan motifnya, ada nilai-nilai, gagasan, kepercayaan, dan kisah hidup. Serupa tikar kehid

  • Hari Pertama Masuk Sekolah, ASN Diijinkan Antar Anak

    12 bulan lalu

    "Kegiatan ini penting dalam rangka untuk melakukan revolusi mental para pelaku pendidikan, khususnya orang tua untuk terlibat aktif dalam pendidikan putra-putrinya di sekolah," tutur Yuddy.

  • Pemuda Pancasila Turut Suarakan Penuntasan Krisis Listrik di Binjai

    12 bulan lalu

    Sementara itu, salah seorang ibu muda di sekitar lokasi aksi unjuk rasa ini mengungkapkan bahwa rumah yang didemo massa PP itu merupakan kediaman Farid, yang disebut warga pernah bertugas mengabdi pada negara namun warga enggan menyebutkan dimana Farid pe

  • Alamak, Kasihannya Para Pedagang Aksara Ini

    11 bulan lalu

    Bahkan nyaris ricuhh, aksi yang digelar di persimpangan Jalan Aksara dengan Prof HM Yamin, Kamis (28/7/2016) menarik perhatian publik. Mereka menuntut agar pemerintah membangun tempat penampungan sementara di sekitar Pasar Aksara. Mereka menolak direlokas

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet