• Home
  • News
  • Bangunan di Atas Aliran Sungai Bedera Dirubuhkan
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 15 September 2016 16:47:00

Bangunan di Atas Aliran Sungai Bedera Dirubuhkan

BAGIKAN:

Medan  (Pelita Batak) :
Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan dan Dinas Bina Marga Kota Medan beserta instansi terkait melakukan pembongkaran bangunan dan pengorekan saluran sungai Bedera yang berada dilahan sepanjang lebih kurang 70 M Jalan Asrama Kelurahan Dwikora Medan Helvetia, Kamis (15/9/2016). Bangunan tersebut berada diatas aliran sungai Bedera, sehingga menghambat aliran air sungai dan sering menyebabkan banjir didaerah sekitarnya.

Pembongkaran ini dilakukan untuk menyahuti keluhan masyarakat Medan Helvetia karena ketika hujan deras turun, diwilayah tersebut sering kali terjadi banjir. Sungai mengalami penyempitan dan pendangkalan sehingga tidak mampu menampung debit air kemudian meluap dan menggenangi rumah warga sekitarnya. Hal ini terjadi akibat aliran sungai tertutup bangunan yang berada diatas aliran sungai tersebut dan membuat terhambatnya aliran air sungai.

Untuk membantu kelancaran proses pembongkaran dan pengorekan, Dinas Bina Marga mengerahkan alat berat berupa Eskavator,Beko dan puluhan truk.

Ketika proses pembongkaran dan pengorekan dilakukan, banyak masyarakat sekitar yang ikut menyaksikan. Tampak tidak ada perlawanan oleh masyarakat yang bangunannya dibongkar. Hal ini dikarenakan pihak Pemko Medan jauh sebelum pembongkaran dilakukan telah memberi peringatan sesuai prosedur yang ada dan memberikan ganti rugi kepada masyarakat yang bangunannya dibongkar.

Ir Samporno Pohan MT selaku Kepala Dinas TRTB Kota Medan mengatakan, ganti rugi sudah dibayar kepada pemilik bangunan jauh sebelum pembongkaran ini dilakukan, dan semua peringatan sudah dilakukan sesuai dengan mekanisme yang ada.

“Kita sebelumnya sudah peringatkan mereka untuk bongkar sendiri. Namun saat ini seperti inilah kondisinya, bangunan mereka berada diatas aliran sungai. Awalnya dulu tidak begitu, namun karena sekarang mereka sudah mendirikan bangunan, akhirnya terjadi penyempitan pada aliran sungai. Sehingga Jalan Asrama sampai Bumi Asri sering terjadi banjir, karena terhambatnya aliran air”, jelasnya.

Disampaikannya, Pemko Medan akan mengembalikan kondisi aliran sungai sesuai dengan yang alami dahulunya. “Apapun aliran air ini harus berjalan dengan baik, agar masalah dikawasan ini terselesaikan. Selanjutnya juga ke arah utara sampai batas kota kita akan tetap lakukan normalisasi, pelebaran dan pengorekan”, tegasnya.

Sementara itu salah satu tokoh masyarakat yang menyaksikan pembongkaran tersebut memberikan apresiasinya kepada Pemerintah Kota Medan.

“Tindakan Walikota ini berani, kita angkat jempol. Jika kedepannya bung Eldin berani seperti ini seterusnya, kita yakin Medan akan lestari, namun harus tetap menjaga pri kemanusiaan karena mereka semua rakyat kita juga. Masyarakat yang mendirikan bangunan ini tidak mengetahui aturan, mereka tidak salah”, ungkapnya.

Diharapkannya juga, Pemprovsu, DPR dan Pemko Medan harus dapat saling bersinergi dan bekerjasama agar titik terang dimana kesalahan yang ada bisa didapat dan dicari solusinya.

Tampak juga hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Bina Marga Kota Medan Khairul Syahnan ST MAP, Kabid Pengendalian Pemanfaatan Ruang Dinas TRTB Kota Medan Indra SH MAP, Camat Medan Helvetia Drs Edi Mulia Matondang beserta seluruh lurah dan staff sekecamatan Medan Helvetia, Satpol PP, Dinas Perhubungan Kota Medan, serta pihak kepolisian dan koramil setempat.(TAp)

  BeritaTerkait
  • Eldin Minta Diberi Kesempatan Oleh Warganya

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Saat warga Medan semakin resah dengan kondisi pembangunan di ibu kota provinsi Sumut itu, Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi kini meminta diberikan kesempatan untuk membenahi yang tertinggal. Kini ia sibuk turun memantau pen

  • Ini Instruksi Pengorekan Sungai Berderah Agar Terus Berlanjut

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Pengorekan Sungai Berderah dilanjutkan kembali, Jumat (16/9/22016). Kali ini pengorekan difokuskan di aliran sungai yang melintasi Jalan Gaperta Ujung, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia. Dua alat berat milik Dinas B

  • Alat Berat Diturunkan ke Jalan Dr Mansur

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : <br></br> Dinas Bina Marga Kota Medan melakukan pengerukan  untuk pendalaman dan pelebaran Sungai Selayang  yang membelah Kelurahan PB Selayang  I, Kecamatan Medan Selayang dan Kelurahan Tanjung Rejo, Ke

  • Revitalisasi Sungai Lyu Chuan: Sungai Berusia 100 tahun di Tengah Kota Taichung

    5 bulan lalu

    Penulis: Flemming Panggabean, Diaspora Sumatera Utara-TaiwanSabtu, 11 Februari 2018, Pemerintah Taichung akhirnya meresmikan proyek Green River Waterfront Corridor yang sudah selesai dikerjakan tepat

  • GMKI Wilayah I Sumut-NAD Aksi Solidaritas untuk Korban Banjir Padangsidempuan

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Wilayah I Sumut-NAD menggelar aksi solidaritas untuk membantu korban bencana banjir di Padangsidempuan. Aksi solidaritas dilakuka

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet