• Home
  • Artis
  • Bahar Adexinal Ingin Majukan Perfilman Sumut Bersama SKF-Sumut
Minggu, 10 September 2017 07:23:00

Bahar Adexinal Ingin Majukan Perfilman Sumut Bersama SKF-Sumut

BAGIKAN:
lst|pelitabatak
Medan (Pelita Batak):
Pasca dideklarasikan Serikat Kritikus Film Sumatera Utara (SKF-Sumut) pada Jumat 8 September 2017 di Hotel Four Points By Sheraton Medan dimana organisasi ini di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang masuk dalam program Pusat Pengembangan Perfilman diharapkan membawa angin segar bagi perfilman di Sumatera Utara.

Sosok seniman dan jurnalis ini Baharuddin Saputra, SH (Bahar Adexinal) pria kelahiran Tangerang, Banten pada tanggal 25 Desember 1966 memiliki cita-cita luhur memajukan dunia perfilman Indonesia muncul sebagai kandidat kuat Ketua Umum SKFS-Sumut dalam kepengurusan mendatang.

Sejak usia 2 tahun menjadi orang Medan dan hingga kini terasa betul karakter Medan melekat di dirinya. Dia senang memotret dan menulis sejak SMP, dimulai dari cerita anak, puisi, dan artikel , tulisannya dimuat pada Harian Analisa, Waspada , Mimbar Umum, Bukit Barisan, Analog, dan Andalas, serta Medan Bisnis. Serta majalah Satya Bhakti Polda Sumut.

Cerpennya yang berjudul "Pistol" pernah di muat di Harian Analog, terpilih sebagai salah satu Cerpen dalam antologi MUARA III Pertemuan Penyair Indonesia-Malaysia, Dialog Utara IX tahun 2001.

Puisinya "Air Mata langitku" yang pernah dimuat di Harian Analisa,terpilih sebagai puisi Parade Baca Puisi Pejabat, Birokrat dan Sastrawan Sumatera Utara pada antologi "Indonesia Berbisik" diterbitkan oleh DKSU tahun 1999.

Aktif dalam Gerakan Pramuka di Kwarcab Medan dan Kwardasu pada bidang kehumasan. Sehari-hari bekerja sebagai PNS pada Humas Polrestabes Medan.

Selain menulis cerpen dan puisi, ia juga menulis skenario dan sutradara sinetron, serta menulis naskah monolog dan pantomime, menjadi aktor sekaligus pengatur laku. Pernah pula terpilih sebagai deklamor terbaik di Medan.

Tercatat pernah menjadi redaktur budaya di Harian Analog dan Harian Andalas yang terbit di Medan. Mantan Pemimpin Redaksi Majalah "Seruan". Majalah "Satya Dharma", Majalah "Target" dan mendirikan serta menjadi Pemred Media Mitra Kamtibmas.

Cerbungnya yang berjudul "Ning, Wo Aini" pernah dimuat di Harian Andalas. Sedangkan novelnya "Imago", juga antologi puisi "Lagu Kehidupan" serta antologi cerpen "Lagu dari Medan" sedang proses untuk segera terbit.

Pernah menjadi sekretaris Komunitas Sastra Indonesia (KSI) Medan, dan Pemimpin Redaksi Majalah HORAS Jurnal Sastra Indonesia yang terbit di Medan. Sejak 2006 menjadi pendiri dan Pemimpin Redaksi Tabloid Media Mitra kamtibmas Polresta Medan, Juga sebagai Direktur News Sumut TV Online.

Dalam dunia acting, bergabung sebagai anggota Teater Pelajar TBSU sejak tahun 1983, kemudian bergabung dengan teater Imago Medan, Tetaer Nasional Medan, dan mendirikan Teater Senyum Medan, ikut bermain dalam berbagai Pementasan teater sebaai actor dan stage manager, beberapa kali dipercaya sebagai supervisor dalam keiatan seni budaya di Medan, sebagai aktor pentas, sinetron, pantomime dan deklamator andalan kota medan, juga menulis scenario sinetron, pentas dan monolog.

Beberapa sinetron yang dibintangi, "Tersesat", "Sang Ayah","jebakan pintu tertutup", "Gadis", "operasi gali semprul", Abah Kosim", "Bah Jurod", "Pretty Dream Come True","Ulos Simalakama", "Sibolang".

Aktifitasnya sebagai Sekretaris umum Forum Komunikasi Insan Film Sumut, mantan Ketua Panitia Sosialisasi Kongres Parfi Pusat di Sumut, Pemimpin Lembaga Seni Budaya "Senyum Production" Medan, Komite Sinematografi/Multimedia Dewan Kesenian Medan dan di Ormas sebagai Pendiri Paguyuban banten Sumatera Utara (PABANSU). Dan, kreasi terbarunya 2 film terakhir sebagai aktor, The Deppest dan Dimana Kau Sembunyikan Jodohku produksi Oneto Film Sutradara.

Dikaruniai sepasang buah hati Ziyad Fawad Saputra dan Asri Ayuningtias. Dirinya ingin menjadi orang film yang membuat gairah perfilman di Sumatera Utara terutama di Medan bangkit terus sehingga dapat mengangkat citra perfimlan nasional. Dengan visi menjadikan Sumut terutama Medan kota Film dan penyelenggara Festival film Indonesia dan dunia.(*)
  BeritaTerkait
  • Bahar Yakin Medan Bisa Gelar Festival Fil Setelah BIFF

    2 bulan lalu

    Kuta-Bali (Pelita Batak):Keberadaan kota Medan sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia  di yakini bisa menggelar Festival Film baik tingkat regional, Nasional bahkan Internasional.Penegasan itu

  • Turut Undang PB AMCI Berbuka Bersama, Gubernur : Kritik Media Jadikan Sumut Semakin Paten

    5 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) :Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi mengapresiasi peran media massa dalam pembangunan. Kritik dan masukan yang membangun menjadi poin penting terhadap tujuan menja

  • Bahar dan Yan Ditunjuk Wakili Medan ke Balinale Film Festival Internadional

    2 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Baharuddin Saputra, SH Komite Sinematografi/Multimedia Dewan Kesenian Medan (DKM) yang baru terpilih sebagai Ketua Umum Insan Kritikus Film (IKF) Sumut, ditunjuk oleh Walikota Med

  • Kopi Sidikalang Dipamerkan di MICF 2016

    2 tahun lalu

    Diungkapkan Akhyar, Indonesia merupakan negara terbesar ketiga penghasil kopi di dunia setelah Brazil dan Vietnam dengan produksi rata-rata sebesar 685 ribu ton per-tahun (8,9 %) Dari produksi kopi dunia. Saat ini ada 11 kopi Indonesia yang telah mempunya

  • Toba Dreams Film Terpavorit

    2 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak)K Film Toba Dreams karya Letjen TNI Purn TB. Silalahi menyabet penghargaan bergengsi pada Indonesian Movie Actors (IMA) Awards 2016. Film yang mengisahkan budaya Batak da

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Pelita Batak Online