• Home
  • Artis
  • Scripture Band, Karakter Musik Bergenre Etnik Modern
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 04 Juni 2019 15:06:00

Scripture Band, Karakter Musik Bergenre Etnik Modern

BAGIKAN:
Nia simanullang
Medan (Pelita Batak):
Scripture merupakan sebuah band yang berasal dari Universitas Sumatera Utara dimana para pemainnya jurusan Etnomusikologi dan Satra Batak. Mereka adalah Sardo Nababan (Vocalis), Sandi Sinaga (Gitarist), Andreas Sinaga (Drummer), Roland Tobing (Seruling), Andre Yohanes Saragih (Taganing), Ananda Nainggolan (Keyboardits), Fransiskus Giawa (Bass).

Berawal dari lomba USU JAZZ Festival dan lomba akustik, sekelompok anak muda dari Etnomusikologi Universitas Sumatera Utara ini berinisiatif untuk membentuk sebuah band untuk memeriahkan Festival tersebut.

Awalnya Scipture band bernama Etnokustik yang diprakarsai oleh Joko Nainggolan, Saad, Hardy, Cristoper, dan Sandy Sinaga.  Lalu setelah adanya pertimbangan sesama anggota lainnya, Etnokustik berubah menjadi Scripture. Scripture sendiri artinya Kitab suci, nama ini dibuat agar para pemain Scripture Band bermain sesuai dengan ajaran agama yang dianutnya masing-masing.
Mereka melihat para generasi muda semakin lama semakin terkikis akan budaya terhadap leluhur budaya nya. Oleh sebab itu, Scripture Band memilih genre etnik-modern agar mereka berharap para generasi muda mecintai budaya yang mereka miliki dan tidak mudah terpengaruh oleh masuknya budaya asing dari luar.

Dengan motto "Jangan pernah lupakan budaya kita" membuat Scripture Band semakin optimis untuk berkarya lebih banyak lagi, agar semakin banyak para generasi muda mencintai budaya terutama pada musik Batak. Dengan memiliki tekad yang besar menjadi musisi yang hebat dan terkenal, mereka ingin memperkenal kan music Batak ke manca Negara.

Seruling dan Tagading pun merupakan alat musik Tradisi Batak yang menjadi kekuatan mereka. Dengan mengaransement lagu-lagu pop modern dengan diiringi alat musik modern seperti Gitar, bass, drum, keyboard dan dikolaborasikan dengan alat musik tradisi membuat mereka mendapatkan banyak prestasi.

Prestasi yang mereka dapatkan diantaranya adalah juara II pada Festival Pesona Indonesia (2017), juara harapan I USU Jazz (2017), juara II USU Akustik (2017), juara I Festival Fakultas FMIPA (2018), juara I Festival KPU (2018), juara I Festival Volexfest (2018), juara I Festival Fakultas FMIPA (2018), juara I Festival KPU (2018), juara I PRSU Festival (2018), juara I Megapark Festival Movet (2019), juara harapan II Festival Musik Etnik  (2019) dan juara I Festival KPU (2019).

Dengan keperdulian yang dituangkan dengan alat musik tradisi dan genre musik etnik Batak, Scripture berharap para generasi muda mencintai dan perduli akan tradisi lelulur mereka.(Nia)
  BeritaTerkait
  • Ada Ronggeng Melayu di Panggung PSB

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Panggung Seni Budaya (PSB) yang diusung Dinas Pariwisata Kota Medan untuk mengobati kerinduan masyarakat Kota Medan guna menyaksikan budaya etnisnya sekaligus melestarikann

  • 27 Agustus di Open Stage Tuk Tuk Siadong Digelar Samosir Music International Austrian Batak Rock

    3 tahun lalu

    Austrian Batak Rock, merupakan suatu nama yang diciptakan untuk menggambarkan jenis pagelaran musik konser yang akan diadakan di Tuk Tuk Samosir, pada bulan Agustus ini. Secara tidak langsung penyebutan itu, telah mengesankan bahwa akan mendatangkan arti

  • Menikmati Energi Kreatif D'MASIV

    3 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Sampai sekarang yang namanya mesin waktu itu masih sebatas mimpi. Belum ada yang terbukti bisa membawa kita ke masa lalu, selain mimpi. Begitupun dengan gaya bermusik sebuah

  • Sajikan Format Baru, TCWMF 2019 Siap Hentak Danau Toba

    3 bulan lalu

    Tobasa (Pelita Batak):Sajian berkelas kembali akan dipersembahkan Danau Toba. Sebuah pagelaran musik kelas dunia, Toba Caldera World Music Festival (TCWMF) 2019 siap memanaskan Danau Toba. Lebih asik

  • Pemkab Tobasa Gelar Pagelaran Seni TCWMF Promosikan Destinasi Pariwisata Danau Toba

    3 bulan lalu

    Tobasa (Pelita Bayak):Bupati Toba Samosir bersama masyarakat akan mempersembahkan sebuah pagelaran musik kelas dunia, musik ini dinamai dengan Toba Caldera World Music Festival (TCWMF) 2019 siap mengh

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb