Sabtu, 27 Mei 2017 05:49:00

Isron Hasibuan, Mahasiswa USU Medan Sosok Inspiratif

BAGIKAN:
Ist
Isron
Mahasiswa muda kerap disapa Isron kelahiran Paranjulu, 19 September 1995 ini adalah mahasiswa matematika 2013 fakultas MIPA USU. Ia adalah salah satu sosok penginspirasi yang memiliki banyak prestasi. Berasal dari keluarga yang sederhana dan hanya dibesarkan oleh seorang ibu tidak membuat Isron patah semangat untuk menjadi orang yang sukses dan membaanggkan. 

Ayahnya sudah lama meninggal sejak ia umur 4 tahun dikarenakan kecelakaan tabrak lari dan meninggal di lokasi kejadian. Ironisnya, meninggal kerap di depan mata Isron sendiri. Hal ini yang membuatnya bersemangat untuk bangkit dan bertekad menjadi orang yang sukses dan membanggakan pastinya. Karena hal ini jugalah Isron terbiasa hidup mandiri sejak kecil. Hingga saat ini ia mampu membiayai hidupnya sendiri bahkan sudah bisa memberikan uang kepada ibunya dari prestasi yang ia dapatkan. 

Bermula dari titik awal yaitu menjadi seorang MC biasa dan sekarang menjadi sebuah hoby yang menghantarkannya menjadi mahasiswa yang berprestasi dalam bidang akademik maupun non akademik. Dalam bidang Akademik, Isron mendapat juara 1  Essay matematika nasional, dalam bidang non akademik  Isron sering sekali mengikuti perlombaan musabaqah tilawatil quran dan mendapatkan juara 3 se-universitas dan masih banyak lagi prestasi yang ia dapatkan.

Bukan hanya berprestasi, Isron juga sangat aktif di beberapa organisasi. Mc merupakan salah satu hobinya. Dia sangat senang apabila dapat memandu suatu acara dengan sukses. "Kalau ditanya acara apa aja yang sudah pernah saya pandu, saya lupa karena sudah banyak acara yang saya pandu, tapi saya memang sering memandu acara olimpiade siswa tingkat Sumatera Utara, dan pada acara Si Games USU 2016 kemarin, honor saya mencapai 1 juta dalam satu hari, itulah honor tertinggi saya saat ini dengan waktu yang singkat, he he he," ujarnya. 

Banyak kegiatan yang ia lakoni tidak membuat prestasi dan IPK-nya menurun.  Selain aktif memandu acara olimpiade beliau juga pernah memandu acara tingkat nasional pada lomba karya tulis nasional "INSTINC"  yang diselenggarakan oleh departemen Fisika USU selama 3 hari di bulan oktober 2016 silam. Isron juga pernah memandu acara seminar internasional di gelanggang mahasiswa USU dengan pembicara utama dari Amerika dibarengi dengan pembicara dari berbagai universitas di Indonesia seperti ITB, UI dan sebagainya pada acara "Seminar SiManTap" yang rutin dilakukan oleh "Indo MS" dengan tuan rumah Departemen Matematika Universitas Sumatera Utara tahun 2016. 

Di sela kesibukannya pemuda ini masih menyempatkan diri menjadi host pada acara pemilihan "Munsyd Generation" tingkat kota Medan selama 3 bulan di cafe "Awak Punya Waroeng Kampoeng Deli" setiap malam rabu dari jam 20.00-23.00. 

Saat ini Isron menjabat sebagai ketua Forum Negarawan Muda Regional Indonesia. Isron  juga turut andil menjadi seorang relawan yang mengajar di perkampungan-perkampungan yang jauh dari kota dan keterbatasan secara finansial.

Ia juga memiliki hobi menulis sejak kecil, ia sering menulis cerita-cerita fiksi dan sering mengirimkan hasil ceritanya ke media. Isron juga sering mengikuti perlombaan menulis karya ilmiah dalam bentuk essay. Yang paling membanggakan adalah dibukukannya karya cerita pendek yang berjudul "Aku dan Perjalanan Hidupku"yang dirangkum dalam buku "Langkah Tak Beraturan" oleh Gamadiksi USU.Cerita pendek tersebut bercerita tentang kisah hidupnya yang menginspirasi. 

Pria muda berprestasi keturunan Batak ini, pernah menjadi juara 1 Nasional pada lomba essay matematika terapan dalam acara "Matematika Fair" yang diselenggarakan oleh HMJ Matematika Universitas Negeri Medan pada september silam. Selain itu, ia juga berbakat dalam kepenulisan bernuansa Islam,hal itu terbukti lewat tulisannya pada cabang Musabaqah Makalah Ilmiah Al-Quran dengan topik "Gender Dalam Persfektif Al-Quran" membuatnya menjadi juara 2 dalam rangkaian acara MTQ Kabupaten Deli Serdang ke-50 tahun 2017. 

"Segala hal rupanya dapat dipelajari dan coba sajalah,ketika saya sendiri hampir tidak mempercayai kemampuan saya, tetapi kemauan dan niat yang mengebu-gebu mampu mematahkan semua ini" ungkapIsron ketika dirinya tidak mempercayai memperoleh juara dan membawa uang Rp5.000.000,- dalam kompetisi tersebut. Kompetisi yang serupa juga menghasilkannya sebagai semifinalis dalam lomba karya tulis ilmiah kandungan Al-Quran "MAMAQ" yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Malang.

Pada tahun 2015 lalu, ia pernah menjadi delegasi USU pada Musyawarah Kerja Kerja Nasional Jaringan Rohis Mipa Nasional (Musykernas JRMN) di Universitas Negeri Yogyakarta. Disusul tahun 2016 beliau juga jadi delegasi dalam acara yang sama di Universitas Andalas, Sumatera Barat dan menjadikan beliau sebagai koordinator wilayah Sumatera Utara hingga sekarang. 
Baru-baru ini Isron juga mendapatkan juara 1 Cipta Puisi "Sport Art Competition" PEMA FMIPA USU 2017. Tak heran jika ia mendapatkan banyak pujian dari teman-temannya di salah satu media sosial yang ia punya yaitu Instagram "Isron_hsb" saat Isron  mengaploud fotonya yang memegang piala. 

Salah satunya Instagram atas nama kikisudari97. "Wah juara terus" dimastauhid10 "aduuhh gak tahan deh liatnya juara terus wkwk " dan Isron menjawab "Kkala kecik ini ". 

Begitu banyak prestasi yang sudah ia dapatkan. Bukan hanya itu, saat ini Isron juga terpilih menjadi finalis Duta Bahasa SUMUT dan sedang masa karantina. Pria yang sekarang menjabat sebagai ketua "School For Nation Leader, Forum Negarawan Muda Indonesia regional Sumatera ini juga dikenal dengan sosok yang supel dan memiliki banyak teman dari berbagai Universitas di Indonesia. 
Hal itu karena seringnya beliau naik turun pesawat di kota yang berbeda. "Dulu ketika di bangku MAN tepatnya di MAN Marenu, sebuah sekolah yang berada di pedalaman yang jauh dari riuk piruk perkotan apalagi bandara, saya sempat bercita-cita untuk pernaah merasakan terbang di atas awan" ungkapnya dengan nada haru.

Tak hanya aktif di bidang public speaking, menulis dan forum kepemudaan namun mahasiswa Bidik Misi ini juga aktif dalam kegiatan sosial. "Menjadi mahasiswa itu harus unggul setidaknya dalam 3 hal, yakni prestatif, organisasi dan kontribusi sosial," ujar lelaki mahasiswa USU tersebut. 

Salah satunya dalam kegiatan sosial adalah, keaktifan belia menjadi volunteer pada lembaga amil zakat "Ulil Albab". Mejadi pemateri atau lebih tepatnya pemberi motivasi bagi adek-adek yang berada di kaki gunung Sinabung adalah kegiatan rutin yang sering Isron lakoni bersama volunteer lainnya lewat "Demo Sains, Mendongeng, Tebar Qurban, serta memotivasi terkait kiat untuk bersyukur dan sukses.

Dia juga aktif jadi pembicara dan instruktur pada pesantren kilat ketika bulan Ramadhan tiba diberbagai sekolah yang ada sekitar kota Medan bersama sahabat lain di Ulil Albab. Finalis Duta Bahasa 2017 ini juga sedang sibuk mengerjakan Tugas 
Akhirnya. "Meskipun jarum jam seolah lebih kencang mengejarmu namun manfaatkanlah waktu tersebut, karena dia tidak akan pernah kembali menyapamu. Menginspirasi itu jauh lebih penting dari sekedar berprestasi jadilah agen of changes, ubah duniamu dan peduli akan sekitarmu," jelas Isron. 

Berprestasi, pintar, rendah hati, ramah, tidak sombong, rajin beribadah, semua hal baik telah dirangkap oleh Isron Hasibuan. Begitu banyak inspirasi yang telah Isron berikan kepada kita semua. Tak mudah bagi kita untuk bisa menjadi seperti Isron yang hanya punya seorang Ibu tetapi memiliki banyak hal yang bisa dibanggakan. Ia bangkit sehingga menjadi sosok yang sangat menginspirasi salah satunya adalah dengan tidak menghiraukan omongan orang yang mencaci atau menghinanya.  

"Sebab kita hanya memiliki 2 tangan, selain untuk menutup kedua telinga dikarenakan ketidakmungkinan menutup mulut mereka satu persatu. Juga bisa untuk menutup mulut sendiri agar bisa berhati-hati, sebab mulutmu adalah harimaumu" jelas Isron dengan tegas.(ril)
  BeritaTerkait
  • Maruarar Sirait Politikus Muda Aset Bangsa

    tahun lalu

    Maruarar Sirait (lahir di Medan , 23 Desember 1969 ; umur 46 tahun) adalah salah satu politisi asal Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Namanya melambung lantaran kiprahnya di dunia politik cukup berperan penting dalam kemajuan partai be

  • Dosen dan Mahasiswa UNPRI Juara Lomba Karya Tulis Ilmiah Kota Medan 2016

    tahun lalu

    Dosen dan mahasiswa Universitas Prima Indonesia (UNPRI) meraih juara dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Kota Medan 2016. Dimana, dosen Fakultas

  • Pertamina Tak Terbuka, Realisasi PBBKB untuk Sumut Belum Maksimal

    10 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) :Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) Sumut Sarmadan Hasibuan mengaku, pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) Sumut terindikasi tidak maksimal.

  • Prananda Surya Paloh Didaulat Sebagai Ketua Dewan Pembina KOMDA Provsu

    9 bulan lalu

    Medan(Pelita Batak): Anggota DPR RI , Prananda Surya Paloh melakukan pertemuan dengan Ketua Komite Organisasi Mahasiswa daerah Provinsi Sumatera Utara serta sejumlah pengurus organisasi kemahasiswa

  • Diusia 60 Tahun, UMSU Diharapkan Menjadi Kawah Candradimuka

    7 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) : Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Tengku Erry Nuradi mengharapkan, sebagai institusi pusat pengembangan ilmu keislaman multi disipliner yang unggul dan kompetitif,  Un

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Pelita Batak Online