• Home
  • Budaya
  • Jong Bataks Arts Festival, Membagun Identitas Bangsa Lewat Tradisi
Kamis, 26 Oktober 2017 15:21:00

Jong Bataks Arts Festival, Membagun Identitas Bangsa Lewat Tradisi

BAGIKAN:
IST|PELITABATAK
Pertunjukan di acara Jong Bataks Arts Festival 2017
Medan (Pelita Batak) :
Sekelompok Pemuda kembali mewarnai konteks kesenian di Sumatera Utara, kesenian ini berbasis tradisi, tradisi menjadi sebuah pilihan ditengah arus globalisasi yang sudah mulai menggerus kebudayaan lokal. Mereke menamakan kegiatan ini dengan nama "Jong Bataks Arts Festival" pemakaian kata Jong Batak lewat sebuah kajian mengingat sejarah Nusantara dibangun dari perkumpulan kedaerahan dan melebur menjadi satu kesatuan yaitu republik Indonesia.

Kegiatan Jong Bataks Arts Festival sendiri digagas oleh Komunitas Rumah Karya Indonesia dan kegiatan ini merupakan kegiatan ke empat kalinya. Menurut Ori Semloko selaku Direktur Rumah Karya Saat inibahwa membagun kesenian  tradisi berada dalam jalan sunyi namun kami akan tetap melaksanakannya dan kami terbangun atas spirit yang sama bagai mana kebudayaan lokal menjadi kekuatan untuk melawan arus globalisasi.

Jong Batak Arts Festival tahun ini diselenggarakan tanggal 25-28 Oktober 2017 di Taman Budaya Sumatera. Dan tahun ini melibatkan sekitar 36 Komunitas dari Sumatera Utara dan 2 Provinsi di Luar Sumatera Turut Mewakili kegiatan tahun ini yakni dari Provinsi Riau dan Sumatera Barat.

Ojax Manalu selaku Direktur Festival Jong Bataks Ke Empat mengatakan bahwa sejauh ini perhatian pemerintah masih sangat minim terkait kegiatan ini, padahal kegiatan ini bukanlah kegiatan yang pertama melainkan sudah kegiatan yang ke Empat. Namun kita tetap bersemangat dalam melakukannya karena kami menyadari bahwa kegiatan ini adalah sumbangsih kami bagi generasi muda.

Dalam tahun ini Jong Bataks Arts Festival mengusung Tema "Gong" sesuai dengan filosofi Gong sebagai pemersatu, bagaimana spirit jong batak sebagai pemersatu dan penjaga irama antara kaum muda dan tua kata Brepin Tarigan selaku Manager Program Kegiatan ini.

Dan hal itu terlihat pada hari pertama kegiatan Jong  Batak Arts Festival dimana segala umur turut mengapresiasi kegiatan ini, di hari pertama telah tampil sekitar sepuluh pertunjukan yaitu Toba Putri Dancer, Kugitari, SMA Dharmawangsa, Hendra DKK, Yayasan Perguruan HKBP Sidorame , Nauli Sister, Etnomosrfosa, Averiana Barus, Tari Bakureh dari Padang Panjang dan Arunika Incindental Musik. Kesepuluh perform tersebut tetap menonjolkan tradisi dalam setiap pertunjukannya. (*)
  BeritaTerkait
  • Hari Ketiga Jong Bataks Festival Arts #3 Angkat Tradisi PakPak dan Simalungun

    tahun lalu

    Medan(Pelita Batak): Setelah mempersembahkan kebudayaan Karo dan Mandailing di hari pertama dan dilanjutkan dengan kebudayaan Toba di hari kedua, maka pada hari ketiga, Kamis  27 OKtober 2016,

  • Jong Bataks Arts Festival Berangkat Dari Spirit Kongres Pemuda

    3 minggu lalu

    Medan (Pelita Batak):Jong Bataks Arts Festival terinspirasi dari gerakan pemuda Jong Bataks Bond 1926 yang kemudian melebur menjadi sebuah gerakan kebudayaan dengan menunjukkan identitas kebangsaan In

  • Ritual Topeng Dalam Seni Pertunjukan

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Dalam rangka menyambut momentum Hari Sumpah Pemuda, Rumah Karya Indonesia akan menyelenggarakan Jong Batak Arts Festival #3 2016. Setelah sukses pada tahun 2014 dan 2015, festival ini kembali

  • Memikat Generasi Muda Lewat Jong Bataks Arts Festival

    3 minggu lalu

    Medan (Pelita Batak):Ditengah minimnya ruang ekpresi terkait kegiatan budaya di Sumatera Utara, Jong Bataks Arts Festival lahir dengan warna baru, mengenalkan promosi budaya lewat sebuah panggung kebu

  • GMC Didong Gayo : Angkat Kebudayaan Gayo Melalui Garapan Musik

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak): Ada yang unik pada hari ketiga Jong Bataks Festival Arts #3, Kamis 27 Oktober 2016, dimana salah satu grup musik beraliran musik Gayo Aceh dihadirkan untuk menampilkan garapan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Pelita Batak Online