• Home
  • Budaya
  • Gubsu Minta Gali dan Kembangkan Kearifan Lokal
Sabtu, 01 Oktober 2016 11:16:00

Tutup Pesta Budaya Njuah-Njuah

Gubsu Minta Gali dan Kembangkan Kearifan Lokal

BAGIKAN:

 

 

Sidikalang (Pelita Batak) :
 

 

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Ir H T Erry Nuradi MSi menutup Pesta Budaya Njuah-njuah Tahun 2016, Jumat (30/9/2016) di Stadion Panji Sidikalang Kabupaten Dari. Ribuan warga Dairi menyaksikan kemeriahan Penutupan Pesta Budaya Njuah-njuah Tahun 2016 tersebut.
 
Acara penutupan ini dihadiri Gubsu Ir HT Erry Nuradi MSi, Ketua TP PKK Provsu Hj Evi Diana, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Provsu Elisa Marbun, Asisten Ekbang Setdaprovsu DR Binsar Sirumorang, Kadis Perhubungan Provsu Anthoni Siahaan, Bupati Dairi KRA. Johnny Sitohang Adinegoro, S.Sos, Wakil Bupati Dairi Irwansyah Pasi, SH, Ketua TP PKK Ny. Dumasi Sianturi, Wakil Ketua TP PKK Ny. Marni br. Sagala, Ketua Dharma Wanita dr. Neni Tinambunan br. Sianturi, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Dairi, Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani S.Sos, FKPD KabupatenDairi, Kapolres Dairi, Damdim, Tokoh Adat dan Tokoh Agama, Budaya, Ketua Lembaga Kebudayaan Pakpak, dan Masyarakat Kabupaten Dairi.
 
Acara diawali dengan Barisan Marching Band salah sekolah di Sidikalang yang selanjutnya diikuti kontingen barisan Badan/Dinas yang ada di Kabupaten Dairi dan Kontingen 15 kecamatan se-Kabupaten Dairi yang membawa hasil-hasil bumi dan usaha tradisional sebagai “luah” (oleh-oleh) dari masing-masing kecamatan, seperti durian, jagung, bawang, kelapa muda, jeruk, lemang, ikan mas, dan berbagai jenis tanaman sayuran dan hasil kerajinan. Kontingen yang dipimpin Kepala Dinas/Badan dan camat masing-masing memasuki arena pesta dengan berjalan kaki dan membawa luah berupa komoditas unggulan dari masing-masing kecamatan yang disambut Gubsu Ir HT Erry Nuradi MSi, Bupati dan Wakil Bupati Dairi beserta pejabat lainnya, yang dimana seluruh kotingen mengenakan pakaian Adat Pakpak yang didominasi warna hitam. Yang ditutup mobil hias yang diatasnya berdiri Putri Pakpak peraih medali di cabang wushu pada PON XIX 2016.
 
Gubernur Sumatera Utara dalam sambutannya agar seluruh daerah terus melakukan upaya meningkatkan promosi guna mengembangkan pembangunan di sektor pariwisata khususnya di Sumatera Utara. "Tingkatkan promosi untuk memperkenalkan potensi-potensi daerah," ujar Erry.
 
Selain itu Erry juga mengimbau kepada Kabupaten Dairi untuk senantiasa berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pemerintah provinsi Sumatera Utara untuk memajukan sekttor pariwisata dalam mewujudkan pesona Pariwisata Sumut Paten yang berdaya saing menuju masyarakat yang sejahtera.
 
Karena menurut Erry pariwisata merupakan salah sektor yang dapat menigkatkan perekonomian dan pendapatan masyarakat, khususnya daerah yang memiliki potensi wisata seperti Kabupaten Dairi dengan objek wisata Taman Wisata Iman yang sudah cukup dikenal, potensi hasil alam seperti kopi, adat budaya yang salah satunya Pesta Budaya Njuah-njuah.
 
Pesta Budaya NjuahNjuah Kabupaten Dairi merupakan salah satu objek yang merupakan modal pembangunan di sektor pariwisata, selain objek wisata dan hasil-hasil kerajinan kreasi daerah.
 
Dikesempatan itu Erry mengharapkan agar pesta Budaya Njuah-Njuah Kabupaten Dairi ini menjadi agenda rutin daerah dan pada pelaksanaannya akan ditampilkan kearifan lokal daerah Dairi, adat budaya dan hasil-hasil alam serta kreasi masyarakat daerah kabupaten Dairi. Dengan budaya kita mampu menjaga nilai-nilai luhur yang terdapat di masyarakat. Selain itu, lanjut Gubsu kearifan lokal merupaka suatu benteng yang secara empiris telah diuji mampu mempererat persaudaraan dari keanekaragaman budaya dan etnis serta marga," sebut Erry.
 
Selain itu event Pesta Budaya Njuah-njuah juga harus dijadikan sebagai media untuk mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi berikutnya. "Kita boleh membuka diri dan belajar dari budaya lain tetapi nilai–nilai budaya sendiri harus tetap dilestarikan dan dipertahankan karena kearifan lokal telah terbukti mampu menjadi benteng dari pengaruh-pengaruh negatif yang datang dari luar," sebut Erry.
 
Gubsu Erry Nuradi pada kesempatan itu juga mengharapkan kepada seluruh daerah yang ada di Sumatera Utara untuk terus menggali dan mengembangankan kearifan lokal, potensi seni budaya didaerah masing serta tetap meningkat kualitas unggulan daerahbdan hasil kerajinan dan kreasi daerah dan memelihara objek wisata daerah. "Dengan demikian diharapkan jumlah wisatawan akan meningkat dari tahun ke tahun," imbuhnya.
 
Bupati Dairi KRA Johnny Sitohang Adinegoro dalam sambutannya mengatakan bahwa acara Pesta Budaya Njuah-njuah 2016 telah dibuka pada tanggal 26 September yang lalu dan dilaksanakan selama 5 hari hingga tanggal 30 september 2016. Dikatakannya bahwa antusiasme masyarakat terhadap acara ini sangat besar. ini "sejak dibukanya acara ini, setiap harinya minimal 5000 orang yang menghadiri acara ini," ujar Bupati.
 
Dikatakan Bupati, Ragam atraksi yang dipertunjukkan selama pesta budaya NJuah-Njuah 2016 ini yang menunjukkan ragam budaya yang ada di kabupaten Dairi dan untuk melestarikannya. Mari kita tonjolkan budaya yang kita miliki untuk meningkatkan pendapatan melalui usaha kreatif dari masyarakat serta menunjukkan siapa jati diri kita. Pelestarian budaya sangat penting, jangan tinggalkan budaya Indonesia yang bersosial," ujar Bupati
 
Pada kesempatan itu dia menyampaikan pada hari ini, Jumat (30/9) merupakan penutupan acara Pesta Njuah-juah 2016. "Kami memohon Bapak Gubsu berkenan menutup acara Peata Budaya ini sekaligus memberikan arahan agar kedepannya pelaksanaan pesta budaya Njuah-juah ini lebih baik dan meningkat dari tahun ke tahun," kata Jhonny. Gubsu juga berkesempatan menyerahkan hadiah kepada juara festival dan lomba. (TAp)
 
  BeritaTerkait
  • Ulos Warisan Budaya Bangso Batak Jadi Media Diplomasi Kebudayaan

    tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) memandang perlu dan penting untuk mengangkat kembali ulos menjadi warisan leluhur bangsa Batak untuk dilestarikan. Karena itu, di Sekretariat YPDT di Cawang, Jakarta Timur, YPDT mengadakan disku

  • Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) Gelar Diskusi Kamisan: Dulu, Ada Doa Khusus untuk Tenun Ulos Batak

    tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Ulos adalah salah satu kekayaan warisan leluhur bangsa Batak. Kondisi warisan leluhur tersebut makin tergerus oleh minimnya minat kita mencintai ulos. Generasi muda makin tid

  • Isu Gempa Besar, Gubernur Sumut Minta Masyarakat Tidak Panik

    9 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) : Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Tengku Erry Nuradi mengatakan masyarakat tidak perlu panik atas berita-berita yang menyebutkan akan terjadi gempa besar di Kota Medan dan

  • Tim Kemenhub Lakukan Penilaian Tahap Ketiga WTN 2016

    tahun lalu

    Tim Kementrian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia menggelar ekpose (paparan) hasil penilaian tahap tiga Penghargaan Wahana Tata Nugaraha (WTN) 2016 yang telah dilakukan di Kota Medan, Selasa (23/8/2016). Penilaian tahap tiga ini dilakukan untuk mel

  • Buka FDT 2016, Pagar Betis Siswa Puluhan Kilo Meter Sambut "Karnaval Pejabat"

    tahun lalu

    Muara (Pelita Batak) :<br></br> Pembukaan Festival Danau Toba 2016 di Muara, Tapanuli Utara berlangsung dengan "karnaval pejabat". Ratusan siswa/siswi SMA menjadi pagar betis sepanjang jalan dari Bandara Silangit hingga lokasi acara

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Pelita Batak Online