• Home
  • News
  • RPJMD Membuat Pembangunan Fokus dan Terukur
Selasa, 15 Agustus 2017 22:16:00

Prof. Dr. Monang Sitorus, M.Si:

RPJMD Membuat Pembangunan Fokus dan Terukur

BAGIKAN:
ist|PelitaBatak
Bupati Tapteng Bakhtiar Akhmad Sibarani didampingi oleh Ketua DPRD Tapteng memberikan cendramata kepada Ketusa LPPM Prof. Dr. Monang Sitorus, M.Si saat menjadi narasumber pendampingan Penyusunan RPJMD Tapteng 2017-2022
Medan (Pelita Batak) :
Dengan adanya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) maka pembangunan daerah itu bisa fokus dan terukur, karena apa yang telah tertuang dalam RPJMD akan jadi acuan dalam bekerja selama lima tahun.

Hal itu dikatakan oleh Ketua LPPM Universitas HKBP Nommensen (LPPM UHN) sekaligus Guru Besar Ilmu Administrasi Bisnis FISIP UHN Prof. Dr. Monang Sitorus, M.Si pada saat menjadi salah satu narasumber pendampingan penyusunan RPJMD Tapteng 2017-2022 di kantor Bupati Tapteng, Senin, (14/08/2017). 

Prof. Dr. Monang Sitorus menegaskan RPJMD adalah dokumen perencanaan Daerah untuk periode 5 (lima) tahun. RPJMD merupakan penjabaran dari visi, misi, dan program kepala daerah yang memuat tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, pembangunan Daerah dan keuangan Daerah, serta program Perangkat Daerah dan lintas Perangkat Daerah yang disertai dengan kerangka pendanaan bersifat indikatif untuk jangka waktu 5 (lima) tahun yang disusun dengan berpedoman pada RPJPD dan RPJMN.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) merupakan satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional jangka menengah. RPJMD adalah dokumen yang dijadikan pedoman atau acuan penyusunan dokumen perencanaan lainnya karena memuat visi, misi, arah kebijakan, dan prioritas pembangunan daerah, serta tahapan pelaksanaannya selama 5 (lima) tahun. Untuk itu, komitmen Kepala Daerah, DPRD, dan semua aparatur sangat dibutuhkan agar apa yang jadi tujuan pembangunan bisa berjalan dengan baik.

Satu hal lagi ditegaskan oleh Prof. Dr. Monang Sitorus untuk menyukseskan RPJMD ada kalanya semua aparat pemerintahan harus paham apa itu isi RPJMD, dengan demikian bisa diekseskusi dengan baik sesuai dengan tugas pokok masing-masing pegawai di perangkat daerah. Untuk itu, perlu sosialisasi secara menyeluruh dimana masyarakat juga perlu tahu apa itu isu RPJMD. Saat ini sudah ada UU Informasi Keterbukaan Publik, jadi tidak ada lagi yang perlu ditutupi. Dengan pahamnya masyarakat mengenai RPJMD ini, maka masyarakat juga akan mendukung pembangunan daerah.

Prof. Dr. Monang Sitorus juga sangat optimis bahwa Pembangunan Daerah lima tahun sebagaimana yang tertuang dalam RPJMD ini bisa berjalan dengan baik jika semua komponen seperti aparat, DPRD dan masyarakat saling membahu dan saling mendukung, tegas Prof. Monang lagi.

Sementara Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani dan Ketua DPRD Tapteng Syahrun Pasaribu mengucapkan terima kasih kepada Prof. Dr. Monang Sitorus, M.Si dan juga LPPM UHN yang telah banyak memberikan masukan kepada Pemkab Tapteng sehingga RPJMD ini bisa disusun dengan baik.

"Apa yang tertulis dalam RPJMD ini semoga bisa berhasil dengan baik dan kami sangat mengharapkan masukan dari UHN untuk keberhasilan pembangunan Tapteng kedepan," tegas Bupati lagi sangat optimis. (TAp|rel)
  BeritaTerkait
  • DPRD Setujui Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2015 Humbahas

    11 bulan lalu

    Doloksanggul(Pelita Batak): Rapat Paripurna DPRD Humbahas yang dipimpin Ketua DPRD Manaek Hutasoit, bersama Wakil Ketua DPRD Togu P Purba, dan Wakil Ketua DPRS Marsono Simamora  menyetujui Ran

  • Rizal Ramli : "Bunuh Diri Saja Kalau Otorita Danau Toba Ngak Jadi"

    tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): "Bunuh diri saja kalau sampai Otorita Danau Toba ngga jadi,". Kalimat ini menjadi closing statement  Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya DR. Rizal R

  • Aksi Begal Masih Meresahkan Warga Medan

    tahun lalu

    Pemko Medan diminta untuk ikut serta dalam memberantas begal yang kini keberadaannya sangat meresahkan masyarakat. Salah satunya dengan menurunkan petugas Satpol PP dan Dinas Perhubungan untuk menertibkan para pedagang sparepart bodong yang menggelar lapa

  • Isu Tidak Sedap, Sejumlah Anggota akan Nyatakan Mosi Tidak Percaya Kepada Ketua DPRD Taput

    tahun lalu

    Tarutung (Pelita Batak) :Sejumlah anggota DPRD Tapanuli Utara membuat mosi tidak percaya kepada Ketua DPRD Taput Ottoniyer MP Simanjutak. Seperti informasi yang dihimpun Pelita Batak, hanya ditenggarai ketidak hadiran Ottoniyer pada rapat paripurna saat s

  • Eks TPA Namo Bintang Jadi Taman Agrowisata Pertama

    tahun lalu

    Keinginan Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin untuk menyulap eks TPA Namo Bintang menjadi Taman Agrowisata tidak main-main.  Sebagai bukti  keseriusan, Wali Kota  bersama Wakil Wali Kota, Ir Akhyar Nasution MSi bersama unsur Forum Koordin

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Pelita Batak Online