• Home
  • News
  • Bicarakan Keberhasilan Penuhi Target PBB, Pemko Medan Rapat di Sibolangit Deliserdang
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 09 Desember 2016 20:10:00

Bicarakan Keberhasilan Penuhi Target PBB, Pemko Medan Rapat di Sibolangit Deliserdang

BAGIKAN:
Ist|PelitaBatak
Kadis Pendapatan Kota Medan, M Husni saat diabadikan di sela-sela rapat yang diselenggarakan di Kabupaten Deliserdang

Sibolangit (Pelita Batak) :
Jumlah penerimaan Pajak Bumi Bangunan (PBB) sampai 6 Desember 2016  sekitar Rp.320.073.904.177. Artinya, masih ada kekurangan sekitar Rp.60.000.000.000 lagi untuk memenuhi target Rp.386.540.861.523 yang telah ditetapkan. Dengan sisa waktu yang  tak sampai sebulan lagi sebelum berakhirnya tahun 2016, diharapkan kekurangan target tersebut dapat dipenuhi. Untuk itu seluruh camat, lurah dan kepala lingkungan diminta untuk membantu menagih PBB dari warganya yang sampai saat ini masih menunggak membayar PBB.

Demikian terungkap dalam Rapat Evaluasi Penerimaan PBB 2016 Bersama Camat dan Lurah yang dipimpin langsung Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi di The Hill Hotel And Resort Jalan Jamin Ginting, Sibolangit, Deli Serdang, Kamis (8/12/2016). Sebagai perpanjangan tangan Pemko Medan yang selalu bersentuhan langsung dengan masyarakat, camat, lurah dan kepling  diyakini mampu mewujudkan target tersebut.

Di awal rapat dimulai, Wali Kota mengungkapkan rasa kecewanya. Sebab, target PBB sampai saat ini masih belum terpenuhi. Apalagi dari 21 kecamatan yang ada, lebih dari separuh yang realisasi penerimaan PBB-nya masih di bawah 70% dari target yang telah ditetapkan. Sebagai mantan camat, Eldin yakin jika camat, mau bekerja keras  dipastikannya bisa mewujudkan target PBB yang telah ditetapkan di wilayahnya masing-masing.

"Saya ini dulunya bekas camat, jadi saya faham betul mengenai masalah PBB ini. Untuk itu dengan siswa waktu yang ada ini, saya minta seluruh camat, terutama penerimaan PBB-nya yang masih rendah agar bekerja lebih keras lagi untuk memenuhi target yang telah ditetapkan! Ingat ini menjadi kriteria penilaian bagi kalian!” tegas Eldin.

Dalam rapat evaluasi tersebut, sejumlah camat menyampaikan alasan terkait masih banyaknya warga mereka yang menunggak PBB. Selain adanya tumpang tindih Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT), juga objek pajak yang luas dan tidak produktif sehingga memberatkan pemilik lahan untuk membayar PBB, serta tidak diketahuinya siapa pemilik lahan sehingga SPPT PBB tidak dapat tertagih.

Namun alasan yang disampaikan sejumlah camat itu tidak dapat diterima Wali Kota. Malah Eldin menuding itu sebagai alasan yang dibuat-buat. “Itu alasan yang dibuat-buat. Saya minta kalian buat laporan secara tertulis, berapa banyak SPPT PBB yang tumpang tindih. Begitu juga berapa banyak lahan yang tidak produktif maupun tidak diketahui siapa pemiliknya. Di luar itu, kalian harus tagih. Saya kasih waktu sampai 23 Desember mendatang. Semua harus selesai!” pungkasnya.

Selain camat,  Wali kota juga menyoroti kinerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dispenda. Eldin menilai kinerja para Kepala UPT masih jauh dari kata memuaskan dalam rangka memaksimalkan penerimaan PBB. Hal itu tidak terlepas dari lemahnya kinerja para Kepala UPT sehingga berimbas dengan belum terpenuhinya target PBB.

Oleh karenya Eldin menegur keras para Kepala UPT dan minta mereka bekerja lebih keras lagi. “Kejar terus masyarakat yang masih menunggak PBB di wilayah tugas masing-masing. Jangan hanya sibuk cari deking untuk mempertahankan jabatannya. Itu tidak perlu, bagi saya yang paling utama bekerja dengan baik dan mampu merealisasikan target yang ditetapkan. Jadi bekerjalah dengan baik, tak perlu cari-cari deking!’ ujarnya dengan nada tinggi.

Sebelum mengakhiri arahannya, Eldin minta agar evaluasi yang dilakukan ini dijadikan sarana untuk menghasilkan formulasi atau standar baku yang akan dilakukan dalam rangka meningkatkan penerimaan PBB. Dengan demikian penerimaan PBB tahun depan akan lebih baik lagi dan mampu merealisasikan target yang dilakukan. Di samping itu melakukan pendataan ulang, sebab Eldin meyakini masih banyak objek pajak yang belum terdata.

Kadispenda Kota Medan, H.M Husni menjelaskan, rapat evaluasi ini dihadiri seluruh camat se-Kota Medan didampingi dengan 2 orang lurah yang memiliki penerimaan tertinggi dan terendah.Selanjutnya para camat dan lurah, baik yang penerimaan PBB tertinggi dan terendah akan mempresentasikan tantangan maupun hambatan yang dialami di wilayah tugasnya masing-masing sehingga diharapkan dapat menghasilkan solusi mengatasinya.

“Jadi inti dari rapat evaluasi ini kita lakukan untuk mempersiapkan metodelogi maupun strategi yang akan dilakukan. Insya Allah kita mampu memenuhi dan mengatasi tantangan dalam memenuhi target penerimaan PBB tahun 2017,” jelas Husni.

Kemudian Husni mengharapkan agar camat, lurah dan kepling untuk terus menerus tanpa bosan dalam memberikan informasi pentingnya pembayaran PBB, termasuk mengajak masyarakat membayar PBB. Husni yakin dengan kedekatan, camat, lurah dan kepling dengan masyarakat selama ini mampu mengajak masyarakat untuk membayar PBB.

Selain rapat, kegiatan ini juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada camat dan lurah yang paling tinggi penerimaan PBB di Kota Medan. Untuk kecamatan, Medan Barat paling tinggi penerimaan PBB dengan presentase sebesar 82,24%, disusul Medan Perjuangan di tempat kedua dengan 81,43% dan Medan Kota menempati peringkat ketiga dengan 80,75 persen.

Sedangkan untuk kelurahan, tertinggi pertama diraih Kelurahan Beringin dengan presentase 98,04%. Lalu diikuti Kelurahan Sukaraja menempati peringakt kedua dengan 96,91 % dan Kelurahan Pandau Hulu I di peringkat ketiga dengan 96,00%. Penilaian ini berdasarkan data yang diperoleh dari 1 Januari sampai 25 Nopember 2016. (TAp)

  BeritaTerkait
  • Hingga September Pemko Medan Terima PBB RP 297,4 Miliar

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Esensi dari evaluasi penerimaan PBB bukan semata untuk melihat prestasi dan keberhasilan tetapi lebih pening lagi untuk melihat berbagai hambatan dan kendala terhadap penerimaan PBB yang dihadapi. Untuk itulah rapat evaluasi ini untu

  • Dispenda Berhasil Kumpulkan Rp.8,2 M, Beri Sepedamotor ke Warga

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Pojok Pajak Pelayanan Pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB) yang digelar Pemko Medan melalui Dinas Pendapatan (Dispenda) Kota Medan dalam rangka untuk meningkatkan hasil pemungutan PBB terbilang cukup

  • Pemko Medan dan Kabupaten Deliserdang Jajaki Kerjasama

    12 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) :Mengingat pertumbuhan penduduk Kota Medan dan dan penduduk Kabupaten Deliserdang kian pesat di tapal perbatasan, maka Pemerintah Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang akan memban

  • Wali Kota Minta OPD Harus Fokus Kerja & Penuhi Target Pendapatan

    8 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi membuka Rapat Kerja Pelaksanaan Program dan Kegiatan Pembangunan Kota Tahun 2018 di Hotel Grand Aston Medan, Rabu (14/2). Selain ingin m

  • Jelang Raker Nasional di Jakarta, DPP N4J Sudah Terbentuk di 23 Provinsi

    satu bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Nusantara untuk Jokowi (N4J) akan menggelar rapat kerja nasional, 20 September 2018 di Jakarta,  Ketua Umum DPP Nusantara untuk Jokowi (N4J) Dr RE Nainggolan MM menggelar rap

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb