• Home
  • Budaya
  • Begini Pesta Oang-oang di Pakpak Bharat
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 22 September 2016 15:36:00

Begini Pesta Oang-oang di Pakpak Bharat

BAGIKAN:

Salak (Pelita Batak) :
Tari kolosal yang dibawakan oleh para pelajar putri se-Kecamatan Sitellu Tali Urang julu (STTU Julu) menjadi acara yang paling menarik menjelang jeda tengah hari pada puncak pesta Oang-oang Kabupaten Pakpak Bharat di Lapangan Napasengkut, Salak, Selasa (06/09/2016). 160 pelajar mulai dari jenjang SD sampai SMA tampak begitu bersemangat dan ceria membawakan medley tari Tatak Menabi Page, Tatak Garo-garo dan Tatak Sintoa Serser, dengan pelatih Dina Saragih, guru seni tari SMPN 1 STTU Julu.

Hiburan bertema adat yang tak putus-putusnya memang sudah dirancang oleh panitia semenjak pagi. Hujan rintik mulai dini hari sampai menjelang siang, tidak menghalangi semangat para peserta dan masyarakat yang menyaksikan Pesta Oang-oang ini. Mulai dari karnaval berikut kendaran hias yang mencapai 5 kilometer dari Gedung Serbaguna sampai Lapangan Napasengkut, hiburan tari dan nyanyian, moccak (pencak silat Pakpak) sampai beragam luah (cenderamata) dari berbagai Kecamatan serta SKPD yang mengikuti acara karnaval.

Bupati Pakpak Bharat, Dr. Remigo Yolando Berutu, MBA, juga seperti tak ingin kehilangan momentum dari seluruh rangkaian acara yang telah dimulai sejak kemarin. “Saya kemarin sampai pukul 9 malam pulang dari Lapangan Napasengkut, karena begitu antusiasnya menyaksikan Nahu (Lomba Cerdas Cermat) yang berisikan pengetahuan budaya Pakpak, dan saya begitu bangga karena banyak anak-anak muda begitu bersemangat mengikuti perlombaan yang ada. Seakan saya mendapat garansi bahwa budaya Pakpak takkan punah dengan banyaknya generasi muda yang memiliki kepedulian yang tinggi”, serunya dengan bangga.

Melihat begitu menariknya kemasan acara yang ada, Bupati juga merencanakan Pesta Oang-oang ini menjadi event tahunan. “Tidak hanya dalam kapasitas sebagai penguat nilai-nilai budaya dan jati diri suku Pakpak, tetapi juga memiliki misi untuk menambah devisa dari sektor pariwisata. Apalagi rangkaian ini tidak berbeda jauh dengan destinasi Danau Toba yang menjadi andalan kita di Sumatera Utara”, sebutnya dihadapan para undangan, termasuk Wakil Bupati Ir. H. Maju Ilyas Padang, Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Sonni P. Berutu, STh, dan Kadri Tumangger, Dandim 0206, Letkol (Arm) Jonny Marpaung, Kapolres, AKBP Jansen Sitohang, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, Ny. Dewi Remigo Berutu, S.Sos dan Ny. Hj. Idahliani MI Padang br. Sagala, para Wakil Ketua dan Anggota DPRD, para pimpinan SKPD beserta jajarannya, serta seluruh masyarakat se-Kabupaten Pakpak Bharat yang tak ingin kehilangan momentum perayaan yang begitu besar dan megah ini.

“Satu hal yang unik bahwa puncak perayaan pesta Oang-oang ini bersamaan dengan hari ulang tahun saya yang ke-47. Sungguh bahwa itu bukan keinginan saya dan ada niat kesengajaan dibalik itu semua karena awalnya pesta Oang-oang ini direncanakan pada bulan Juli kemarin pasca Lebaran, tetapi karena sesuatu dan lain hal terpaksa diundur. Terima kasih saya kepada seluruh undangan serta masyarakat yang telah mengucapkan selamat dan mengingat hari kelahiran saya, dan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bersusah payah menyukseskan pesta rakyat ini”, ucapnya dengan nada sedikit haru.

Ketua panitia penyelenggara, Jalan Berutu, SPd, MM, menyampaikan bahwa pesta Oang-oang diadakan 2 hari berturut-turut sejak kemarin. “Pada hari pertama dikonsentrasikan pada perlombaan yang mempertandingkan masing-masing kecamatan se-Kabupaten Pakpak Bharat. Dalam rangkaian acara perlombaan yang dibuka secara resmi oleh Bupati, terdiri dari Lomba Orkestra, Lomba Vokal Grup Lagu Daerah dan Lagu Nasional, Lomba Mersinabul Simatah Daging, dan Lomba Cerdas Cermat (Nahu) Pengetahuan Pakpak. Untuk hari kedua pelaksanaan pesta Oang-oang berisi karnaval dan pawai yang juga diperlombakan, tari persembahan dan tari kolosal, presentasi/simulasi persinabul, lucky draw dan makan bersama”, paparnya. Dengan mengangkat tema “Tunjukkan Jati Diri Melalui Budaya”, Jalan Berutu berharap bahwa budaya Pakpak sebagai salah satu akar budaya nasional, akan tertanam benih rasa cinta dari seluruh masyarakat serta menimbulkan rasa optimis di kalangan generasi muda untuk mengembangkan budayanya.(TAp/humaspemkab)
 

  BeritaTerkait
  • Malam Ini Tokoh Sumut Bareng Menpar Arief Yahya Launching Calendar of Event Pariwisata Danau Toba 2017

    tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Bagi yang kangen musik tradisional Batak? Kangen dengan suasana kampung halaman di Sumatera Utara? Ada baiknya menyimak acara di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pes

  • Selamat Taon Baru Mi-Re-Mi-Re-Do

    2 tahun lalu

    Uju metmet bajar hami, sian natolu pesta rakyat (Ulang tahun Kemerdekaan, Ari Pesta Natal, Taon Baru), holan di Taon Baru do molo pajumpa marsijalangan huhut mandok "Selamat Taon Baru". N

  • Ini Dia 130 Perda yang Telah Dicabut di Sumatera Utara

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak): Pemerintah memberi perhatian serius terhadap peraturan daerah (perda) yang bertentangan dengan aturan yang di atasnya dan yang menghambat investasi. Telah dihapus 3.143 perda.

  • Wapres Buka Musyawarah Masyarakat Adat Batak 2016

    2 tahun lalu

    Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengatakan, perbedaan suku, adat istiadat dan agama justeru membuat Indonesia kuat. Perbedaan tersebut juga merupakan kekayaan khazanah bangsa yang tidak dimiliki bangsa lain.

  • Senandung Rindu Bonapasogit, Sebuah Catatan Kecil

    tahun lalu

    Rustika, salah seorang panitia selalu membimbing seluruh panitia untuk berdoa, baik memulai rapat siang itu menyerahkan pada Tuhan agar rencana berjalan lancar, begitu para undangan boleh hadir den

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet