Rabu, 24 Mei 2017 08:59:00

Rahasia Sukses 'Fernanda Edianto' Sang Atlet Karate Muda

BAGIKAN:
Vorfreude Publisher
Fernanda Edianto (tengah) sedang berlatih bersama karateka lain
Medan(Pelita Batak): Fernanda Edianto karateka muda yang berprestasi ini merupakan Mahasiswa Ilmu Komunikasi USU. Ia lahir di Jakarta 19 Tahun Silam.Awal mula karir karatenya,  dimulai ketika ia mengikuti Kejuaraan Daerah Provinsi Jawa Barat yang menghasilkan 2 emas dan 1 perak yang pada masa itu ia baru berumur 10 tahun.

Pada tahun 2009 ia mengikuti Kejuaraan Nasional Pertamanya, yaitu memperebutkan Kejuaraan Nasional Piala Menteri Dalam Negeri. Dan ia berhasil menjadi Runner-up di Kejuaraan tersebut. Selain tingkat Nasional ia juga mengikuti kejuaraan tingkat Internasional diantaranya  Kejuaraan Thailand Open Championship di Thailand selama 2 tahun berturut-turut dan berhasil membawa 2 medali emas. Selain di Thailand ia juga pernah mengikuti Kejuaraan di Malaysia.

Prestasi yang ditorehnya tidak hanya sampai disitu, ia mengikuti Kejuaraan yang selama ini ia impikan yaitu bertanding di Pekan Olahraga Nasional di tahun 2016. Dan membawa pulang medali perunggu dengan memenangkan kelas kata beregu. "Orang pertama yang memenangkan Kelas Kata Beregu bagi Sumatera Utara," ujarnya.

Dibalik kesuksesannya itu pasti ada kerja keras. Nanda menuturkan kalau sudah mau pertandingan, jadwal latihannya padat. Satu hari bisa sampai 3 sesi latihan. Dan ia juga mempersiapkan selama satu setengah  tahun untuk pertandingan di Pekan Olahraga Nasional. Banyak suka dukayang tela ia lewati namun ia tetap optimis, dan menyerahkan semuanya kepada Tuhan, karena kalau Tuhan sudah berkehendak, apa yang tidak bisa.

Dibalik kerja keras yang berbuah prestasi yang ia raih, pasti ada orang-orang tercinta yang mendukungnya. "Orang yang sangat mendukung adalah kedua orang tua. Mereka selalu memberikan nasehat dan semangat untuk saya. Mereka selalu datang ketika saya bertanding dan mereka memberikan dukungan moril, semangat dan nasehat untuk saya. Selain kedua orang tua saya ada teman-teman atlet dan pelatih yang selalu mendukung saya," ujarnya

Dengan kerja keras dan dukungan orang-orang terdekat, serta semangat yang gigih dan pantang menyerah. Akhirnya ia bisa meraih penghargaan baik Daerah, Nasional, maupun Internasioal. Karena baginya tidak ada usaha yang mengkhianati hasil.(ril/Vorfreude Publisher)
  BeritaTerkait
  • Rahasia Hati dan Sebiji Kacang Ijo Dari Elia Massa Manik ( Anak Kos Cisitu, Bandung, TL 83)

    9 bulan lalu

    ELIA Massa Manik berhasil melalui masa-masa sulit dan mampu menyelamatkan "kapal" PT Elnusa Tbk yang hampir tenggelam. Ia memimpin Elnusa ketika kasus pembobolan dana perusahaan Rp 111 mi

  • Pahitnya Kehidupan Antarkan DL Sitorus 'Rebut' Kesempatan Hidup

    4 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) :Ternyata kisah hidup yang pahit semasa kecil yang menempah DL Sitorus atau pemilik nama lengkap Darianus Lungguk memaksanya untuk merebut kehidupan yang sukses itu baginya. Bukan

  • Sabam Sirait Kembali Terbitkan Buku

    2 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) :Sabam Sirait, bisa jadi, merupakan tokoh politik Indonesia yang masih hidup yang memiliki pengalaman paling panjang. Seperti ditulis Cornelis Lay dalam buku Sabam Sirait: Berpoli

  • Eldin Lepas Atlet Medan Perkuat Kontingen Sumut di PON XIX Jabar

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi melepas atlet dan pelatih dari Kota Medan yang memperkuat kontingen Sumatera Utara di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX tahun 2016 di Jawa Barat (Jabar), Sabtu (3/9/2016) malam. Pelepasan

  • Porkab Taput 2017 Resmi Dibuka Bupati

    7 bulan lalu

    Tarutung (Pelita Batak) : Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan yang diwakili Sekretaris Daerah Edward R Tampubolon bersama Forkopimda/mewakili dan Ketua TP. PKK Taput Ny. Satika Nikson Nababa

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Pelita Batak Online