• Home
  • News
  • 14 Tersangka Kerusuhan Taput Ditahan Polda
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 20 Juli 2018 16:23:00

14 Tersangka Kerusuhan Taput Ditahan Polda

BAGIKAN:
Medan (Pelita Batak):
Kepolisian secara resmi telah resmi menetapkan sebanyak 14 orang tersangka atas kerusuhan yang terjadi di kantor Panwasli Tapanuli Utara (Taput) yang terjadi pada, Senin (17/7) lalu.

Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan saat ini ke 14 orang tersangka tersebut telah ditahan di Mapolda Sumut.

"Dari sebelumnya 17 orang yang diamankan, saat ini telah di tetapkan sebanyak 14 orang jadi tersangka. Mereka kini telah ditahan di Polda," ungkapnya kepada awak media, Jumat (20/7).

MP Nainggolan memaparkan dari ke 14 tersangka tersebut, masing - masing bernama Viktor Gultom (28) warga Desa Lumban Holbung Kecamatan Pahae Jae, Biliher Hutabarat (60) warga Desa Hapoltahan Kecamatan Tarutung, Teddy Simanungkalit (46) warga Desa Simanungkalit Kecamatan Sipoholon, dan Samuel Sipahutar (22) warga Desa Silangkitang, Sipoholon.

Lalu Christian Ritonga (18) warga Desa Simorangkir Habinsaran Kecamatan Siatas Barita, Timbul Hutabarat (57) warga Desa Lumban Siagian Kecamatan Siatas Barita, Tolkas Hutahuruk (42) warga Desa Siraja oloan Kecamatan Tarutung, Diego Maradona Simorangkir (19) warga Desa Enda Portibi Kecamatan Siatas Barita, Thompson Hutabarat (52) warga Partali Julu dan Lamhot Purba (47) warga Kecamatan Pagarang.

Kemudian Parlaungan Hutabarat (58) warga Hutaborat Kecamatan Tarutung, Rudi Tulus Panggabean (46) warga Desa Lumban Siagian Julu Kecamatan Siatas Barita, Joel Parningotan Harahap (19) warga Kecamatan Hutagalung, serta Bangkit Tambunan (31) warga Dusun Bonan Dolok Desa Selamat Kecamatan Purbatua, Taput.

"Jadi ada 3 orang yang dipulangkan karena tidak terbukti bersalah. Ketiganya yakni, Supriadi Hutabarat, Robet Hutabarat, dan Josua Matondang," jelasnya.

Saat ini, lanjut MP Nainggolan ke 14 tersangka sedang dilakukan pemeriksaan, guna dilakukan penanganan lebih lanjut.

Seperti yang diketahui, aksi unjukrasa yang berujung bentrokan pasca Pilkada Taput pada tanggal 27 Juni 2018, Kepolisian berhasil mengamankan sebanyak 17 orang yang dituding sebagai provokator.

Kapolres Taput AKBP Horas M Silaen mengatakan untuk mencegah serangan massa ke Polres Taput, 17 orang tersebut selanjutnya diamankan ke Polres Tobasa.

Horas menerangkan unjukrasa yang berujung bentrokan ini terjadi lantaran adanya pesan di Media Sosial (Medsos) yang menyebut Pemenangan salah satu Paslon pada pemilihan bupati (Pilbub) Taput.

Sehingga salah satu pendukung Paslon, melakukan unjukrasa meminta kejujuran dan keadilan. Dalam tuntutan mereka, seharusnya Bawaslu Provinsi yang mengumumkan hasil gugatan pilkada bukannya dari Facebook. "Inilah kemudian yang menjadi kemarahan pendukung Paslon," katanya.

Setidaknya kata dia, massa mulai melakukan unjukrasa pada Kamis, Jumat, Sabtu dan puncaknya terjadi pada Senin kemarin. Pada hari puncaknya itu, jelasnya, massa yang berunjukrasa terjadi pada 3 titik tertentu.

"Pada puncaknya itu ada titik unjukrasa yang terjadi. Yang paling parah terjadi di Jalan Balige dimana massa melakukan pelemparan ke kantor panwasli dan melempari aparat," terangnya.

Dari bentrokan itu, sambungnya, selain Pengunjuk Rasa sejumlah aparat keamanan juga mengalami luka - luka.

"Pada saat itu, kami dari kepolisian adalah bagaimana mengamankan situasi agar kembali kondusif," pungkasnya.(Aries)
  BeritaTerkait
  • Pelaku Pengrusakan Kotak Surat Suara di Kantor Camat Siborong - borong Ditangkap Tim Ditreskrimum Polda Sumut

    3 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Timtreskrimum Polda Sumut berhasil membekuk dua orang dari ketiga terduga pelaku pengerusakan Kotak Surat Suara Pilkada Taput dan Pilgubsu, Senin (2/7) sekira pukul 21.00 Wib.Info

  • Tersangka Kerusuhan Tanjungbalai Terus Bertambah

    2 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Polisi telah menetapkan 19 tersangka terkait kasus keributan yang terjadi di Tanjungbalai, Sumatera Utara. Dari jumlah tersebut, ada yang jadi tersangka perusakan dan ada ya

  • Provokator Kerusuhan Tanjungbalai di Media Sosial Ditangkap Polisi

    2 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak):"Memang lidah tak bertulang. Tapi, jari bertulang." Jadi, jangan gampang menulis status di facebook, twitter atau media sosial lainnya. Jika sembarangan, akan berna

  • KKP Antisipasi Modus 'Ganti Baju'

    2 tahun lalu

    Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali mengantisipasi modus baru kejahatan perikanan yang belum lama ini terjadi. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, saat ini seluruh pelabuhan di Indonesia akan ditelusuri atas kegiatan -

  • Ssst....Puluhan Penipuan di Jakarta Ternyata Dikendalikan dari Siantar

    2 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Polisi menangkap tersangka anggota komplotan penipuan dengan modus berpura-pura sebagai anggota polisi dari Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya. Penangkapan tidak dilakukan d

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb