• Home
  • News
  • 'Aroma Toba Coffee' Tembus Pasar Korea Selatan
KSP Makmur Mandiri
Rabu, 24 Agustus 2016 15:27:00

'Aroma Toba Coffee' Tembus Pasar Korea Selatan

BAGIKAN:
TAp
Ujiana Sianturi (duduk kiri) berfoto bersama rekan-rekannya dan Aroma Toba Coffee.
Pelita Batak :

Akhir-akhir ini, masyarakat seolah demam kopi. Khususnya di pusat kota, usaha kuliner yang menyajikan khusus kopi semakin menjamur. Tidak heran, slogan kopi terbaik masih disandang kopi hasil bumi Sumatera Utara khususnya tepian Danau Toba. Buktinya, sejak 2013 Korea Selatan menjalin kerjasama dengan CV Alpha Gemilang untuk menyediakan 7500 ton kopi asal Sumatera Utara, 'Aroma Toba Coffee'.

Seperti disampaiakan Ujiana Sianturi, Direktur CV Alpha Gemilang, Rabu (24/8/2016), hingga saat ini dari permintaan kerjasama yang penandatanganannya di kantor Kedutaan RI di Korsel sudah mengekspor hingga 750 ton. "Ini masih terus berlanjut, kita tetap berupaya memenuhi permintaan di Korsel. Tapi kalaupun tidak sampai dengan jumlah 7500 ton, tidak masalah yang harus kita utamakan adalah kualitas," katanya.

Hingga saat ini, ia hanya menampung kopi jenis arabika. Karena jenis kopi ini yang isukai oleh partner kerjasama di Korsel. Varian kopi arabika yang dikembangkannya yaitu, Gayo aceh, luwak coffee, wine coffee, lintong Coffee, Mandailing Coffee, Blend Coffee, Sidikalang Coffee. Sedangkan pola pengolahannya yaitu dengan Roasting, pour, dan green bean.

Ujiana mengatakan, aroma kopi yang dikelolanya akan membawa yang mengonsumsinya merasakan aroma 'sorga' penikmat kopi. Untuk itu, ia menyebut kopinya dengan "Aroma of Heaven".

Di sisi lain, dalam menjalankan bisnis kopi, Ujiana mengutamakan produk asli kawasan Danau Toba. Dan ia selalu menjemput langsung ke petani. " Kita harus pikirkan juga nasib para petani kita, itu harapan saya agar mereka juga sejahtera," ujarnya.

Ia juga menceritakan respon penikmat kopi di Korsel saat disuguhkan sampel. "Mereka langsung pesan dengan jumlah yang tidak sedikit," katanya sembari mengucapkan terimakasih kepada Aksamil Khair selaku Atase Perdagangan Korsel, yang juga didukung ITPC di Busan, Indra.

Ujiana akan berangkat ke Denhag Belanda 31 Agustus 2016 untuk mempromosikan kopi asal Sumut. Karena saat ini, Aroma Toba Coffee sudah diekspor ke Jepang dan Guangjou Cina. "Kita sudah bisa mengirim kopi ke Asia, Afrika dan Eropa," tutupnya.(TAp)
  BeritaTerkait
  • Eksportir Korsel : Mutu Kopi Sipirok Sudah Tidak Diragukan

    2 tahun lalu

    Sipirok (Pelita Batak) : Kopi dari Sipirok kini dilirik eksportir asal Korea Selatan. Kemarin, mereka menyambangi Angkola Kopi Sipirok (AKS) Coffee walau yang berada di Sipirok maupun cabang AKS Sidimpuan.

  • Warga Jalan Rakyat & Jalan Pelita Minta Wali Kota segera Tertibkan PKL

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Warga Jalan Rakyat dan Jalan Pelita, Kelurahan Sidodame Timur, Kecamatan Medan Perjuangan mengaku sangat resah atas keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di pinggir jalan. Selain menyebabkan penyempitan ruas jalan sehi

  • Ekonomi Kreatif Membutuhkan Dukungan Lebih dari Pemerintah

    2 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Terdapat sebuah dorongan baru untuk pemerintah mendorong lingkungan ekonomi kreatif di Indonesia. Bapak Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mengerti penting

  • 15 Menit KIDUNG NATAL 2017 di Siborongborong Kembali Digelar, Jalan Ditutup dan Listrik Dipadamkan

    9 bulan lalu

    Siborongborong(Pelita Batak): "Pada saat Natal, Senin 25 Desember 2017 malam, di Siborongborong bakal kembali meriah dan khidmat merayakan Kelahiran Yesus Kristus dengan mengumandangkan 15 Menit Kidun

  • Museum HKBP: Terobosan Pendidikan dan Pariwisata

    3 bulan lalu

    Tarutung(Pelita Batak): Seminarium Sipoholon Kab. Tapanuli Utara, 4 Juli 2018, HKBP mengadakan Peletakan Batu Pertama Museum HKBP di Seminarium Sipoholon.  Pembangunan Museum ini sangat pent

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb