• Home
  • Agama
  • Bedah Buku Karya Ephorus HKBP di Medan: Bahas Kekayaan Sejarah, Budaya, Ajaran dan Revitalisasi Pelayanan
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 11 September 2018 14:23:00

Bedah Buku Karya Ephorus HKBP di Medan: Bahas Kekayaan Sejarah, Budaya, Ajaran dan Revitalisasi Pelayanan

BAGIKAN:
Humas HKBP
Acara bedah buku
Medan(Pelita Batak): Yayasan Universitas HKBP Nommensen menggelar Bedah Buku berjudul "Tumbuh Lokal Berbuah Universal" karya Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing,  di Ruang Ballroom Grand Mercure, Selasa 11 September 2018. 

Hadir tiga narasumber di antaranya Penulis Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing, Pdt. Dr. JR. Hutauruk (Mantan Ephorus HKBP, seorang pakar sejarah gereja), dan Manguji Nababan, SS (Kepala Pusat Dokumen Pengkajian Kebudayaan Batak Universitas HKBP Nommensen). Buku yang kaya akan muatan sejarah, budaya, ajaran, dan tantangan gereja ini, telah dilaunching di Konsultasi Nasional HKBP 2018 di Jakarta. 

Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing merupakan seorang Pendeta HKBP telah banyak menghasilkan karya tulisan memuat buah pikiran teologi, dogma, sejarah, dan budaya, yang telah dimulai sejak usia mudanya. Sebagai Pimpinan HKBP tepatnya Ephorus HKBP, sejarah mencatatkan kalau sepanjang sejarah HKBP, hingga saat ini hanya ada tiga Ephorus HKBP yang ketika masa jabatannya juga menuliskan karya buku di antaranya Ephorus J. Warneck, Pdt. Justin Sihombing, dan Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing. 

Masa jabatan pelayanan yang diemban, ketiga tokoh ini menuangkan pemikiran dan analisisnya ke dalam sebuah buku yang banyak menolong para pelayan, jemaat, dan masyarakat umum. Padatnya pelayanan Ephorus HKBP, namun terobosan pelayanan mampu dilakukan dengan mendokumentasikan dalam sebuah buku. 

Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing, masa sebelum dan setelah menjabat Ephorus HKBP, sangat produktif menghasilkan karya buku.

Rangkaian acara bedah buku ini dimoderatori Pdt. Maulinus Siregar, S.Th, membuat peserta bedah buku ini antusias mengikuti acara ini. Moderator menghadirkan ketiga narasumber sekaligus memperkenalkannya kepada para peserta. 

Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing mengawali penjelasan penulisan buku ini, data yang dikumpulkan sudah ada beberapa tahun tentang Nommensen apa dan bagaimana pengaruhnya, apalagi sejak sebagai Ephorus HKBP, ternyata ada banyak masalah yang terjadi baik di HKBP maupun di komunitas masyarakat, kuncinya ada pada habatahon dan kekristenan kita. 

Buku TLBU ini sarat dengan budaya, sejarah, ajaran, dan kondisi maupun strategi pelayanan I.L.Nommensen yang seharusnya dilakukan masa kini sehingga dibutuhkan perlu diadakan revitalisasi program pelayanan gereja. Salah satu temuan penting buku ini, penulis mengungkapkan temuan sejarah ketika I.L.Nommensen menjabat Ephorus, ada juga Christian Schutz yang diangkat menjadi Ephorus untuk membantu I.L.Nommensen dalam pelayanan khusus daerah pelayanan Sipirok dan sekitarnya. 

Nommensen sendiri sebenarnya bukanlah seorang pendeta namun Misionaris yang diberikan tugas khusus, yang juga disanggah oleh dua narasumber lainnya. Selain itu juga ada ponit penting lainnya yang disanggah dua narasumber sembari mengapresiasi dan memuji tulisan Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing. 

Ketua Yayasan Ir. Nurdin Tampubolon, MM HKBP tepat dengan visinya sudah menjadi berkat bagi dunia. "Dimana jemaat HKBP, kita seharusnya sudah memberikan warna dalam masyarakat. Ketika saya berangkat ke Papua, banyak yang memperkenalkan dirinya orang batak dengan berbagai profesi. Kita mendukung apa yang dicetuskan Ompu i Ephorus HKBP, bagaimana kita intern dan extern mengaktualisasikan kemajuan teknologi yang terus berkembang dengan cepat di dalam pelayanan HKBP. Ada banyak orang yang akan tertolong dengan tulisan ini," ujarnya.

Turut hadir juga, Para Praeses, Para Pendeta Jemaat, Para Pengurus Yayasan UHN, Tokoh-tokoh jemaat HKBP, Para Dosen dan Penulis Buku, Kabiro/Wakabiro Kantor Pusat HKBP,Mahasiswa, dan Staf.(*) 
  BeritaTerkait
  • Jemaat HKBP Harus Berbuah Universal di Era Digitalisasi

    3 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Orang Batak menjadi Kristen bukan hanya kebetulan, itu semua karena kasih Allah yang sangat besar bagi Allah sebagai sebuah suku yang dipilih untuk jadi orang Kristen. Hal itu dit

  • Teologi dan Bahasa Figuratif: "Pendeta Representasi Figur Kristus"? (Bagian Terakhir)

    tahun lalu

    Oleh: Pdt. Dr.  J.R. Hutauruk3. Refleksi: OrdinasiSeperti apa sosok atau figur  'pendeta' yang  disebut-sebut sebagai 'representasi figur Kristus'?, mari kita coba m

  • "HKBP Do HKBP" Karya Pdt DR Darwin Lumbantobing Dibedah di Medan

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Pdt Willem TP Simarmata,MA menyarankan semua pelayan HKBP, pendeta,guru jemaat,bibelvrouw,diakones,evangelis, dan sintua yan

  • Ephorus HKBP Layani MBO dan Tahbiskan HKBP Puteri Deli

    7 bulan lalu

    Medan(Pelita Batak): Minggu 13 Mei 2018, Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing layani Ibadah Mameakhon Batu Ojahan (MBO - Peletakan Batu Alas Gereja) dan Mentahbiskan HKBP Puteri Deli Ressort Meda

  • HKBP Tuan Rumah Seminar UEM Peringatan 100 Tahun Kematian DR.I.L.Nommensen

    7 bulan lalu

    Laporan Pdt Alter Pernando SiahaanHuria Kristen Batak Protestan (HKBP) menjadi tuan rumah peringatan 100 Tahun Kematian Missionar Dr. I.L.Nommensen. Sehubungan dengan itu, Ompu i Ephorus HKBP Pdt. Dr.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb