• Home
  • News
  • Gubernur Sumut: Ini Musuh Besar Kita !
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 11 Agustus 2016 15:45:00

Peringatan HANI 2016 Di Lapangan Merdeka Medan

Gubernur Sumut: Ini Musuh Besar Kita !

BAGIKAN:
Pelepasan balon peringatan HANI di Sumut oleh Gubernur Sumut dan segenap undangan

Medan (Pelita Batak) :
Gubsu HT Erry Nuradi mengatakan narkoba musuh besar bangsa maupun agama. Untuk itu kita wajib menghindari penyalahgunaan narkoba. Seluruh elemen masyarakat harus mengkampanyekan gerakan anti narkoba, baik di sekolah, kampus, masjid, gereja, lembaga, institusi lainnya baik itu di setiap pertemuan formal maupun informal.

"Peredaran serta penggunaan narkoba semakin meningkat dan memprihatinkan. Kita tidak ingin generasi muda hancur yang akhirnya menghancurkan bangsa. Pengedar narkoba harus dibuat hukuman maksimal agar jera," sebut Erry pada puncak peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) Sumatera Utara 2016 di Lapangan Merdeka Medan, Rabu (10/8/2016).

Hadir anggota DPR RI Ruhut Sitompul, Junimart Girsang dan Hasrul Azwar, Kapoldasu Irjen Pol Raden Budi Winarso, jajaran Kodam I/BB, Kosek Hanudnas, Lantamal I Belawan, Kajatisu, Kabinda Sumut, anggota DPD RI Parlindungan Purba, Walikota Medan Dzulmi Eldin, Bupati Nias, para Rektor Universitas Negeri/ Swasta, Para Ketua/ Anggota Organisasi Masyarakat dan Para Pimpinan BUMN/ BUMD, OKP, Ormas serta elemen masyarakat lainnya.

Membacakan pidato tertulis Presiden Joko Widodo, Gubsu HT Erry Nuradi mengatakan jumlah pengguna narkoba terus meningkat, tahun 2015 saja diperkirakan angka penggunaan narkoba mencapai 5,1 juta orang. Kepala BNN menyampaikan bahwa setiap hari 40 sampai 50 orang generasi muda kita mati karena narkoba. Kerugian materil diperkirakan kurang lebih Rp 63 Triliun menyangkut kerugian akibat belanja narkoba dan kerugian akibat biaya pengobatan serta kerugian akibat barang-barang yang dicuri bahkan kerugian akibat biaya rehabilitas dan biaya-biaya lainnya.

Lebih mengkhawatirkan lagi kejahatan luar biasa ini sudah merengkuh berbagai lapisan masyarakat, menurut informasi bahwa di Tingkat Taman Kanak-kanak (TK) dan Tingkat Sekolah Dasar (SD) sudah ada yang terkena narkoba serta tidak hanya di desa di kampung serta di kota bahkan orang dewasa, remaja  serta anak sudah terkena narkoba, hal tersebut diperparah lagi dengan adanya aparat dan pejabat yang juga terlibat narkoba.

Pengedar narkoba terus bergerak dan menemukan cara-cara baru untuk mengelabui kita, mereka sudah mulai memanfaatkan orang-orang yang tidak dicurigai seperti anak-anak dan wanita dimanfaatkan untuk menjadi kurir narkoba dan adanya modus baru dalam penyeludupan narkoba ke dalam mainan anak dalam kaki palsu dan lainnya, semua itu harus dihentikan dan harus dilawan tidak bias dibiarkan lagi, kita tegaskan perang melawan narkoba di Indonesia.

Untuk itu kepada semua di Kementerian, Lembaga Aparat-aparat Hukum terutama di Polri, seluruh Kapolda, Polres, Polsek agar mengejar mereka, tangkap mereka, hajar mereka, hantam mereka kalau UU memperbolehkan DOR mereka.

Sebelumnya Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara Brigjen Pol Andi Loedianto mengatakan pengaruh narkoba telah mengancam bangsa dan negara yang hanya dapat menahan tetapi tidak korban sadar akan pengaruh narkoba, oleh karena itu sesuai dengan tema Hari Anti Narkoba Internasional yaitu mendengarkan suara hati anak-anak dan generasi muda merupakan langkah awal untuk membantu mereka tumbuh sehat dan aman dari penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, anak-anak dan generasi muda merupakan tumpuan harapan bangsa oleh karena itu diharapkan dapat menggerakkan dan mendorong komponen bangsa sekaligus membangun solidaritas dalam mencegah penyalahgunaan narkoba yang masih ancaman manusia secara global.

Menurut Andi, permasalahan yang dihadapi BNN mulai dari pusat sampai daerah adalah tentang Sumber Daya Manusia (SDM) dan anggaran serta sarana dan prasarana, namun keterbatasan tersebut telah dilakukan semaksimal demi untuk memerangi narkoba.(TAp)

  BeritaTerkait
  • Bersama Pujakesuma, Gubernur Ajak Semua Bergandeng Tangan

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi membuka secara resmi Musyawarah Besar (Mubes) Pujakesuma IV di Hotel Polonia Medan, Sabtu (29/10/2016). Pembukaan ditandai p

  • Erry: Jaga Pancasila, Hindari Perpecahan

    3 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Ir HT Erry Nuradi MSi mengajak seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Sumatera Utara (Sumut) untuk menjadikan Hari Lahir Pancasila sebagai mom

  • Mentan Optimis Sumut Kembali Lima Besar Produksi Padi

    2 tahun lalu

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk mengejar target produksi pertanian padi, jagung dan kedelai (Pajale) di tahun 2016. Dengan demikian, Sumut dapat kembali menempati urutan lima besar nasional sebagai

  • Wagub Nurhajizah Marpaung: Remaja Harus Jadi Pelopor Gerakan Memakmurkan Masjid

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Wakil Gubernur Sumut Brigjen TNI Purn Dr Nurhajizah Marpaung SH MH mengharapkan para pemuda dan remaja menjadi pelopor menggerakan masyarakat ke Masjid. Hal ini dikatakan Wagub

  • RE Nainggolan: Harus Satukan Sikap dan Tekad Agar UNESCO Akui Ulos

    2 tahun lalu

    Tokoh masyarakat Dr RE Nainggolan,MM mengajak seluruh elemen masyarakat menyatukan sikap dan tekad untuk mengajukan ulos sebagai warisan budaya dunia ke UNESCO. Rencana dan pekerjaan yang mulia, jika masih ada orang maupun kelompok yang mau memperjuangkan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet