• Home
  • Budaya
  • Meriahnya Tradisi Unik Mencari Jodoh di Festival Gondang Naposo
KSP Makmur Mandiri
Minggu, 29 April 2018 22:20:00

Meriahnya Tradisi Unik Mencari Jodoh di Festival Gondang Naposo

BAGIKAN:
IST|pelitabatak
Samosir (Pelita Batak):
Pembukaan Festival Gondang Naposo di Pantai Pasir Putih Tanda Rabun, Jumat (27/4), berlangsung meriah. Sejak pagi, alunan musik gendang khas Batak dan suling bertalu-talu membuat riuh suasana. Alunan musik ini mengiringi para peserta menampilkan suguhan tarian terbaiknya. 

Tahun ini, penyelenggaraan Gondang Naposo memasuki tahun keempat. Gondang Naposo juga menjadi rangkaian event Horas Samosir Fiesta 2018. Gondang Naposo memang unik. Karena, mengenalkan budaya Batak untuk generasi muda. Inilah pesta tahunan muda-mudi yang diadakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir. Tema yang diangkat adalah 'Rebut Cintaku di Festival Gondang Naposo'. Festival kali diikuti oleh 16 tim peserta dari berbagai sanggar seni di Kabupaten Samosir. 

"Ini adalah event untuk melestarikan budaya lokal. Tujuannya untuk mengangkat tradisi lokal yang dimiliki masyarakat Batak. Selain itu, juga untuk mempromosikan destinasi pariwisata di Kabupaten Samosir, khususnya Pantai Pasir Putih. Kami menggandeng industri sebagai sponsor event ini," ujar Kadispar Kabupaten Samosir, Ombang Siboro, yang ditemui disela sela acara.

Gelaran budaya Gondang Naposo memiliki nuansa anak muda yang khas. Alhasil Pantai Pasir Putih Tanda Rabun berubah menjadi tempat nongkrongnya anak muda. Muda-mudi ini datang berpakaian khas Batak lengkap dengan aksesoris untuk memperlihatkan kreativitasnya dalam seni budaya. Semua antusias menonton penampilan dan tarian dari tiap peserta. 

Banyak pengunjung lokal mengabadikan setiap momen dengan smartphone ataupun kamera. Para pengunjung seolah tidak ingin kehilangan momen indah tersebut. Bahkan, wisatawan mancanegara (wisman) yang menyaksikan acara ini juga ikut dibuat happy. 

Salah satu diantaranya adalah Lucas dari London, Inggris. Menurutnya budaya Batak ini sangat unik dan menarik. Semuanya indah seperti halnya alamnya. Keindahan Danau Toba tidak ada tandingannya. 

"Saya sudah 3 hari mengelilingi Danau Toba bersama 2 teman saya. Semuanya indah. Pas sekali saya datang ada festival ini. Tariannya unik. Sangat menarik. Lusa saya mau ke Jakarta dan memulai mengeksplor Pulau Jawa sampai Bali," ujar Lucas sambil tersenyum. 

Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Pariwisata Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo ikutan sumringah. Menurutnya atraksi seperti festival budaya seperti ini merupakan salah satu bentuk promosi yang sangat baik dalam menjaring wisatawan, baik lokal maupun internasional. 

"Budaya Tanah Batak ini sangat kaya. Dan semua kekayaan alam yang ada di dalamnya sangat indah. Ini merupakan potensi pariwisata yang luar biasa yang dimiliki Danau Toba. Kabupaten Samosir sangat jeli mengolah potensi ini. Sangat istimewa," ujar Arie Prasetyo. 

Lebih lanjut Arie mengatakan Festival Gondang Naposo merupakan bentuk penguatan pariwisata Kabupaten Samosir di Bidang Seni Budaya. "Seperti Menpar Arief Yahya bilang, budaya itu semakin dilestarikan semakin mensejahterakan," imbuh Arie. 

Menteri Pariwisata Arief Yahya langsung mengangkat dua jempol atas gelaran acara tersebut. Event ini merupakan salah satu bukti kuatnya komitmen Kabupaten Samosir dalam membangun pariwisata. Apalagi event ini menggandeng industri sebagai sponsor acara. 

"Ini merupakan contoh sinergi antara pemerintah dan industri untuk bekerjasama mengadakan event yang sangat baik dan melibatkan peran serta masyarakat. Apalagi sampai bisa menggandeng industri sebagai sponsornya. Artinya festival budaya ini mempunyai commercial value. Ini harus dicontoh oleh daerah lain," ujar Menpar. 

Menpar juga mengatakan event ini sebagai bentuk kemandirian daerah. Dimana Kabupaten Samosir telah bertransformasi menjadi daerah yang mandiri berkat pariwisatanya. 

"Mudahnya akses ke Danau Toba setelah Bandara Silangit beroperasi telah merubah wajah pariwisata Danau Toba. Dan ini langsung ditangkap dengan baik oleh Kabupaten Samosir. Terbukti dengan meningkatnya PAD Kabupaten Samosir berkat pariwisata. Kabupaten Samosir keren," tutupnya. (*)
  BeritaTerkait
  • Hore...Gondang Naposo, Ajang Cari Jodoh, akan Digelar 29-30 April 2017 di Samosir, Danau Toba

    tahun lalu

    Samosir(Pelita Batak): Festival Budaya Batak "Gondang Naposo" 2017 digelar di Samosir, Danau Toba, untuk mempromosikan dan mengembangkan sektor wisata di daerah ini. Ritual ajang mencari

  • Mencari Cinta di Festival Gondang Naposo 2018

    5 bulan lalu

    Samosir (Pelita Batak):Ada even seru buat para jomblo. Namanya Festival Gondang Naposo 2018. Even di Kabupaten Samosir ini super nyentrik. Festival ini menjadi jembatan naposo bulung (muda-mudi) untuk

  • Pre Event SAFE #2 digelar di Medan

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Rumah Karya Indonesia melalui ketujuh agenda yang dirancang sepanjang 2017 ini semakin serius memaknai, merawat dan menghidupkan tradisi. Setelah menggelar Dokan Arts Festival #3

  • SAMOSIR MUSIC INTERNATIONAL| 25 Agustus 2018 di Tuk Tuk Siadong-Samosir

    2 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Event Samosir Music International tahun 2018 merupakan edisi yang ke-4, sejak awal dimulainya event ini, yaitu tahun 2014 dengan menghadirkan 90an musisi orkestra dari Austria ke

  • Badan Pelaksana Geopark Kaldera Toba : Danau Toba Dapat Menjadi Geopark Terkemuka di Dunia

    2 tahun lalu

    Taput (Pelita Batak) : Ketua Badan Pelaksana Geopark Kaldera Toba (BP-GKT), Alimin Ginting MSc menyatakan, Danau Toba kini luar biasa, karena memiliki aset yang luar biasa dan akan menjadi Geopark

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb