• Home
  • News
  • Ada-ada Saja Ulah Sihar, Bikin Heboh Pedagang di Pakam
Kamis, 08 Februari 2018 21:51:00

Ada-ada Saja Ulah Sihar, Bikin Heboh Pedagang di Pakam

BAGIKAN:
ist|Pelitabatak
Lubukpakam (Pelita Batak):
Kedatangan Sihar Sitorus yang merupakan Bakal Calon (Balon) Gubernur Sumut hebohkan pedagang di Pasar Tradisional Deli Mas di Lubukpakam, Deliserdang, kemarin. Lelaki yang mendampingi Djarot Saiful Hidayat untuk bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Utara (Sumut) 2018 tersebut disapa dengan antusias para pedagang.

Tidak hanya itu, pengusaha sukses ini pun menjadi objek rebutan foto bersama pedagang yang melihat kedatangannya.

Sihar menyapa satu per satu warga, mulai dari  pedagang hingga konsumen. Tidak hanya menyapa lewat kata. Canda dan rangkulan pun mewarnai pertemuan itu. Tidak ada batas antara Sihar, pengunjung dan pedagang di pasar.

Di sela sela kunjungannya, para pedagang diajak berbincang-bincang. Para pedagang menyampaikan sejumlah harapan dan keinginan tentang pembangun Sumut ke depan.

"Kita berharap Pak Sihar nanti benahi pasar. Karena kondisi pasar kita itu sangat memprihatinkan," ujar seorang pedagang sayur di kawasan Pasar Deli Mas tersebut.

Dalam pertemuan itu, pedagang dan pengunjung pasar memaparkan bahwa banyak kekurangan di pasar tradisional ini dan berharap ada pembenahan yang serius, sehingga ke depannya keadaan pasar tradisional ini bisa lebih baik.

"Kita percaya Pak Sihar akan membenahi pasar ini setelah dilantik menjadi Wakil Gubernur Sumut nantinya. Karena itu kita paparkan semua yang kita butuhkan," kata pedagang lainnya sambil tersenyum.

Sementara itu, Sihar Sitorus mengatakan bahwa kunjungannya ke Pakam merupakan kunjungan spontan. Namun, khusus untuk pedagang dan pasar tradisional sudah merupakan keharusan baginya untuk didatangi, apabila berkunjung ke setiap kota.

 "Karena pasar tradisional bukan hanya sebagai tempat transaksi jual beli. Tetapi juga tempat membangun kehidupan sosial. Sehingga harus layak dan baik untuk digunakan masyarakat," katanya.

Sihar mengatakan secara filosofis, pasar tradisional itu merupakan ruang publik yang sangat dibutuhkan warga masyarakat. Di pasar tradisional masyarakat bisa saling menyapa dan bertukar pikiran. Serta pasar tradisional juga menjadi tempat untuk membangun silaturahmi yang baik. "Tetapi kalau pasar tradisionalnya tidak layak dan tidak memadai, maka filosofi itu tidak akan teraplikasikan," katanya.

Sihar mengibaratkan pada komputer di era digital saat ini. Jika pasar tradisional adalah hardware, maka software-nya adalah filosofi tersebut. Sehingga ketika filosofi itu berjalan maka sudah diaplikasikan. "Tetapi tidak mungkin software yang besar dapat dioperasikan oleh hardware yang tidak memadai. Demikian juga pasar tradisional, tidak mungkin difungsikan menjadi ruang publik yang baik jika fasilitasnya tidak mendukung," jelasnya.(*)
  BeritaTerkait
  • Bah, Sabar Nababan yang Mengaku tuhan Ternyata Lahir di Kabupaten Dairi

    11 bulan lalu

    Mataram(Pelita Batak): Tingkah dari Sabar Nababan, dosen Fakultas Teknik, Universitas Mataram yang mengaku telah diangkat jadi tuhan, membuat heboh Kota Mataram.   Bahkan untuk membesa

  • Istri Pasangan DJOSS Ngobrol Bareng Pekerja Kreatif di Berastagi

    7 hari lalu

    Karo (Pelita Batak):Tak kalah dengan suami-suami mereka, istri Pasangan Calon (Paslon) Gubernur Sumatera Utara yang dikenal dengan Pasangan DJOSS, yakni Happy Farida (istri Djarot Saiful Hidayat) dan

  • Ini Cara Unik Sihar Sapa Warga di Lubukpakam

    2 minggu lalu

    Lubukpakam (Pelita Batak) :Usai melakukan serangkaian kegiatan di Medan, bakal calon (balon) Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Sihar Sitorus bertolak ke Lubukpakam sebelum terbang ke Jakarta, Rabu

  • Semangat Warga Karo Dukung DJOSS Membara

    satu minggu lalu

    Medan (Pelita Batak):Tiba tiba saja sekumpulan pemuda menghentikan laju mobil Toyota Alphard yang di naiki pasangan Djarot - Sihar untuk berhenti di persimpangan menuju jalan Jenderal Jamin Ginting Me

  • Tim Gabungan Kembali Amankan Jalan Sutomo

    2 tahun lalu

    Para pedagang kaki lima terkejut saat melihat tim gabungan kembali melakukan penertiban di Jalan Sutomo dan sekitarnya, Selasa (10/5) dinihari. Mereka tidak menyangka jika penertiban kembali berlanjut setelah sekitar tiga pekan terhenti. Bagi pedagang y

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet