• Home
  • Humbahas
  • SMA N 1 Doloksanggul Masih Kekurangan Tenaga Pengajar. Ini Kata Kepsek
KSP Makmur Mandiri
Rabu, 03 Oktober 2018 22:40:00

SMA N 1 Doloksanggul Masih Kekurangan Tenaga Pengajar. Ini Kata Kepsek

BAGIKAN:
Abed Ritonga
Acara temu pers
Doloksanggul (Pelita Batak): Dihadiri berbagai media Surat Kabar, Online dan Elektronik yang bertugas di wilayah Humbanghasundutan  SMA 1 Doloksanggul disampaikan sejumlah program jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang yang akan di capai sekolah tersebut oleh  Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 1 Doloksanggul, Drs Jonny U Simanjuntak.

Temu ramah tamah tersebut baru pertama kali digelar atau baru kali ini digagas di sekolah SMA yang ada di Humbanghasundutan. 

Dalam acara ini, selain berbagai program yang disampaikan oleh kepala sekolah kepada awak media. Pihaknya juga berharap berbagai masukan dari kalangan pers khususnya dalam memajukan pendidikan khususnya di sekolah negeri tersebut. 

Jonny dalam kesempatan itu juga menyampaikan pihaknya siap menerima segala bentuk kritikan demi pengembangan kultur sekolah memajukan pendidikan di sekolah tersebut saat menjamu wartawan dari sejumlah media cetak maupun online pada acara coffe morning, Rabu 3 Oktober 2018 pagi, di salah satu ruang praktek belajar siswa/i SMA N 1 Doloksanggul.

"Kehadiran Bapak/Ibu sekalian sangat penting bagi kami. Kami percaya segala bentuk kritikan yang disampaikan rekan-rekan media maupun dari pihak luar, itu semua demi kemajuan sekolah yang kita banggakan ini. Untuk itu kami siap dikritik bila perlu dilakukan," sebut Jonny.

 Di kesempatan yang sama, Jonny juga menyinggung tentang kurangnya tenaga pendidik(guru) saat ini di sekolah dimaksud.

"Saat ini tenaga guru kita sebenarnya belum cukup. Termasuk guru bidang studi tapi Matematika, Sejarah, dan Senibudaya. Tetapi hal ini sudah kami sampaikan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, semoga cepat nantinya di respons guna dalam melengkapi guru disekolah ini. Karena informasi yang kami dapatkan kalau untuk formasi CPNS tahun ini hanya satu orang guru yang ada nantinya, yaitu guru Bahasa Indonesia," paparnya.

Didampingi para Wakasek (Wakil Kepala Sekolah) dan tenaga pengajar lainnya, Jonnny menyebut kegiatan coffe morning kali itu adalah pertama kalinya dilakukan SMA N 1 Doloksanggul, sebagai terobosan mengingat pentingnya peran pers dalam menguatkan pendidikan serta memajukan kebudayaan di sekolah yang kini dipimpinnya melalui segala bentuk publikasi kegiatan sekolah hingga prestasi yang diraih siswa/i berikut program jangka pendek dan jangka panjang.

"Kita menginginkan kerjasama bersinergi dengan media sesuai keterbukaan informasi publik. Apa visi misi SMA N 1 Doloksanggul sekarang untuk kami laksanakan, kita percaya rekan wartawan akan berperan sesuai tupoksinya," katanya.

Di kesempatan itu. cffe morning yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab terkait banyaknya para Kepsek maupun guru-guru yang selama ini alergi dengan kehadiran wartawan saat melakukan liputan ke sekolah, diharapkan Jonny kedepan agar bisa menjalin hubungan baik dengan wartawan, terutama sebagai pemberi informasi yang positif mengenai seputar dunia pendidikan.

"Para Kepala Sekolah atau Guru seharusnya jangan alergi kepada wartawan. Jika ada yang ingin dikonfirmasikan, coba diterima sambil diberi senyuman, jangan menghindar atau malah bersembunyi. Informasi itu sangat penting dan sudah menjadi kebutuhan saat ini," ujar Jonny.

Dikatakannya, selama menjabat menjadi Kepsek di beberapa SMA lainnya, dirinya sangat senang jika kedatangan rekan-rekan media, karena selama ini bermitra dengan baik. "Sudah beberapa sekolah pernah saya pimpin, saya selalu bermitra dengan wartawan. Selama komunikasi yang baik terus dijalin, justru akan menguntungkan sekolah itu sendiri," paparnya.

Jonny pun menegaskan, kerjasama yang harmonis antar lembaga pendidikan dengan para jurnalis akan memberikan dampak positif, minimal bagi sekolah tersebut. "Ya, pokoknya Kepala Sekolah atau Guru harus bisa bersinergi dengan wartawan, apalagi wartawan itu membawa dampak positif bagi sekolah. Sekalipun kritikan itu pedas, kita harus siap terima," pungkasnya.(Tim)
  BeritaTerkait
  • Natal Nasional di Humbahas, 1.000 Sertifikat Tanah Diberikan Kepada Warga di Sumut

    2 tahun lalu

    Doloksanggul (Pelita Batak) :Menteri Koordinator Kemaritiman RI Jend TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan didampingi Gubsu HT Erry Nuradi menyerahkan seribu sertifikat tanah

  • Perayaan Natal Nasional di Humbahas Berlangsung Khidmat

    2 tahun lalu

    Doloksanggul (Pelita Batak) :Puncak perayaan natal nasional 2016 yang dilaksanakan Komplek Kantor Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Bukit Inspirasi, Dolok Sanggul, Senin (26/12/2016) berlangsung khidmat.

  • Luhut: Jangan Uji Nasionalisme Saya!

    7 bulan lalu

    Jakarta (Pelita Batak) :Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan saat ini Indonesia masih kekurangan tenaga kerja yang memiliki skill khusus di beberapa sektor. Oleh se

  • Teologi dan Bahasa Figuratif: "Pendeta Representasi Figur Kristus"? (Bagian Ketujuh)

    tahun lalu

    Oleh: Pdt. Dr.  J.R. HutaurukIV. Apa Artinya "Pendeta Representasi Figur Kristus"?1. Kemajemukan Jabatan:  Pendeta pada Urutan KeempatJabatan gerejawi di HKBP adalah beragam, bukan manunggal

  • Ephorus Hadiri Wisuda: STT HKBP Pematangsiantar Adalah Anak Emas

    satu bulan lalu

    Pematangsiantar(Pelita Batak): Ompu i Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing menghadiri dan memberikan bimbingan pastoral di acara Wisuda STT HKBP Pematangsiantar,  Jumat 7 September 2018.&nbs

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb