• Home
  • News
  • Bimtek Kemenpar Pertegas Potensi Besar Djangga Dolok
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 17 Mei 2019 18:47:00

Bimtek Kemenpar Pertegas Potensi Besar Djangga Dolok

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
TOBA SAMOSIR (Pelita Batak):
Beragam potensi Desa Wisata Djangga Dolok, Toba Samosir, pun terpetakan. Paket eksotis lengkapnya berupa alam, budaya, dan manmade. Pesonanya berhasil memikat wisatawan dari 3 benua sekaligus. Mereka kerap hilir mudik menuju desa di Kawasan Danau Toba tersebut.

Desa Wisata Djangga Dolok menjadi konten menarik. Eksplorasi potensinya dilakukan bersama melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Homestay dan Desa Wisata, Jumat (17/5). Lokasinya berada di Huta Lumban Binanga, Desa Djangga Dolok, Lumban Julu, Toba Samosir, Sumatera Utara. Road show Bimtek pertama dihadiri 50 orang. Mereka pemilik homestay dan masyarakat umum yang bergabung.

"Penyelenggaraan Bimtek itu sangat bagus. Ada banyak potensi yang bisa digali bersama. Bimtek juga akan mengubah pola pikir masyarakat. Dengan adanya homestay dan aktivitas pariwisata, otomatis ada inkam tambahan yang didapat masyarakat. Mereka tetap rutin dengan aktivitasnya," ungkap Kepala Dinas Pariwisata Toba Samosir Audi Murphy Sitorus.

Berada di Kawasan Danau Toba, udara Djangga Dolok terasa sejuk. Suhunya sekitar 19 derajat celcius hingga menjelang siang hari. Dulunya destinasi ini memiliki rumah adat dengan usia sekitar 250 tahun. Namun, jejak sejarah hilang karena insiden kebakaran. Kini Ruma Bolon-Op Marhutala Manurung telah direstorasi dan difungsikan sebagai homestay. Kapasitas huninya 20 orang. Harga sewa Rp100 Ribu per night.

Selain homestay, Djangga Dolok memiliki alam eksotis. Hutan lindungnya hijau dan rimbun. Kawasan ini memiliki satwa endemik Burung Rangkong. Ada juga kawanan spesies primata. Djangga Dolok juga mengembangkan ecowisata sungai. Lalu, di sisi lain keidahan Danau Toba sudah menanti. Menggenapi indahnya, budaya terbaik ditebar. Ada Manortor juga Marmucak.



"Kami ucapkan terima kasih atas beragam dukungan yang diberikan Kemenpar. Masyarakat Djangga Dolok sangat membutuhkan bimbingan. Kami memiliki potensi besar. Alam dan budayanya bagus, lalu kulinernya sangat khas," terang Kades Djangga Dolok Rahmat B Manurung.

Memanjakan setiap wisatawan, Djangga Dolok memiliki beragam kuliner khas. Bahan baku utamanya beras, namun diolah menjadi beragam kuliner nikmat. Beberapa diantaranya, Tipa-Tipa. Dengan potensi tersebut, mereka merintis paket wisata 3D2N (3 Day 2 Night). Ada beragam aktivitas yang bisa dijalani wisatawa di sana. Mereka mengikuti keseharian kegiatan masyarakat, seperti memilin rotan dan ijuk.

Aktivitas lainnya, diantaranya bersepeda dan bermain kano. Untuk sepeda, tracknya memanjang hingga wilayah Parapat, Toba Samosir. Permainan kano bisa dilakukan di Danau Toba. Dengan ragam keunikan yang ditawarkan, Djangga Dolok menjadi langganan wisatawan Australia, Belanda, dan Amerika Serikat. Selain Desember 2018, warga Amerika juga hilir mudik di Januari dan April tahun ini.

"Semangat yang ditunjukan masyarakat Djangga Dolok luar biasa. Mereka antusias mengikuti Bimtek, lalu mengaplikasikannya. Keinginan mereka untuk maju bersama sktor pariwisata sangat kuat. Kami pun siap memberikan berbagai dukungan untuk kemajuan di sana," jelas Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenpar Dadang Rizki Ratman.

Menguatkan pengembangan destinasi, dukungan riil Kemenpar juga dialirkan. Ada 10 paket dukungan yang diberikan. Tiap paketya terdiri dari 1 springbed, 2 bantal, dan 2 guling. Bentuk lain berupa 1 sprey, 1 bed cover, juga 1 buku tamu. Dukungan tersebut sudah diserahkan Jumat (17/5). Kemenpar bahkan akan menambah lagi 10 paket dengan komposisi serupa.

"Desa ini memiliki banyak potensi. Sekarang saatnya memunculkan daya tariknya. Masyarakat di sini juga sangat ramah. Fasilitas penunjangnya sangat bagus. Pemberian bantuan ini diharapkan semakin memotivasi mereka. Kalau pariwisata di Djangga Dolok bagus, maka kesejahteraan masyarakatnya ikut naik," kata Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Regional I Kemenpar Lokot Ahmad Enda.

Sukses menginspirasi masyakarat Djangga Dolok, apresiasi diberikan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. Menpar optimistis, pariwisata Djangga Dolok akan tumbuh kompetitif. "Keinginan maju harus diapresiasi. Semua potensi yang ada harus dioptimalkan. Berada di Kawasan Danau Toba, Djangga Dolok akan medapatkan banyak keuntungan," tutup Menpar. (Rel|*)

  BeritaTerkait
  • Kemenpar Bekali Desa Wisata Sekitar Danau Toba dengan Bimtek

    4 bulan lalu

    Jakarta (Pelita Batak):Sejumlah desa di sekitar Danau Toba, akan mendapatkan bekal dari Kementerian Pariwisata. Tepatnya melalui 'Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Homestay dan Desa Wisata&#

  • Great Harvest Festival 2019 Siap Hebohkan Toba Samosir

    2 bulan lalu

    TOBA SAMOSIR (Pelita Batak):Great Harvest Festival 2019 siap membuat heboh Toba Samosir, Sumatera Utara. Ajang ini akan diikuti oleh ratusan diaspora di Eropa dan Australia. Agenda akan digelar pada 1

  • Nikmati The Next Paradise Melalui Pulau Sibandang

    10 bulan lalu

    TAPANULI UTARA (Pelita Batak):Keindahan surga ditawarkan Destinasi Super Prioritas Danau Toba. Eksotisme ini bisa dinikmati di Pulau Sibandang. Destinasi ini memiliki paket wisata yang super lengkap.

  • Yayasan Pencinta Danau Toba Kritisi Kinerja Badan Otorita yang Belum Hasilkan Rencana Induk

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak): Sejak dicanangkan pengembangan Kawasan Danau Toba (KDT) sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan terutama setelah dibentuk Badan Otorita Pengelola Kawasan Pari

  • Ribuan Objek Wisata di Danau Toba, Perlu Diinventarisasi dan Disosialisasikan

    3 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak):  "Setidaknya ada seribu tempat wisata yang bisa kita temukan di Kawasan Danau Toba," demikian pernyataan Mardi F.N. Sinaga (Mantan Ketua Umum Gerakan Cinta Dan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb