• Home
  • Budaya
  • Warga Maluku di Sumut Jamu Peserta Kongres Masyarakat Adat Nusantara V
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 21 Maret 2017 07:28:00

Warga Maluku di Sumut Jamu Peserta Kongres Masyarakat Adat Nusantara V

BAGIKAN:
TAp|PelitaBatak
Tokoh Masyarakat Dr RE Nainggolan MM saat memberikan sambutan

Medan (Pelita Batak) :
Warga Sumut yang berasal (perantau) dari Maluku menjamu peserta Kongres Masyarakat Adat Nusantara ke-V asal Maluku di Medan Club, Senin (20/3/2017). Warga Maluku yang ada di Sumatera Utara senantiasa menjalin kebersamaan dalam kerja keras serta dalam ikatan kekeluargaan yang kuat.

Seperti disampaikan tokoh masyarakat JA Ferdinandus yang telah sejak lama berkiprah di Sumut, bahwa ikatan batin dan kekelurgaan warga Maluku sangat kuat. Untuk itulah, pihaknya menyelenggarakan malam bersama dengan warga Maluku yang baru tiba di Sumut.

"Kami tidak bisa berbuat banyak, namun dengan kebersamaan seperti ini akan menumbuhkan rasa kebersamaan dan rasa saling memiliki di antara kita," ujarnya.


Turut menyambut dan menyapa para tamu istimewa dari Maluku tersebut, Tokoh Masyarakat Sumut Dr RE Nainggolan MM. Menurut RE Nainggolan, mutiara dari timur sudah jauh sebelum negara ini merdeka terkenal dengan kelemahlembutannya, kerja keras, dan ikatan kekeluargaan yang kuat.

"Maka kami sangat bangga, ketika ada bapak JA Ferdinandus juga turut ambil bagian di Sumatera Utara. Sosok yang tangguh dan mampu menjalin komunikasi dengan semua kalangan untuk menyokong pembangunan di Sumatera Utara ini," ujarnya.

Untuk itu, lanjut Dr RE Nainggolan, hendaknya kebhinnekaan yang ada di tengah bangsa ini menjadi pemersatu dan kekuatan di hari ini dan masa mendatang. Ia pun merindukan akan bisa hadir di Maluku untuk menyapa masyarakat di sana dan menjalin silaturahmi.

Tokoh-tokoh Masyarakat Maluku turut hadir dalam acara yang disebut 'Malam Bakudapa'ini. Sejumlah lagu daerah Maluku dilantunkan diiringi dengan tarian khas Maluku. (TAp)

  BeritaTerkait
  • Pengembangan Kepulauan Nias Dan Pembangunan Kawasan Strategis di Indonesia

    2 bulan lalu

    Oleh : Firman Jaya Daeli Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan Indonesia Raya dengan ideologi Pancasila, yang dapat diletakkan dan dipetakan dalam beberapa pertimbangan. Indonesia R

  • Konsultasi Nasional (Konas) XII Jaringan Kerja Lembaga Pelayanan Kristen Indonesia (JKLPK Indonesia) Digelar di Samosir

    2 tahun lalu

    Samosir(Pelita Batak): Konsultasi Nasional (Konas) JKLPK XII, Kamis,3 November 2016, diawali dengan pawai budaya nusantara dengan peserta sekitar 300 orang. Peserta  terdiri dari utusan masing

  • Toga Silitonga Orang Batak Warga Negara Jerman Berbagi Pengalaman di YPDT

    tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Membangun Sumberdaya Manusia (SDM) di Kawasan Danau Toba (KDT) mesti dimulai dengan membangun kesadaran. Hal tersebut adalah rekomendasi yang diungkap dan dikemas dalam Disku

  • Buka FDT 2016, Pagar Betis Siswa Puluhan Kilo Meter Sambut "Karnaval Pejabat"

    2 tahun lalu

    Muara (Pelita Batak) :<br></br> Pembukaan Festival Danau Toba 2016 di Muara, Tapanuli Utara berlangsung dengan "karnaval pejabat". Ratusan siswa/siswi SMA menjadi pagar betis sepanjang jalan dari Bandara Silangit hingga lokasi acara

  • Ribuan Warga Ramaikan Apel Nusantara di Medan

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi menyebutkan arus globalisasi yang diwarnai dengan pergunaan internet dan media sosial (medsos) turut menyumbangkan kebudayaan asing yang tidak sesuai dengan kebudayaan dan kearifan lokal

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet