KSP Makmur Mandiri
Senin, 17 Oktober 2016 11:33:00

Menikmati Energi Kreatif D'MASIV

BAGIKAN:
Ist
Energi Kreatif D'MASIV
Jakarta(Pelita Batak): Sampai sekarang yang namanya mesin waktu itu masih sebatas mimpi. Belum ada yang terbukti bisa membawa kita ke masa lalu, selain mimpi. Begitupun dengan gaya bermusik sebuah band. Karena dalam perjalanan, mereka pasti terinfluence berbagai gaya music baru, yang membuat music mereka ber-evolusi. Namun, kalau mengembalikan energy bermusik seperti awal nge-band, itu bukan hal yang mustahil. Setidaknya itulah yang dirasakan oleh D’MASIV.
 
" Kita benar-benar mendapat semangat atau energi untuk berkarya, sama seperti saat kita memulai perjalanan band ini. Bahkan, pihak Musica sempat kaget ketika kita mengirimkan demo untuk album baru ini yang berisi enggak kurang dari 30 lagu," tutur sang vokalis, Rian dengan semangat.
 
Dan energi itu makin terasa saat album kelima ini, mereka kembali dipertemukan dengan produser yang mengawal mereka di awal karir, Noey dan Capung. " Setelah sebelumnya kita banyak belajar banyak hal baru dengan Denny Chasmala (produser album sebelumnya), pas ketemu Noey dan Capung lagi kita jadi kaya baru awal nge band lagi. Dengan banyak ide segar di setiap lagu kita. Itu pula yang membuat cover dari album Self Tittled mereka ini dibalut warna orange. Yang melambangkan kreatifitas." Tambah Rian.
 
Dalam lagu Melody misalnya, kita bisa merasakan hal yang berbeda dalam cara Rian bernyanyi. Dia pun berujar , " Karena banyak masukan dari Rama. Dan notasi dan liriknya kita kerjain bareng."
 
Pilihan segar lagi terasa di lagu Perhatian Perhatian. " Ini lagu yang berkaca pada masa aku sma. Dimana dengan tampang pas-pasan ini, tetap merasa pede kalau kita paling keren. Makanya ada kata-kata ‘ Taka da salahnya memperbaiki keturunan..’ haha… Lagu ini sebenarnya banyak dipengaruhi music 90’s yang lagi banyak aku dengar dari vinyl vinyl yang aku koleksi. Biar lebih modern kita kolaborasi sama DJ Mardial, jadi ada tambahan nuansa electronic nya. Tapi tetap rasanya nge-band"
 
Bukan Cuma bekerjasama dengan musisi modern, D’MASIV juga menggandeng musisi legendaris yang selalu menjadi orang penting dibalik setiap kesuksesan Chrisye, Yockie Suryoprajogo. " Kami sangat respect, mas Yockie mau bekerjasama dengan kita. Yang kita tahu, om Yockie sangat pemilih untuk bekerjasama. Dan kesampaianlah kita mendengar , suara Hammond  dan Rhodes om Yockie dalam lagu Mengetuk Pintu."
 
Salah satu lagu yang sangat spesial dalam album ini adalah Dengarlah Sayang. Lagu yang dilepas jadi single, bahkan sudah meledak duluan di Malaysia, adalah lagu yang punya gaya yang sangat berbeda dalam bertutur. " Kalau biasanya yang dikisahkan dalam lagu adalah kita (kaum cowok) yang disakiti dalam bercinta. Di lagu ini justru cerita kita (kaum cowok) yang menyakiti. Namun, tetap gentle, dong. Kita minta maaf dulu lah," Rian dengan semangat menceritakan kisah Dengarlah Sayang. Dan dalam lagu ini kita juga akan merasakan sentuhan Andhika The Titans.
 
Bukan hanya berkisah tentang diri mereka, D’MASIV juga mengambil kisah yang dirasakan orang lain. Tepatnya, kisah adik dari Rian yang diadaptasi dalam lagu Jeda. " Ini ditulis untuk adikku yang saat itu sedang break degan pacarnya. Sedikit nasihat, kadang dalam hubungan percintaan memang ada jenuhnya. Dan gak ada salahnya rehat dulu beberapa waktu."
 
Hobi Rian mengkoleksi vinyl 80’s dan 90’s banyak mempengaruhi kreatifitasnya. Lagu Tak Punya Nyali, diakuinya memuat banyak elemen music The Divine Comedy dan The Beach Boys. Dan gak Cuma dari mancanegara, tapi juga dalam negeri, Utha Likumahuwa dan Fariz RM mempengaruhinya dalam lagu Teman Makan Teman, jadi jangan heran kalau agak new wave.
 
Tak melupakan elemen Indonesia, D’MASIV mempersembahkan satulagu yang kental nuansa etnik, Bersama Dalam Cinta. " Seru nih proses recordingnya. Kita benar benar live, dan menggunakan banyak alat musik tradisional Indonesia. Semoga bisa menghangatkan kebersamaan di negeri ini."
 
Yang tak ketinggalan dalam album ini adalah 2 lagu yang sudah jadi soundtrack film, yaitu Single dan Di Bawah Langit Yang Sama. Dua lagu yang memang dibuat by request, namun tetap menggambarkan  D’MASIV.
 
Di album ini pun untuk kali pertama, D’MASIV merubah logo mereka. " Sekarang kita memakai huruf capital untuk menuliskan D’MASIV. Dan kenapa warnanya orange, kita berharap, kalau Metallica punya Black album, Weezer dengan Blue Album, The Beatles punya White Album, kita berharap D’MASIV punya ‘Orange Album’."
 
‘Orange Album’ ini didistribusikan dalam bentuk fisik lewat berbagai took music dan jaringan waralaba Alfa Midi. Dan juga sudah tersedia di berbagai digital music store seperti iTunes, Apple Music, Spotify, Joox, Nada Kita, Langit Music, Yonder Music dan Smart Music. 
  BeritaTerkait
  • Pendidikan yang Berbudaya Lokal

    2 tahun lalu

    Mengingat masa lalu untuk memetik sejumlah pelajaran kemudian menjadikannya bekal dalam upaya meningkatkan kualitas hidup merupakan tindakan bijak dari seseorang yang  menginginkan masa depan.

  • Ini Inpres Gerakan Nasional Revolusi Mental oleh Jokowi

    2 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 6 Desember 2016 telah menandatangani Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi

  • Ekonomi Kreatif Membutuhkan Dukungan Lebih dari Pemerintah

    2 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Terdapat sebuah dorongan baru untuk pemerintah mendorong lingkungan ekonomi kreatif di Indonesia. Bapak Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mengerti penting

  • Ghostbuster Kembali Hadir untuk Penggemar Film Horor

    2 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Setelah hampir 30 tahun, para anggota Ghostbusters akhirnya kembali ke layar bioskop. Film tentang para penangkap hantu ini tayang terakhir pada 1989, dibintangi Bill Murray

  • Pengembangan Kepulauan Nias Dan Pembangunan Kawasan Strategis di Indonesia

    5 bulan lalu

    Oleh : Firman Jaya Daeli Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan Indonesia Raya dengan ideologi Pancasila, yang dapat diletakkan dan dipetakan dalam beberapa pertimbangan. Indonesia R

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb