• Home
  • Budaya
  • Sigale-gale Turut Dalam Pawai Budaya Nusantara di Munas APEKSI
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 28 Juli 2016 12:39:00

Sigale-gale Turut Dalam Pawai Budaya Nusantara di Munas APEKSI

BAGIKAN:

Medan (Pelita Batak)

Pemko Medan ikut Pawai Budaya Nusantara yang digelar untuk mengawali  pembukaan Indonesia  City Expo sebagai rangkaian kegiatan untuk memeriahkan Munas APEKSI V tahun 2016 di Kota Jambi. Dengan mengusung Medan sebagai kota yang multikulural, Pemko Medan menampilkan keberagaman etnis yang ada di ibukota Provinsi Sumatera Utara termasuk sigale-gale dalam pawai yang dilepas dari halaman Kantor Wali Kota Jambi tersebut, Rabu (27/7/2016) petang.

Rombogan pawai Pemko Medan ini mendapat apalus meriah  dari warga Kota Jambi yang berdiri di pinggir jalan.  Apalagi tidak sedikit warga Kota Medan yang bermukim di kota berjuluk Tanah Pilih Pusako Bertuah.  Tentunya kehadiran rombongan pawai Pemko Medan ini mengobati kerinduan mereka akan kampong halaman.

Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi didampingi  sejumlah Wali Kota menyambut rombogan pawai dari Kota Medan padn a saat melintasi panggung kehormatan. Dengan mengenakan pakaian daerah, rombongan pawai ini menampilkan tarian multi etnis dengan menonjolkan  boneka  sigale-gale yang memiliki daya tarik dari Pulau Samosir tersebut.

Dikatakan Eldin, penduduk Kota Medan berasal dari berbagai suku, etnis dan agama. Meski berbeda namun hidup berdampingan dengan penuh kedamaian. Itu sebabnya Kota Medan dijuluki miniaturnya Indonesia. “Alhamdulillah sampai saat ini Kota Medan tetap aman dan kondusif. Itu sebabnya keberagaman etnis inilah yang menjadi tema kita dalam Pawai Budaya Nusantara ini,” kata Eldin.

Tak jarang deerah maupun kota lain di Indonesia bilang Eldin, datang mengunjungi Kota Medan hanya untuk belajar tentang keamanan dan kekondusifan yang terjalin dengan baik sekalipun Medan merupakan kota  multikulural. Itu sebabnya Eldin menilai pawai budaya yang diikuti Pemko Medan ini sangat strategis dalam rangka memperkenalkan Kota Medan, sehingga diharapkan dapat menjadi  magnet  untuk mengunjugi Kota Medan.

“Melalui Pawai Budaya Nusatara ini, kita ingin menunjukkan bahwasannya  Kota Medan merupakan kota yang kaya akan budaya dan masyarakatnya sanggup hidup berdampingan dengan aman  meski berlatar suku, etnis dan agama berbeda. Selain itu melalui budaya ini juga  kita harapkan dapat mempererat antar kotaseluruh  anggota APEKSI,”paparnya.

Pawai Budaya Nusantara ini diikuti seluruh peserta Munas V APEKSI. Selain mengenakan pakaian daerah masing-masing, peserta pawai juga mebawakan kesenian tradisional mereka guna memeriahkan pawai tersebut. Selanjutnya barisan pawai ini bergerak menuju Gelanggang Olahraga (GOR) Kota Baru Jalan H Agus Salim untuk mengikuti pembukaan Indonesia City Expo.

Event yang mempromosikan prodk-produk unggulan dari masing-masing  kota di Indonesia yang tergabung dalam APEKSI ini, dibuka Gebernur Jambi, Zumi Zola Zulkifli. Even ini diikuti 84 stand dari 57 kota, termasuk Kota Medan ditambah 2 stand dari BUMN. Indonesia City Expo ini berlangsung selama 5 hari. Pemko Medan sendiri dalam pameran ini menmpilkan produk-produk unggulan UMKM yang merupakan binaan Dinas Koperasi dan UMKM dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan.(TAp)

  BeritaTerkait
  • Wali Kota Se-Indonesia Tanam Pohon di THK Muhammad Sabki KM Jambi

    3 tahun lalu

    Seluruh Wali Kota yang hadir menjadi peserta Munas APEKSI 2016, melakukan penanaman pohon di Taman Hutan Kota Muhammad Sabki KM di Jalan Kapten Pattimura KM 10 Kenali Besar, Kota Jambi, Kamis (28/7/2016). Penanaman pohon ini dilakukan dalam rangkaian Mu

  • Peringatan Hari Perdamaian Dunia di Magelang Bersama Maruarar

    3 tahun lalu

    Magelang (Pelita Batak) : Sejumlah tokoh nasional menghadiri perayaan dan peringatan Hari Perdamaian Internasional 2016 yang dilaksanakan Wahid Institute dan Komunitas Lima Gunung di kawasan Gunung Andong, tepatnya di Dusun Mantran Wetan, Desa Girirejo,

  • Ritual Topeng Dalam Seni Pertunjukan

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Dalam rangka menyambut momentum Hari Sumpah Pemuda, Rumah Karya Indonesia akan menyelenggarakan Jong Batak Arts Festival #3 2016. Setelah sukses pada tahun 2014 dan 2015, festival ini kembali

  • Konsultasi Nasional (Konas) XII Jaringan Kerja Lembaga Pelayanan Kristen Indonesia (JKLPK Indonesia) Digelar di Samosir

    3 tahun lalu

    Samosir(Pelita Batak): Konsultasi Nasional (Konas) JKLPK XII, Kamis,3 November 2016, diawali dengan pawai budaya nusantara dengan peserta sekitar 300 orang. Peserta  terdiri dari utusan masing

  • Hore...Gondang Naposo, Ajang Cari Jodoh, akan Digelar 29-30 April 2017 di Samosir, Danau Toba

    3 tahun lalu

    Samosir(Pelita Batak): Festival Budaya Batak "Gondang Naposo" 2017 digelar di Samosir, Danau Toba, untuk mempromosikan dan mengembangkan sektor wisata di daerah ini. Ritual ajang mencari

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb