• Home
  • Budaya
  • Lestarikan Budaya Bangsa Melalui Art Culture & Fashion Week 2019
KSP Makmur Mandiri
Senin, 25 Februari 2019 12:38:00

Lestarikan Budaya Bangsa Melalui Art Culture & Fashion Week 2019

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
Medan (Pelita Batak):
Wali Kota Medan, Drs. H. T Dzulmi Eldin S.M.Si.,M.H menghadiri pembukaan Art Culture & Fashion Week 2019, di Uni Plaza Medan, Minggu (24/2). Kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya dalam pelestarian terhadap warisan budaya leluhur Bangsa Indonesia.

Wali Kota Medan usai menghadiri acara tersebut mengatakan, Pemko Medan sangat menyambut baik setiap kegiatan yang mengedepankan budaya dan kesenian asli Indonesia. Hal ini harus terus dilakukan secara berkesinambungan agar kebudayaan leluhur yang tinggi dapat terus dinikmati dan dipelihara hingga ke anak cucu.

"Budaya leluhur bangsa ini harus dilestarikan mengingat kebudayaan yang kita miliki sangat tinggi nilainya. Untuk itu, Pemko Medan senantiasa mendukung setiap kegiatan yang mengedepankan nilai-nilai budaya leluhur bangsa Indonesia," ujar Wali Kota.

Lebih lanjut Wali Kota mengatakan, gelaran Art Culture & Fashion Week ini juga menggelar berbagai karya anak bangsa yakni dari House Of Martini Suarsa yang menggelar pameran batik Sumatera Utara yang memang sudah banyak dikenal masyarakat luas.

"Batik kini telah banyak mengalami perkembangan, banyak sekali kita jumpai bahan batik dengan berbagai macam motif sesuai khas daerah masing-masing. Salah satunya batik Batak, yang melalui pagelaran ini dipromosikan lebih baik lagi agar semakin dikenal tidak hanya di Indonesia melainkan di dunia Internasional," kata Wali Kota.

Pada kesempatan itu, Wali Kota yang juga mengenakan kemeja batik Medan dari Maharani Gallery juga mengungkapkan apresiasi terhadap gelaran ini karena tidak hanya melibatkan perancang terkenal yakni Martini Suarsa saja namun melibatkan banyak wirausahawan muda asal Sumatera Utara. Hal ini dianggap Wali Kota sebagai wahana untuk mengembangkan kemampuan para wirausahawan muda Sumut dalam melakukan promosi produk-produknya.

"Tidak hanya pagelaran batik saja, even ini juga menghadirkan bazar yang menjajakan produk-produk lokal Sumut baik itu handicraft maupun makanan khas Sumut. Hal ini tentunya dapat mengundang para pengunjung untuk melihat-lihat serta mencicipi berbagai panganan khas Sumut," pungkasnya.

Sebelumnya, Pangdam I/BB Mayjen TNI M.S Fadhillah yang pada kesempatan tersebut diwakili Kasdam I/BB Brigjen TNI Hasanuddin, S.IP, MM dalam sambutannya mengatakan mengapreasiasi atas terselenggaranya event ini, sebab ini membuktikan wujud kecintaan anak bangsa terhadap warisan budaya leluhur sehingga dapat semakin di kenal dunia.

"Saya mengucapkan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Martini Suarsa karena melalui even Art Culture & Fashion Week 2019 ini kita selaku anak bangsa turut menjaga serta melestarikan warisan leluhurnya," ujarnya.

Event yang bertujuan mengangkat budaya dan kearifan lokal ini di isi dengan berbagai pertunjukkan diantaranya fashion show, bazar, pemilihan duta batik batak, dan juda duta suara Sumut. Selain itu event ini turut pula dimeriahkan dengan penampilan Tarian Ahoi khas kota Medan.(RF|TAp)
  BeritaTerkait
  • Wali Kota Canangkan Kampung KB Sehat Sejahtera Kota Medan 2016

    3 tahun lalu

    Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi mencanangkan Kampung KB Sehat Sejahtera Kota Medan tahun 2016 di Jalan Takenaka, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Selasa (10/5). Melalui program ini diharapkan dapat menggalakkan revolusi mental

  • Ulos Warisan Budaya Bangso Batak Jadi Media Diplomasi Kebudayaan

    2 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) memandang perlu dan penting untuk mengangkat kembali ulos menjadi warisan leluhur bangsa Batak untuk dilestarikan. Karena itu, di Sekretariat YPDT di Cawang, Jakarta Timur, YPDT mengadakan disku

  • Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) Gelar Diskusi Kamisan: Dulu, Ada Doa Khusus untuk Tenun Ulos Batak

    2 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Ulos adalah salah satu kekayaan warisan leluhur bangsa Batak. Kondisi warisan leluhur tersebut makin tergerus oleh minimnya minat kita mencintai ulos. Generasi muda makin tid

  • Pendidikan yang Berbudaya Lokal

    2 tahun lalu

    Mengingat masa lalu untuk memetik sejumlah pelajaran kemudian menjadikannya bekal dalam upaya meningkatkan kualitas hidup merupakan tindakan bijak dari seseorang yang  menginginkan masa depan.

  • Yayasan Pencinta Danau Toba Kritisi Kinerja Badan Otorita yang Belum Hasilkan Rencana Induk

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak): Sejak dicanangkan pengembangan Kawasan Danau Toba (KDT) sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan terutama setelah dibentuk Badan Otorita Pengelola Kawasan Pari

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb