• Home
  • News
  • 27 Agustus di Open Stage Tuk Tuk Siadong Digelar Samosir Music International Austrian Batak Rock
Kamis, 14 Juli 2016 10:30:00

27 Agustus di Open Stage Tuk Tuk Siadong Digelar Samosir Music International Austrian Batak Rock

BAGIKAN:

Samosir (Pelita Batak)
Austrian Batak Rock, merupakan suatu nama yang diciptakan untuk menggambarkan jenis pagelaran musik konser yang akan diadakan di Tuk Tuk Samosir, pada bulan Agustus ini. Secara tidak langsung penyebutan itu, telah mengesankan bahwa akan mendatangkan  artis/musisi dari Eropa- Austria dan akan membawakan lagu lagu Batak sesuai dengan genre musik Band mereka Tasha Band yaitu Pop Rock  dan juga akan melantunkan lagu lagu karya mereka sendiri. Selain band ini, akan turut juga hadir musisi Austria Hermann Delago, yang mungkin masih fresh di ingatan kita semua, suasana yang menakjubkan  saat  pagelaran musik Orkestra  oleh Hermann  Delago bersama semua musisinya  yang dari Austria, di Medan dan Samosir Agustus 2014 yang lalu.

Tasha Band merupakan salah satu Band pendatang baru di dunia musik Austria/ Eropa.Nama vokalis nya Tasha menjadi nama dari band tersebut.  Tasha Band telah mengeluarkan beberapa album karya cipta sendiri. Dan dengan album mereka yang paling terbaru bernama "A long way " berhasil membawa mereka untuk tour musik di negara negara Eropa dan ikut di festival festival musik besar di Eropa untuk memperkenalkan musik lagu mereka yang mempunyai karakter dan power tersendiri, ditambah dengan vokal berkharisma  yg dimiliki oleh vokalisnya, Tasha. Sehingga dalam setahun agenda konser mereka, selalu banyak.

Di bulan Maret yang lalu, , Tasha Band juga menjadi salah satu kontestan Band di Austria, yang ikut dalam seleksi kompetesi musik bergengsi di Eropa, Eurovisie Song Festival.

Sebagai vokalis, Tasha juga sering diajak kolaborasi oleh band band yg sudah sangat terkenal seperti salah satunya  Serenity. Serenity adalah sebuah band yang membawakan jenis musik rock metal dan sudah sangat dikenal secara internasional.

Keikutsertaan Hermann Delago dalam rencana tour ke Samosir ini juga, akan memberi kepuasan tersendiri bagai semua fansnya yang sudah banyak di Indonesia.Terutama setelah pagelaran konser Orkestranya di Medan dan di Samosir yang sangat memukau pada Agustus 2014 yang lalu. Dan juga saat dia diwawancarai di talkshownya Kick Andy di studio Metro Tv Jakarta, membuat banyak orang sangat mengaguminya, karena disamping sense of humornya yang tinggi, yang kadang suka mencampur campur bahasa, Batak - Indonesia -Inggris, kecintaannya terhadap musik dan budaya Batak sangat jelas dinyatakan dan ditunjukkan lewat aktivitas musiknya selama ini. Dalam setiap konsernya di Austria, beliau selalu membawakan lagu lagu Batak, dengan gubahannya sesuai dengan konsep musik Orkestranya mereka.

Hermann Delago  sudah puluhan tahun berkecimpung didunia musik, setelah menamatkan kuliahnya dari sekolah musik/konservatorium dan telah mengeluarkan beberapa album musik bergenre World Music.Menjadi diregent/arranger sebuah group Orkestra, merupakan pilihan dia setelah lama bergabung dengan group Band, yang mana pada saat itu, band ini sempat memiliki nama besar di blantika musik pop rock Austria.

Kehadiran Tasha Band dan Hermann Delago di Samosir -Danau Toba pada Agustus nanti, merupakan suatu kebanggan tersendiri buat kita semua, dan patut kita beri  appresiasi yang tinggi. Karena disamping  jadwal konser mereka di Austria/Eropa yang sangat padat, namun tetap berusaha untuk bisa mengatur waktunya, dan meng iya kan untuk tour ke Indonesia selama 10 hari, Juga hal yang paling penting adalah, bahwa mereka melakukan ini semua dengan kesukarelaan tanpa mengharapkan imbalan apapun. Hati mereka tergerak untuk melakukan ini karena didasari oleh kecintaan mereka terhadap alam Samosir -Danau Toba serta budayanya , dan juga terhadap musik dan lagu lagu Batak.

Nantinya mereka ini akan berkolaborasi dengan salah satu musisi-  Sing and Song writer dari tanah Batak  Tongam Sirait.
Tongam Sirait merupakan salah satu musisi Batak yang sudah berkolaborasi dengan artis Eropa, dan merelease salah satu lagu ciptaannya '' Mekkel Nam Au " di Eropa  dengan artis Rumania - Voltaj. Cara yang ditempuh Tongam ini merupakan salah satu wujud nyata dari beberapa keinginannya untuk lebih memperkenalkan lagu lagu Batak/Budaya Batak terhadap dunia luar.

Rencana tour inipun bermula disaat Henry Manik, seorang warga Garoga  Samosir yang sudah bermukim di Belanda, menginisiasi ide ini. Cara cara pendekatan baik ke artis yang dia libatkan dan juga terhadap pemerintah Samosir terutama, pun dilakukan.
Keinginan untuk terus mencoba berbuat sesuatu yang nyata  terhadap kampung halamannya, menjadi motivasi utamanya sejak dari dulu, disamping dukungan dukungan positip yang dia dapatkan dari orang orang sekelilingnya. Sedikit bicara - banyak kerja, merupakan suatu kesan yang bisa terlihat dari kepribadiannya, yang tergolong pendiam.

Henry Manik yang hidup di Belanda dan menjadi seorang karyawan yang  full time disalah satu perusahaan Belanda, selalu memanfaatkan waktu luangnya untuk melakukan hal hal yang berkaitan dengan kampung halamannya. Kecintaanya terhadap kampung halaman selalu dia tunjukkan lewat aktivitas nyata.

Kesuksesan konser Hermann Delago bersama Orkestranya di tahun 2014 merupakan, salah satu bukti, keuletan, kedisiplinan dan cara cara pendekatan yang  baik dan terbuka  yang dia miliki terhadap semua orang yang terlibat di pagelaran saat itu. Dan juga kesukarelaan dalam berbuat merupakan modal utamanya yang  terpenting

Dalam rencana Agutus tahun ini, Henry Manik juga akan berusaha untuk melakukan hal yang sama seperti 2014. Mencari dukungan keberbagai pihak, untuk bisa mensukseskan acara ini. Disamping dukungan yang telah didapatkan dari dinas parsenibud Samosir, dia masih mengharapakan adanya dukungan dukungan dari pihak lain,baik dari propinsi, pusat dan juga swasta.

Atas dukungan dari dinas Parsenibud Samosir, rencana pagelaran inipun  menjadi salah satu bagian dari rangkaian event Horas Samosir Fiesta -Samosir Music International 2016.

Pagelaran ini direncanakan akan diadakan di Open Stage Tuk Tuk Siadong pada Sabtu malam 27 Agusutus 2016. Dengan adanya kegiatan ini, diharapakan akan bisa menjadi stimulasi menambah tingkat kunjungan wisata ke Samosir - Danau Toba. Karena disamping bisa menikmati keindahan alam Samosir dan Danaunya, para pengunjung akan disuguhkan sebuah konser gratis. (Tap)
 

  BeritaTerkait
  • Majukan Pariwisata Danau Toba, Samosir Hadirkan Konser Musik Internasional

    4 bulan lalu

    Samosir (Pelita Batak) :Duet artis asal Austria Hermann Delago dan Nadine Beiler membawakan lagu Batak dalam even Samosir Music International yang digelar di Open Air Stage Tuk Tuk Siadong, Sabtu (12/

  • Tobatak Festival Kembali akan Digelar di Open Stage Tuk Tuk Siadong

    6 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) :Tobatak Festival adalah sebuah pagelaran konser musik yang melibatakan beberapa artis baik  dari Eropa maupun daerah dan akan mengutamakan musik/lagu Batak.  Pagelaran

  • Tobatak Festival di Samosir Tampilkan Musisi Eropa Mainkan Lagu-lagu Batak

    4 bulan lalu

    Siantar(Pelita Batak): Pagelaran Musik Internasional bertajuk Tobatak Festival di Samosir dipastikan akan berlangsung pada Sabtu 12 Agustus 201. Dalam even ini akan lebih ditonjolkan penampilan lagu-l

  • Hore...Gondang Naposo, Ajang Cari Jodoh, akan Digelar 29-30 April 2017 di Samosir, Danau Toba

    8 bulan lalu

    Samosir(Pelita Batak): Festival Budaya Batak "Gondang Naposo" 2017 digelar di Samosir, Danau Toba, untuk mempromosikan dan mengembangkan sektor wisata di daerah ini. Ritual ajang mencari

  • Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba "Indonesia Kerja Nyata" Digelar 20-21 Agustus di Balige dan Parapat

    tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba dalam rangka perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-71 "Indonesia Kerja Nyata" akan berlangsung di Balige (Tobasa) dan Parapat (Sima

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Pelita Batak Online