• Home
  • Budaya
  • Perlu Usaha dan Upaya Keras Lestarikan Seni Serta Budaya
KSP Makmur Mandiri
Senin, 26 Agustus 2019 10:02:00

Perlu Usaha dan Upaya Keras Lestarikan Seni Serta Budaya

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
Medan (Pelita Batak):
Puncak Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) XVII Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (PERDOSKI) 2019 dimeriahkan dengan Malam Seni dan Budaya di Regale Internasional Convention Centre, Jalan H Adam Malik, Medan, Jumat (23/8). Kegiatan ini digelar sebagai bentuk apresiasi sekaligus terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir dari Indonesia guna mensukseskan pertemuan ilmiah tersebut.

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH hadir bersama sejumlah pimpinan organisasi pimpinan daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan, menyaksikan pertunjukan seni dan tari sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya melestarikan budaya yang ada di Tanah Air tersebut.  Pertunjukan seni dan budaya dibawa ini dibawakan para mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia, termasuk Universitas Sumatera Utara sebagai tuan rumah.

Secara pribadi, Wali Kota sangat menghargai upaya yang dilakukan PERDOSKI. Selain menggelar pertemuan ilmiah, juga melaksanakan pertunjukan Malam Seni dan Budaya yang mengusung tema, "Semarak Ragam Budaya Nusantara".

"Ini merupakan bukti nyata bahwa praktisi kesehatan yang tergabung dalam PERDOSKI  memiliki kepedulian yang sangat tinggi akan pelestarian seni dan budaya di Tanah Air. Dengan begitu nilai-nilai luhur seni dan budaya lokal di Tanah Air akan makin memgakar kuat di tengah masyarakat dari Sabang hingga Merauke," kata Wali Kota.

Dikatakan Wali Kota, seni dan budaya bukanlah kekayaan yang bisa diwariskan secara genetis dari satu generasi ke generasi berikutnya. Artinya, perlu usaha dan upaya keras untuk mewariskannya kepada para generasi muda. "Tanpa ada kesungguhan dalam melestarikan seni dan budaya, bisa jadi niscaya di masa depan kita hanya bisa mengetahui tentang seni dan budaya leluhur kita dari refrensi bacaan maupun artefak yang ada di museum," ungkapnya.

Atas dasar itulah Wali Kota mendukung penuh upaya yang dilakukan PERDOSKI dalam upaya melestarikan seni dan budaya. Sebab, sejatinya bilang Wali Kota, upaya melestarikan seni dan budaya merupakan tanggung jawab bersama.

"Integrasi berbagai pihak seperti pemerintah, institusi dan individu diperlukan untuk melestarikan sengguhnya dan budaya yang merupakan warisan para leluhur. Pelestarian ini harus dilakukan untuk mencegah agar tidak tergerus dari serbuan budaya asing," tegasnya.

Menyikapi hal itulah Wali Kota minta agar para generasi muda harus memperkaya dirinya dengan nilai-nilai luhur budaya bangsa Indonesia. Bukan tidak mungkin generasi mendatang akan menjadi generasi yang tercabut dari akar budayanya.

"Jika ini terus dibiarkan tanpa ada tindakan pencegahan, bukan tidak mungkin generasi mendatang akan menjadi generasi yang kehilangan identitas budaya. Untuk mari kita kenalkan lebih dekat  seni dan budaya tradisionil kepada para generasi muda. Dengan demikian para generasi muda akan lebih mencintai dan mau melestarikan seni dan budaya tradisionil," ungkapnya.

Selain Wali Kota, Malam Seni dan Budaya turut dihadiri Ketua PERDOSKI Pusat Dr M Yulianto Listiawan Sp (KK), Presiden LADS dr Syarief Hidayat SPKK, Ketua PERDOSKI Cabang Medan Dr dr Iman MHA, pejabat utama di lingkungan Kodam I/BB, para pembicara dari mancanegara seperti Vietnam, Kamboja, Malaysia, Thailand, India dan Singapura.

Sedangkan pengisi Malam Seni dan  Budaya berasal dari sejumlah universitas di Indonesia, diantaranya USU, Universitas Udayana,  Universitas Indonesia, Universitas Brawijaya, Universitas Padjajaran, Universitas Negeri Solo, Universitas Samratulangi, Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro serta Universitas Airlangga.

Selanjutnya pempilan.para penari di atas panggung dinilai oleh tim juri untuk ditetapkan sebagai pememang dan berhak mendapatkan hadiah. Itu sebabnya para penari yang berasal dari sejumlah PTN di Indonesia, berusaha tampil sebaik-baiknya dengan mengenakan pakaian daerah masing-masing. (H|TAp)
  BeritaTerkait
  • Tutup PRSU 2018, Gubernur Harapkan Setelah Jadi BUMD Tampil Lebih Maksimal

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi resmi menutup Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-47 tahun 2018 di Jalan Gatot Subroto Medan, Senin (16/4/2018) malam.Gubernur m

  • Pendidikan yang Berbudaya Lokal

    3 tahun lalu

    Mengingat masa lalu untuk memetik sejumlah pelajaran kemudian menjadikannya bekal dalam upaya meningkatkan kualitas hidup merupakan tindakan bijak dari seseorang yang  menginginkan masa depan.

  • PTPN Holding Pacu Kinerja di Tahun 2017

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Tradisi di awal tahun bersalam-salaman di PTPN II Tanjung Morawa masih terus dilaksanakan antar sesama karyawan PTPN II,

  • Yayasan Pencinta Danau Toba Kritisi Kinerja Badan Otorita yang Belum Hasilkan Rencana Induk

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak): Sejak dicanangkan pengembangan Kawasan Danau Toba (KDT) sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan terutama setelah dibentuk Badan Otorita Pengelola Kawasan Pari

  • Forum Bangso Batak Indonesia (FBBI) Gelar Acara Senandung Rindu Bona Pasogit Jilid Pertama

    2 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Forum Bangso Batak Indonesia (FBBI) menggelar Acara Senandung Rindu Bona Pasogit Jilid Pertama di Lapo Codian, Jakarta, Sabtu 8 April 2017.   Para pendukung aca

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb