• Home
  • Budaya
  • Pre Event Dokan Arts Festival #3 di Kabanjahe
Senin, 24 April 2017 10:51:00

Pre Event Dokan Arts Festival #3 di Kabanjahe

BAGIKAN:
Ist|PelitaBatak

Kabanjahe (Pelita Batak) :
Keseriusan generasi muda Sumatera Utara menjaga kebudayaan tidak diragukan lagi. Sebab, tekad yang bulat tersebut telah tercetus melalui kegiatan ‘Memaknai, Merawat dan Menghidupkan Tradisi’ khususnya oleh pemuda yang tergabung dalam organisasi Rumah Karya Indonesia (RKI).

Jelang Dokan Arts Festival #3 yang dilaksanakan pada 11-12 Mei 2017 mendatang, RKI dan Karang Taruna dari Desa Dokan mengadakan Pre event untuk kedua kalinya, setelah sebelumnya dilaksanakan di Berastagi Food Court. Kali ini dilaksanakan di Nayata Cafe yang berada di Jalan Selamet Ketaren, Kabanjahe tepat pada 23 April 2017 pukul 20.00 WIB.

Brevin Tarigan, Manager Festival menyebutkan bahwa festival ini adalah pagelaran budaya Karo yang perlu dimaknai serius oleh semua kalangan.
“Uang bukan kendala, tapi kita harus tetap semangat dalam menjaga tradisi Karo," ungkapnya.

Ia juga mengharapkan kehadiran seluruh hadirin untuk menyaksikan Ritual Penusur Sira yang sudah sekitar sepuluh hingga lima belas tahun lalu terakhir dilakukan.

Martinus Sembiring, Kepala Desa Dokan dalam kata sambutannya juga menggambarkan sejarah Ritual Penusur Sira kepada seluruh hadirin dalam bahasa karo. Beliau menghimbau agar seluruh hadirin dan masyarakat Tanah Karo berkenan untuk menyaksikan ritual yang merupakan bagian penting peradaban Desa Dokan tersebut.

Turut hadir Ketua Karang Taruna Desa Dokan, Ketua Pemuda Marga Silima dan pengisi acara yang datang dari Medan, diantaranya : De Tradisi, Simalem Art dan Agus Susilo yang membawakan Puisi berjudul “Sinabung”.
Kemudian, pengisi acara lokal datang dari Desa Dokan, yakni Sanggar Mbuah Page yang menampilkan tari-tarian tradisional. (TAP|rel)

  BeritaTerkait
  • Mendukung Spirit Tradisi Karo dalam Dokan Arts Festival #3

    8 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) : Beramai-ramai datang menyaksikan sebuah ritual yang bersifat sakral di suatu daerah tidak semestinya diartikan sebagai tontonan semata, sebab hal tersebut adalah warisan bu

  • Pre Event SAFE #2 digelar di Medan

    6 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) :Rumah Karya Indonesia melalui ketujuh agenda yang dirancang sepanjang 2017 ini semakin serius memaknai, merawat dan menghidupkan tradisi. Setelah menggelar Dokan Arts Festival #3

  • SAFE : Festival Seni Budaya Rasa Tamasya

    5 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) :Rumah Karya Indonesia kembali melanjutkan'misi'-nya puluhan kilometer, tak jauh dari Kabupaten Karo setelah sebelumnya menggelar Dokan Arts Festival pada 1 2017 lalu. T

  • Pesta Mejuah-juah Bikin Wisatawan Joyful di Tanah Karo

    2 bulan lalu

    Sumut (Pelita Batak) :Dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Karo telah menjadwalkan sejumlah even kalender pariwisata Tahun 2017. Salah satunya meng

  • Pre Event Silahisabungan Arts Festival #2 digelar di Paropo

    8 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) : Danau Toba bukan hanya Parapat dan Samosir saja, namun Tao Silalahi yang memiliki situs sejarah dan kebudayaan Raja Silahisabungan perlu dipromosikan sebagai kawasan Geopar

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Pelita Batak Online